Rembulan

Rembulan
Rembulan


__ADS_3

Suatu malam kulihat rembulan dan bintang gemintang menghiasi awan, cahayanya terang benderang menghiasi langit gelap tiada ber awan.


Ketika rembulan malam pancarkan cahaya, bintang gemintang tinggalkan kenangan dan sejuta harapan.


Masih adakah Harapku dimasa depan? Aku tenggelam dalam lamunan sinarmu yang terang.


Aku tahu tebalnya dinding cintamu, tetapi harapku takkan pernah redup sebagaimana sinar bintang gemintang disekeliling rembulan, walaupun ia kecil namun harapnya begitu besar.


Sinar rembulan begitu besar bukan penghalang bagi bintang gemintang, salah satu bukti seseorang boleh berharap akan cinta yang ia impikan.


Rembulan dan bintang gemintang biarlah orang lain saja yang menuliskan semua tentang keindahannya, tetapi aku berharap engakaulah satu-satunya yang akan menuliskan cerita cinta kita, lalu kamu ceritakan kepada anak cucu kita.


ketika rambutku dan rambutmu kusam dan beruban, anak cucu akan meniru perjuangan dan romantika cinta kita berdua.

__ADS_1


lalu mereka akan bertanya," Nenek bagaimana cerita cintamu sama sang kakek?


kemudian sang Nenek tersenyum dan menjawab pertanyaan cucunya, dahulu perjalan cinta seorang gadis dan pemuda penuh harap, walaupun awalnya sangat kecil kemungkinan untuk bersama, ibarat sinar rembulan dan bintang gemintang yang tak sebanding.


Tetapi, tekat pemuda waktu itu tak pernah surut mengejar cinta sang gadis, meskipun perbedaan antara kami berdua bagaikan bola basket dan kacang ijo.


Berbagai cara ia lakukan untuk menaklukan hati sang gadis, beliau sadar betul perbedaan diantara kami. Namun ia enggan untuk menyerah. Secara gadis terlahir dari keluarga yang berada, sedangkan sang kakek terlahir dari keluarga sedehana.


Berawal dari ngecat Rolling door didepan sebuah masjid didalam kawasan industri park malam itu, tak sengaja kawan pemuda saat itu berucap ketika melihat wajah cantik sang gadis yang kebetulan sang gadis juga sangat mengenal baik teman sang pemuda.


Sang pemuda pun tersipu malu, tetapi sebelum ia sempat menjawab, sang gadis berucap,"ndak mau ah...kenal aja tidak!. sontak sang pemuda yang waktu itu terdiam tanpa kata, mungkin dalam hatinya sombong betul gadis ini.


Tak berselang lama, dalam waktu satu bulan, sang pemuda penasaran dengan watak si gadis yang sombong itu.

__ADS_1


Ia bertanya kepada temanya,"Bro siapa nama gadis itu?


lalu dijawab temannya,"Dia anak remaja mesjid dikawasan tempat kita ngecat Rolling Door kemarin, namanya Santi.


Kemudian, rasa penasaran sang pemuda ini semakin terguga untuk mengenalnya lebih dekat, lalu sang pemuda bertanya lagi,"Dia orang mana?


Bro Menjawab,"dia orang jawa!


Setelah itu teman sang pemuda ini pun bebalik bertanya kepada sang pemuda ini,"Saya curiga kenapa kamu bertanya terus soal gadis itu?


Sang Pemuda," ndak apa-apa!


Rupa-rupanya sang pemuda bernama iman ini menjalin komunikasi lewat nomor whats up yang diberikan istri temannya, lalu sang pemuda berniat melamar sang gadis. Namun sang gadis menantang sang pemuda," kalau kamu memang serius silahkan bicara sama orang tua saya!."

__ADS_1


sang pemuda pun menyanggupinya dan berangkat kejawa menemui kedua orang tua sang gadis. Dalam perjalan melamar sang pemuda ditemani ayahnya, setelah kedua keluarga ini bermusyawarah maka terjadilah pernikahan pada bulan Oktober 2018 lalu, sehingga dua sejoli ini resmi menjadi suami istri yang sah.


__ADS_2