Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 98


__ADS_3

Setelah kejadian kemaren membuat Edar menyadari kesalahannya bahwa dia ada tanggung jawab yabg lain harus dia pertanggung jawabkan, abak-anaknya dan ribuan karyawannya di Perusahaan Perkasa group.


Saat ini Edar sudah rapi begitu juga dengan sikembar mereka mulai kegiatan biasanya. " Sayang kalian sudah siap jangan lupa minum susunya, nanti daddy akan menjemput kalian di sekolah. Hari ini mommy akan pulang" kata Edar, merapikan pakaiannya.


Dengan semangatnya sikembar meminum susunya tidal lupa mereka memberikan susu untuk adiknya.


Kret pintu terbuka masuklah Ayu dan Cinta sedangkan Gilang ada praktek pagi hari. " Kalian sudah siap ini aunty ada bekal untuk kalian" kata Ayu, memberikan kotak makanan pada sikembar.


Mereka menerimanya dan menyimpannya di dalam tas. " Cinta dimana Dion?" Edar tanpa menatap Cinta.


" Mas Dion diluar tuan sedang berbicara dengan pengawal, tuan tadi om dan tante menghubungi katanya mereka kesini sebelum mereka datang Cinta akan menjaga Luna" kata Cinta.


Taklama Dion datang mereka pergi mengantar sikembar kesekolah dulu baru ke Perusahaan.


Tin, Tin, Tin. Bunyi klakson berbunyi sehingga orang menghindari mobil yang baru masuk ke sekolah. Mereka kagum dengan mobil yang baru saja datang karena mobil tersebut hanya beberapa ada di dunia.

__ADS_1


Mereka berbisik siapakah pemilik dari mobil tersebut karena yang biasanya mengantar sikembar adalah Luna atau supir.


" Daddy, kami masuk dulu" kata Aidyen, menyalami Edar dan diikuti oleh Alfatih. Edar tersenyum membelai rambut putra kembarnya.


" Al jika merasa lelah jangan dipaksakan daddy akan memanggil pengawal untuk menjaga kalian disini, ingat jangan kemana sepulang sekolah kita akan menjemput mommy" kata Edar


Sikembar menanggukan kepalanya dan keluar dari mobil. " Dadah daddy hati- hati" kata Alfatih. Edar membalasnya.


" Dion minta mereka untuk menjaga putraku" kata Edar. " Sudah bos mereka sudah berada di sekitar sekolah" kata Edar. Setelah melihat sikembar masuk Dion mengendarai mobilnya ke Perusahaan Perkasa Group.


" Selamat datang kembali tuan" kata mereka dengan hormat, Edar hanya menanggukan kepalanya dan melanjutkan perjalanannya ke ruangannya.


" Tuan Edar nambah tampan meski sudah beberapa bulan cuti" kata Karyawan A. " Kabarnya istrinya mengalami koma setelah melahirkan"bisik Karyawan B.


" Sudahlah jangan berbisik kalian tahukan betapa menyeramnya tuan Edar dan tuan Dion jika marah" kata temannya. Akhirnya mereka takut dan kembali melanjutkan pekerjaan masing- masing.

__ADS_1


Edar dan Dion sudah sampai di lantai lima belas dimana ruangan Edar berada, mereka keluar dari life melangkahkan kaki menuju ruangan Edar.


Mira sekretarisnya menyambutnya setelah Dion memberi kabar. " Selamat datang tuan" kata Mira. Edar hanya diam .


" Mira dimana hasil laporan menengai proyek perumahan yang bermasalah, nanti tolong dipersiapkan " kata Dion.


" Sudah tuan akan saya bawakan "kata Mira. Dion membuka pintu untuk Edar mereka masuk keruangan.


" Tuan ini hasil laporannya" kata Mira, meletakannya diatas meja, kemudian mengucapkan permisi karena pekerjaannya masih ada.


" Dion dimana para tikus itu, aku tidak bisa lama setelah ini akan menjemput anak- anak ke sekolahan" kata Edar, memeriksa laporanya.


" Sudah tuan mereka di tempat biasa dan barang yang rusak sudah diganti dengan kualitas terbaik" kata Edar.


" Kamu kirim saja mereka ke kantor polisi juga buktinya, aku tidak berniat untuk meladeni mereka" kata Edar.

__ADS_1


Dion segera menghubungi anak buahnya agar mengirim para pelaku ke kantor polisi dan menyerahkan bukti yang telah terkumpul.


__ADS_2