Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 51


__ADS_3

cinta sedang berada di taman rumah sakit dia tidak tahan mendengar semalam Al fatih memanggil nama luna, semalam cinta menginap di keluarga perkasa atas permintaan mommy farah, karena Alfatih trus menangis dia dan Aidyen menemani Al seemalam sampai mereka tertidur.


dion kebetulan melihat calon istrinya ditaman setelah dia mengantar edar ke ruangan luna. dion mengusap kepala cinta, cinta merasa ada yang menyentuhnya dia mengangkat kepalanya .tersenyum siapa yang datang.


" sayang apa yang kamu pikirkan? dion. " cinta hanya kasihan lihat anak- anak, mereka terus memanggil luna semalam apa lagi al" kata cinta, sedih.


" kamu jangan fikirkan lagi semuanya pasti baik" kata cinta.melihat cinta terus sedih tanpa berfikir panjang dion mencium cinta dengan manis.


" hm, hm apa yang kau lakukan, nanti dilihat orang" kata cinta, terkejut apa yang dilakukan dion, melihat sekitarnya merasa lega karena tidak ada yang melintas taman.


dion terus menatap cinta dengan kagum yang terus tanpa henti bicara, dion kembali mencium cinta tapu sekarang dengan hasrat, cinta yang mendapat serangan dia membiarkan dan menikmatinya bahkan membalas ciuman dion.


" sayang, ayo kita menikah aku tidak tahan untuk menikahimu" kata dion, setelah melepas ciuman mereka yang manis. cinta tersenyum dan tersipu malu, ini adalah ciuman pertamanya yang diberikan oleh seorang pria.


" kita harus menunggu luna sehat dulu, mas tshu sendiri hanya luna dan sikembar keluargaku " kata cinta, memeluk dion karena malu.


dion tersenyum membalas pelukan cinta, matanya tertuju pada gilang yang menitip keromantisan mereka di balik tembok.

__ADS_1


" dasar pasangan aneh lihat sayang mereka romantis di sini, apa tidak ada tempat yang lain. sayang ayo kita" kata gilang, merajut pada ayu di sampingnya.


" mas jangan aneh- aneh hari ini pasienku sudah banyak yang datang" kata ayu, sambil mengggelengkan kepalanya. pergi dan kembali keruangan prakteknya.


" sayang siapa yang aneh-aneh, orang romantis dengan istri sendiri, sebaiknya keruangan luna sudah saatnya dia sadar. kalau tidak tuan besar itu akan marah" kata gilang, meninggalkan taman.


" ada apa dengan wajah jelekmu? edar, pada gilang yang baru saja masuk. gilang menatap edar dengan kesal.


" luna untung saja kamu sudah sadar kalau tidak orang yang duduk disana pasti sering menangguku" kata gilang, memeriksa luna.


" baiklah sepertinya kalian berdua sangat ingin tahu, tadi aku dan ayu ketika melewati taman aku menyaksikan tontonan romantis secara live " kata gilang.


edar dan luna saling menatap kembali menatap gilang. " itu ulah asisten dan sahabatmu luna, mereka bermesraan" kata gilang.


kret pintu terbuka masuklah dion membawa makanan." dion apa yang kau lakukan ditaman? edar. " tidak ada tuan saya membeli makanan untuk anda" kata dion, tersenyum menatap gilang.


gilang menghela nafasnya percuma saja dia membela diri. terdengar suara hp berbunyi.

__ADS_1


" halo, sayang" kata gilang.


" baiklah mas segera kesana,pemeriksaan luna sudah selesai" kata gilang.


gilang memutuskan telponnya dan meninggalkan tiga orang di dalam dengan kesal.


" mommy, daddy " kata Alfatih membuka pintu ditemani oleh mommy farah. " sayang bicaramu susah lancar" kata luna, dengan bahagianya.


Alfatih berjalanmenuju luna dan meminta bantuan edar untuk menaiki atas brankar.


" Al rindu mommy." mommy juga rindu dengan anak mommy ini" ucap mommy. " sayang mengapa hanya berdua dengan oma, Aidyen dan opa mana? edar.


" sayang mommy senang kau sudah sembuh, Aidyen tadi diajak daddy ke tempat temannya" ucap mommy.


" ya mom, terima kasih telah mengantar Al kesini" kata luna.


edar sedang membaca email yang dikirim oleh sekrerarisnya.

__ADS_1


__ADS_2