Putri Yang Terbuang

Putri Yang Terbuang
Episode 4


__ADS_3

~Cerita sebelumnya~


"Nina kau awasi kediaman ku jangan biarkan orang masuk karena aku akan keluar saat ini... dan jangan bertanya ataupun membantah mengerti" ucap wen lu dengan nada tegas dan mengancam.


"Ahh baiklah nona... harap nona berhati-hati ya" jawab nina dengan takut dan khawatir.


"Baiklah kau tak perlu cemas" ucap wen lu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sesampainya wen lu dihutan kegelapan.


"Kenapa disini tak ada hewan beast yg menghalangi jalanku ya" gumam wen lu.


Ketika dia memasuki hutan ia merasa ada yg aneh karena menurut cerita dihutan kegelapan sangat banyak hewan buas dan spearet beast yg dari tingkatan bawah hingga yg tertinggi dan legendaris hingga banyak kalivator2 hebat yg ingin memasuki hutan ini tetapi mereka tidak ada yg bisa smpai kelapisan ke 7,, menurut berita ada yg sampai lapisan 2 tetapi sudah dalam kondisi yg mengenaskan keluarnya... oleh karena itu tidak ada yg berani memasuki hutan kegelapan.


"Wahh... disini banyak sekali herbal langka nya" ucap wen lu dengan mata berbinar dan memetik semua tanaman herbal langka tersebut. Ingin tau kenapa semua hewan tak ada yg berani mendekat wen lu itu karena wen lu memiliki aura kegelapan yg sangat pekat melebihi kaisar dan ada aura cahaya ketika wen lu berbinar tadi, mangka nya semua hewan dan spearet beast ketakutan dengan wen lu.


Wen lu terus naik hingga lapiran ke 7 dan disana ia melihat ada sebuah gua dengan aura yg pekat karena penasaran wen lu berjalan kedalam gua tersebut hingga ia melihat sebuah pedang yg sangat cantik dengan ukiran naga digagang pedang tersebut, ketika wen lu ingin mencabut pedang tersebut tangan nya tidak sengaja tergores dan mengenai pedang dan batu tersebut hingga muncullah 2 buah cahaya yg keluar dari pedang dan batu tersebut. Cahaya tersebut berbentuklah spearet beast legendaris yaitu naga dan phoniex yg terkurung.


"Uhh... akhirnya aku keluar juga" ucap phoniex. Phoniex melihat gadis kecil yg masih dalam keterkejutan nya.


"Hey gadis kecil apakah kamu yg mengeluarkan kami" tanya phoniex.


"Ahh apakah kalian spearet beast legendaris yg dicari-cari kalivator itu" tanya wen lu ketika sudah sadar dari keterkejutannya ketika melihat hewan sebesar itu secara langsung.


"Iyaa itu kami apakah kamu bangga melihat kami secara langsung" jawab phoniex dengan bangga.


"Cihh menyebalkan... Jadi kalian terkurung dipedang dan batu yg menancap pedang itu" ucap wen lu datar.


"Iyaa itu kami... karena sekarang kamu sudah menjadi tuan kami" ucap naga.


"Tapi bagaimana aku membawa kalian" tanya wen lu bingung.


"Tuan bisa memakai cincin dimensi ini" ucap naga sambil memberikan cincin ruang dimensi.


"Apakah ini yg namanya cincin ruang dimensi ya" tanya wen lu.

__ADS_1


"Benar tuan itu adalah cincin dimensi, dan perbedaan waktu didalam nya 1 hari dicincin dimensi dan 1 jam didunia nyata ini" ucap phoniex.


"Baiklah kalian masuklah keruang dimensi ini karena aku mau pulang lagi" ucap wen lu dengan datar.


"Ahh baik tuan... Ouh iya dan tuan juga bisa memasuki tanaman herbal itu atau barang apapun keruang dimensi tuan" ucap phoniex sambil menunjuk keranjang wen lu yg berisi tanaman herbal langka.


"Memangnya bagaimana caranya memasuki ini keruang dimensi nya" tanya wen lu sambil mengangkat keranjang nya.


"Tuan fokuskan aja untuk kekeranjang ini masuk,, begitu pula ketika tuan ingin masuk keruang dimensi" jelas phoniex.


"Baiklah aku sudah mengerti" ucap wen lu dengan mengangguk karena sudah paham.


"Tuan apakah anda tidak ingin memberi kami nama" tanya naga.


"Ahh iya... kamu naga hitam kuberi nama black dan kamu phoniex biru kuberi nama blue... dan satu lagi jangan memanggilku tuan tapi panggil aku lulu" jelas wen lu.


"Baik lulu" ucap mereka serempak. Dan masuklah mereka keruang dimensi.


Berjalanlah wen lu menuju kediaman nya. Sampainya wen lu dikediaman ia melihat nina mondar mandir karena khawatir.


"Nona anda darimana saja... apakah nona terluka" tanya nina dengan khawatir dan membolak-balikan badan wen lu.


"Baguslah kalau nona tak apa-apa" ucap nina dengan nafas lega.


"Nina siapkan aku air mandi" ucap wen lu.


"Baik nona" jawab nina sambil menunduk hormat dan undur diri.


Tak berapa lama nina pun menyampaikan.


"Nona airnya sudah siap"


"Ya sudah kamu siapkan aku makan malam" ucap wen lu.


"Siap nona" ucap nina.


Sesudah wen lu berpakaian dan berhias sampailah nina dengan rantang makan untuk wen lu.

__ADS_1


"Nona ini makan malam nya" ucap nina menunduk sopan.


"Mari nina kita makan bersama" ucap wen lu.


"Tapi nona___" ucap nina dengan kata terpotong karena didahului nona nya langsung.


"Aku tidak menerima penolakan nina" ucap wen lu dengan nada tegas.


"Oh iya nina apakah tadi ada yg mencariku"


"Tidak nona semua nya aman,, cuma tadi ada bawahan nya tuan besar menyampaikan bahwa 2 hari lagi kita akan menghadiri ulang tahun putra mahkota nona jadi nona disuruh menyiapkan semua keperluan menuju istana" jawab nina.


"Sepertinya nanti ada pertunjukan menarik" ucap wen lu dengan senyum smirk nya hingga membuat nina dan spearet beast merinding.


"Baiklah besok kita ke kediaman ayanda"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


'


'


'


'


'


'


Maaf jika ada kesalahan kata saya...


Jangan lupa ketika sudah membaca cerita author berbagi ya


Vote


Like

__ADS_1


Komen


Vote nya berbagi ya pembaca ku nanti akan author vote balik ya...


__ADS_2