
"Tidak nona semua nya aman,, cuma tadi ada bawahan nya tuan besar menyampaikan bahwa 2 hari lagi kita akan menghadiri ulang tahun putra mahkota nona jadi nona disuruh menyiapkan semua keperluan menuju istana" jawab nina.
"Sepertinya nanti ada pertunjukan menarik" ucap wen lu dengan senyum smirk nya hingga membuat nina dan spearet beast merinding.
"Baiklah besok kita ke kediaman ayanda"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Saat matahari mulai menampakan dirinya hingga menyilaukan mata seorang wanita yg tertidur pulas, siapa lagi kalau bukan wen lu.
"Nona bangun... Nona bangun... apakah nona lupa bahwa sekarang nona ingin kekediaman tuan besar" ucap nina karena ia sudah bingung bagaimana cara membangunkan majikan nya.
"Hoamm... iya-iya nina 5 menit lagi ya" ucap wen lu yg masih mengantuk.
"Tidak bisa nona ini sudah lewat makan pagi nona bangun" ucap nina.
"Ahh iya-iya ini aku bangun nina... siapkan aku air mandi nya" ucap wen lu dengan nada malas nya.
"Baik nona" jawab nina sambil menunduk hormat dan pergi.
5 menit kemudian.
"Nona air mandi nya sudah hamba siapkan" ucap nina menunduk hormat.
"Yasudah kamu siapkan hanfu dan makan pagi ku sekalian ya" ucap wen lu.
"Baik nona... Hamba undur diri nona" ucap nina menunduk hormat dan pergi.
30 menit wen lu barulah ia keluar dari pemandian dan memakai hanfu sendiri.
"Nona makan pagi nya sudah hamba siapkan" ucap nina.
"Letakkan dimeja nya nina..." ucap wen lu dengan memerintah.
"Dan mari kita makan bersama"
"Baik nona" jawab nina.Mereka makan dengan nikmat sambil bersenda gurau.
Sesudah selesai makan.
"Nina mari temani aku kekediaman ayahanda" ucap wen lu.
"Baik nona mari" ucap nina sambil menunduk hormat.
Diperjalanan banyak para pelayan yg tak menunduk hormat dan ada pula yg meremehkan wen lu terang-terangan.
"Heii putri sampah jangan sok bijak kau ya" ucap pelayan 1.
"KAU BERANI NYA DENGAN NONA KU" bentak nina kepada pelayan yg mencemooh majikan nya.
__ADS_1
"Kau hanya pelayan yg lebih rendah dari kami yg mengikuti putri SAMPAH berani nya berteriak" ucap pelayan 2 geram.
Sebelum nina menjawab kembali sudah dihentikan dulu oleh nona nya.
"Kau ingin apa jika aku tak adalah putri sampah" ucap wen lu santai.
"Berlutut dikaki ku atas sikap pelayan rendahmu itu" ucap pelayan 1. Karena wen lu sudah geram akhirnya ia mengeluarkan aura membunuhnya 1/4%.
"Kau pelayan rendahan berani nya meminta putri sah kediaman ini bersujud dikaki menjijikan mu itu" ucap wen lu dengan geram dan nada tinggi nya.
"PENGAWAL CEPAT AMBILKAN KU CAMBUK" teriak wen lu dengan marah. Pengawal yg mendengar itu merasa takut karena merasakan aura membunuh tuan putri wen lu jadi mereka hanya menuruti saja.
Ctarr... Ctarr...
Karena marah wen lu hingga melupakan bahwa ayah nya yg dari tadi melihat kejadian itu dari awal.
"Ampunkan kami putri" ucap pelayan 1 dan 2 sambil bersujud dan membenturkan kepalanya ketanah.
"Tidak ada kata ampun bagi siapa saja yg sudah lancang kepada putri ini yg merupakan anak dari permaisuri" ucap wen lu santai sambil memainkan cambuk.
Ctarr... Ctarr... Ctarr...
Cambuk tersebut mengenai punggung kedua pelayan tersebut yg terus bersujud meminta ampun hingga cambukan ke 5 pelayan tersebut sudah kritis dan tak sadarkan diri akibat darah yg keluar akibat terkena cambuk dan baju yg sudah compang-camping.
"Pengawal cepat bawa pelayan ini dan kurung dipenjara karena sudah berani meminta putri ini bersujud dikaki menjijikan itu dan berikan ia segelas air sehari dan jangan biarkan ia makan. Apakah kau mengerti" ucap wen lu. Para pelayan yg mendengar merasa jika tuan putri kini sudah berbeda jauh dan ia masih bermurah hati didalam pikiran mereka.
"Kami mengerti putri" ucap pengawal dengan menunduk hormat karena takut.
"Baik putri... kami undur diri putri" ucap pengawal dan menunduk hormat sebelum pergi.
Dari kejauhan sang ayah hanya tersenyum melihat keberanian putri nya saat ini apa lagi ketika melihat wajah wen lu yg sangat mirip dengan permaisuri tercinta nya, dan sang ayah kembali kekediaman nya melanjutkan pekerjaan nya.
Sesampainya wen lu dikediaman ayah nya.
"Apakah ayah ku ada didalam kasim Yu" tanya wen lu dengan datar, sedangkan sang kasim yg melihat kejadian sebelum nya tadi hanya menunduk takut.
"Ada putri" ucap kasim Yu.
"Baiklah aku akan langsung masuk" ucap wen lu dengan wajah datar yg dingin.
Tok tok tok
"Masuk" ucap ayahnya wen lu.
"Ada apa putri ku kau kemari" ucap ayahnya dengan santai. Sedangkan wen lu yg sudah tau ayahnya melihat kejadian tadi hanya heran melihatnya tapi tetap ia ingat tujuan nya tadi.
"Salam hormat putri ini kepada ayahanda kaisar" ucap wen lu dengan wajah datar. Sedangkan ayah nya yg melihat sikap putri nya hanya miris melihat nya.
"Ada apa kau kemari putri ku" ucap ayahanda kaisar dengan lembut.
__ADS_1
"Aku kemari hanya ingin meminta uang untuk membeli keperluan ku ayah" ucap wen lu dengan nada dingin.
"Baiklah... Kasim Yu ambilkan uang dipembendaharaan sebanyak 100 koin emas sekarang" ucap kaisar Han dengan tegas dan dingin.
"Baik yang mulai... hamba pamit undur diri yang mulia" ucap kasim Yu sambil hormat dan undur diri pergi.
"Putri ku kau sudah berubah sekarang ya... kau mengingatkan ku kepada mendiang permaisuri ibunda mu" ucap kaisar Han dengan lembut dan sendu ketika mengingat permaisuri tercinta nya.
"Maafkan ayahanda nak yg tak bisa menjaga mu dengan baik" tanpa sadar air mata kaisar Han menetes.
Wen lu yg melihat ayahanda nya menetes ia tak tega dan mendekat dan memeluk nya.
"Ahh tak apa ayah aku mengerti ayah tak bisa bertindak karena bukti yg selir itu tunjukan depan umum ada padaku bukan" ucap wen lu dengan senyum kecut nya.
"Lulu ayahanda sebenarnya tak mempercayai itu semua tapi kamu selalu yg mengaku karena ancaman selir itu jadi ayah tak bisa berbuat apa-apa nak... maafkan ayah yg tak bisa menjadi ayah yg baik buatmu" ucap ayahanda kaisar dengan nada lemah,ia sadar selama ini ia bersalah pada anak nya karena tak bisa menjaga buah hati nya dengan baik.
"Lulu tak apa ayah... kedepan nya akan lulu buktikan dan membalas selir dan anak itu yg selalu menyakiti lulu dan ibunda berkali-kali lipat ayah" ucap wen lu dengan marah tanpa sadar ia mengeluarkan aura membunuh yg sangat pekat. Sedangkan kaisar yg ada dipeluka. putri nya hanya tertegun karena merasakan aura membunuh dari putri nya.
*Kenapa putri ku lulu mempunyai aura seseram ini* ucap kaisar didalam hati sambil meneguk saliva nya susah payah karena aura anaknya.
" Lulu sayang bisakah kau simpan aura mu nak"
Karena sadar wen lu pun menarik kembali aura nya.
"Heheheh... maafkan anakmu ini ayah" ucap wen lu sambil mununduk hormat.
"Ahh tak apa-apa anak ku" ucap kaisar Han.
\=\=\=\=\=\=\=\=
'
'
'
'
'
'
Maaf jika ada salah kata yaa pembaca ku...
Jangan lupa ya pembaca ku...
Vote
Like
__ADS_1
Komen