Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 135


__ADS_3

Perusahaan Perkasa Group


Edar dan Dion sedang membicarakan proyek yang akan mereka kerjakan, perusahaan mereka akan membangun sebuah penginapan bagi turis yang berliburan di pulau K.


Proyek ini sudah lama direncanakan tapi ada masalah yang mereka hadapi, jadi Edar menunda proyek ini sampai masalah selesai dan istrinya sembuh.


Diluar perusahaan ada mobil yang masuk dalam parkiran perusahaan, satpam membukakan pintu keluarlah dua orang pria dengan dinginnya.


mereka menuju resrpsionis. " Mohon maaf tuan, kalian ingin bertemu siapa?" resepsionis dengan sopannya.


" Nona kami dari Perusahaan ND, Group dari Jepang ingin bertemu tyan Edar Perkasa" katanya. " Mohon tunggu sebentar saya akan memberi kabar pada sekreraris CEO" kata resepsionis, yang terus menatapnya penuh dengan kekaguman.


Setelah mendapat kabar dari sekretaris bahwa Edar ada di tempat, dia mempersilahkan tamu itu untuk menuju ruangan Edar.


" Kau yakin dengan ini?" temannya. " Ya inilah saatnya kami bertemu" kata seorang pria, dengan senyuman liciknya.


Mereka menemui sekretaris Edar. " Selamat datang tuan, mari silahkan masuk tuan Edar sudah menunggu kalian" seru Mira.

__ADS_1


Tok, tok, tok.


" Masuk" kata Dion. Mira membukakan pintu. " Silahkan tuan. maaf tuan tamu anda sudah datang" seru Mira, memberi hornat pada Edar dan Dion.


Edar yang fokus pada laptopnya menutupnya dan menyapa tamunya. " Silahkan duduk, Mira tolong pesankan minuman" kata Edar.


" Baik tuan, saya permisi" Mira kekuar dan menutup pintu, menuju hubungi ob untuk bawakan minuman.


" Sepertinya kami menganggu anda" kata seorang, dengan senyuman palsunya, tapi Edar tak melihatnya.


" Tuan Edar perkenalkan saya Nandhu dari perusahasn ND Group dari Jepang, kami ingin mengajak perusahaan anda kerja sama dalam proyek kuliner. Perusahaan kami ingin membuka usaha kuliner di sini dan sepertinya perusahaan anda cocok dengan kriteria kami" kata Nandhu.


" Maaf kalau boleh saya tahu kenapa abda memilih perusahaan kami untuk proyek ini, apalagi perusahaan kami bukan perusahaan bidang kuliner? " Edar.


Nandhu mencoba untuk tenang dan membiarkan Abhimana yang mengurusnya.


" Begini tuan Edar kami sudah memperhatikan perusahaan sejak lama, sehingga kami tertarik untuk mengajak kerja sama dalam hal bidang kuliner. bukankah anda memiliki restoran dan lainnya menutut kami itu tidak masalah bagi anda" terang Abhimana.

__ADS_1


Edar membaca selembar surat kerja sama yang diutarakan oleh Nandhu.


" Jadi anda memasukan makanan khas jepang dalam proyek ini" kata Edar. " Benar tuan jika anda ingin menambah yang lain silahkan" kata Nandhu.


" Baiklah kerja sama ini saya terima" kata Edar, menjabat tangan Nandhu. " Kami permisi dulu sepertinya anda sangat sibuk, lain kali kita akan membicarakan proyek ini jika anda memiliki waktu" kata Nandhu.


" Oh maaf tuan jika anda merasa tak nyaman" kata Edar, dengan senyuman. " Santai saja kami permisi dulu, sampai jumpa di pertemuan selanjutnya" seru Nandhu.


Nandhu dan Abhimana meninggalkan perusahaan Edar menuju apartemennya.


"Akhirnya langkah awal baru saja dimulai" kata Nandhu, mendudukan bongkongnya di sofa sambil memejamkan matanya.


" Apa yang kamu fikirkan?" Abhimana, memberikan wine pada Nandhu. ' Aku habya berfikir bahwa Edar itu tidak pintar yang kupikirkan" kata Nandhu.


" Sekarang apa langkahmu selanjutnya? Abhimana. " Aku akan memperoleh kepercayaannya kalau perlu menjadi sahabatnya, kemudian menghancurkannya seketika" Nandhu tersenyum licik.


Abhimana hanya menanggukan kepalanya dan mengatur persiapan rencana mereka selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2