
Azzam keluar dari kamar dirinya lalu mengambil baju ganti yang telah disiapkan oleh istrinya itu dan mengenakannya.
setelah itu dia langsung turun pergi ke dapur karena mencium aroma harum masakan.
" sayang, kenapa gak bilang sih kalau mau masak biar mas bantuin mas gak mau kamu kecapekan ". Ucap Azzam
" gpp kok mas, lagian kalau kamu bantuin bukannya masakannya cepet selesai malah tambah lama gara gara kamu recokin ". Ucap Hafida sembari tetap fokus dengan alat alat masaknya
" tapi sayang ". Ucap Azzam
" sssttt!! udah mending mas duduk yang manis aja, ini udah mau mateng kok ". Ucap Hafida
" Masss!! jangan sampai ini panci terbang ya ". Kesal Hafida sambil mengangkat panci itu saat Azzam akan beranjak dari duduknya
" iya, sayang iya ". Pasrah Azzam
Rasya dan Alvin terbangun dari tidur mereka, mereka berdua langsung turun dari kamar mereka untuk makan malam.
usai makan malam Rasya dan Alvin langsung mempacking semua barang barang yang akan dibawa bulan madu besok.
setelah lelah beberes barang mereka langsung terlelap menuju ke alam mimpi.
**
pagi hari ini, pasangan pengantin baru itu tengah bersiap siap untuk segera ke bandara, bertolak ke Lombok untuk bulan madu mereka.
usai selesai bersiap siap mereka langsung turun ke bawah untuk sarapan lalu segera bergegas ke bandara.
Hafida dan Azzam juga turut ikut mengantar mereka berdua begitupun dengan Mama Ranty dan Papa Hendra.
Hafida dan Azzam langsung menuju ke bandara sedangkan ,perjalanan menuju ke bandara agak lama tapi untungnya jalanan tak terlalu ramai jadi mereka bisa sampai tepat waktu.
selesai sarapan mereka langsung bergegas ke bandara, sampainya disana mereka sudah ditunggu Hafida juga yang lainnya.
mereka berdua langsung berpamitan karena pesawat sebentar lagi akan terbang, setelah puas dengan acara peluk pelukannya.
Rasya juga Alvin langsung menuju ke pesawat, disepanjang perjalanan mereka saling berbagai cerita.
saling adiknya mereka sampai sampai tak menyadari jika pesawat sudah sampai dilombok.
dengan perasaan yang teramat bahagia mereka turun dari pesawat, dan segera menuju ke tempat penginapan yang sudah dipesan.
mungkin perjalanan dari bandara menuju tempat penginapan mereka sekitar 30 menit ,saat sampai Rasya langsung merebahkan tubuhnya dikasur empuk itu.
sore harinya mereka pergi keluar untuk sekedar melihat matahari terbenam di Lombok ,benar benar sangat indah.
setelah puas, mereka kembali ke tempat penginapan untuk sholat magrib lalu lanjut makan malam.
" sayang, cepet aku udah laper nih ". Ucap Alvin menunggu istrinya melepas mukenanya
" ishh ,iya iya sabar ". Kesal Rasya
" hehe, jangan marah dong sayang udah yuk aku udah laper banget nih ". Ucap Alvin menarik lembut tangan istrinya itu
__ADS_1
mereka makan dengan tenangnya, sesekali mereka saling menyuapkan makanan masing masing.
setelah beres makan malam mereka kembali ke kamar, walau sebenarnya Rasya masih ingin menikmati keindahan Lombok pada malam hari.
selama dikamar mereka hanya tidurannya dikasur dengan Alvin yang betah memeluk Rasya.
kegiatan mereka memang tak jauh jauh dari kamar, tau sendiri bukan apa yang mereka lakukan.
" sayang, aku boleh minta hak ku kan? " Tanya Alvin
" eumm, kalau pun aku nolak dosa kan ". Ucap Rasya sembari duduk dan bersandar dikepala ranjang
" yaudah kamu ambil wudhu gih kita sholat dulu ". Ucap Alvin sembari bangun dari tidurannya
Rasya lalu beranjak dari duduknya dan pergi ke kamar mandi untuk, mengambil air wudhu setelah itu ia langsung mengenakan mukenanya.
setelah sholat sunah dua rakaat, Alvin lalu membaca doa terlebih dahulu dan meniupkannya diubun ubun sang istri.
setelah itu, terjadilah apa yang memang seharusnya terjadi pada suami dan istri.
subuh dini hari, setelah sholat subuh hafida biasanya akan membaca Al-qur'an bersama dengan suaminya setelah itu dirinya biasanya membuat sarapan untuk sang suami.
untuk makanan sendiri dia yang menyiapkan jika untuk beberes rumah biasanya asisten rumah tangganya yang mengerjakannya.
dia menyiapkan sarapan pagi dengan dibantu oleh bik rumi, sesekali Hafida tertawa mendengar cerita bik rumi.
setelah semuanya siap, dirinya lalu pergi ke kamarnya untuk bersih bersih lalu menyiapkan baju untuk Azzam seperti biasanya.
dan untuk mual mual itu sendiri masih tapi tak diserong dulu lagi .
" pagi sayang ". Sapa Azzam
" Pagi juga mas ". Ucap Hafida membalas sapaan sang suami
" mau pake lauk apa? ". Tanya Hafida
" semuanya aja deh ". Ucap Azzam
mereka pun memakan sarapannya dengan tenang, setelah itu Azzam langsung bergegas untuk berangkat ke Cafenya.
karena istrinya ingin pergi ke rumah Mama Ranty jadi dia akan mengantar istrinya terlebih dahulu baru nanti dirinya ini langsung ke cafenya.
setelah 40 menit kemudian, mereka pun sampai sebelum Hafida turun dari mobil Azzam terlebih dahulu mencium kening istrinya lalu Hafida turun.
setelah itu Azzam langsung melajukan mobilnya menuju ke Cafe, seperti biasa Cafenya selalu ramai pada pagi, siang juga sore hari.
dia membalas sapaan dari para karyawannya lalu segera ke ruangannya.
" assalamualaikum ma ". Ucap Hafida
" wa'alaikumsalam,kamu udah dateng mama pikir nanti siang ". Ucap Mama Ranty
" oh iya, sayang gimana dengan kandungan kamu ? ". Tanyanya pada putrinya itu
__ADS_1
" alhamdulillah sehat kok ma,besok juga aku mau cek kandungan ke dokter ". Terang Hafida
" oh iya ma, aku pengen banget makan masakan mama boleh ya ". Ucap Hafida
" oh, masalah itu mah gampang biar nanti mama masakin masakan spesial buat kamu ". Ucap Mama Ranty
" Makasih ma ". Ucap Hafida
mereka lalu pergi ke ruang tengah untuk, sekedar melepas rasa rindu karena memang semenjak menikah Hafida jadi jarang bertemu dengan sang mama ini.
sedangkan Papa Hendra sendiri dia hari ini sedang pergi ke kantor untuk memeriksa keadaan perusahaan.
karena memang beberapa hari ini memang dirinya belum sempat pergi kesana, dan juga ingin segera mengurus pemindahan pimpinan perusahaan kepada Hafida selaku anak dari Pak Ahmad.
Dilain tempat
Zahra kini telah keluar dari rumah sakit dia sekarang akan pergi ke makam kedua orang tuanya, setelah itu dirinya akan pergi ke luar negeri dirinya akan memulai hidup barunya disana.
" hiks hiks hiks mama papa kenapa secepat ini kalian ninggalin aku, dan saat itu pula mama juga papa belum bertaubat hiks hiks aku merasa menjadi anak yang tak berguna ". Tangis Zahra
" aku gak bisa melakukan apa apa,hanya doa yang bisa ku panjatkan semoga kalian tenang di sana ". Ucap Zahra seraya menghapus air matanya
Setelah itu dirinya langsung pergi dari tempat pemakaman orang tuanya dan pergi ke bandara untuk pergi ke luar negeri.
Sesampainya dirinya langsung masuk ke pesawat karena sebentar lagi pesawat akan mengudara, hingga pesawat pun mulai mengudara dia berharap disana kehidupannya akan lebih baik lagi.
hari ini Rasya dan Alvin akan pergi ke pantai, sekedar menikmati keindahan alam Lombok.
mereka menyusuri pantai sambil bergandingan tangan dengar deburan ombak juga angin sepoi sepoi khas pantai.
dengan antusias Rasya bermain air dia memang sangat menyukai pantai, sesekali ia menyiratkan air pantai ke arah Alvin.
mereka berdua pun saling perang air hingga membuat baju mereka basah, gelak tawa tercetak dalam momen sederhana ini.
puas bermain air mereka lalu segera kembali ke penginapan untuk ganti baju,karena baju mereka berdua juga sudah basah setelah bermain air dipantai tadi.
usai selesai ganti baju mereka lalu berkeliling sekitar penginapan untuk sekedar mencari makan siang.
setelah makan siang mereka lanjut untuk pergi berkeliling,ekor mata Rasya bergerak melihat para penjual makanan ringan dia menjadi ingin membeli semuanya karena sepertinya itu terlihat sangat enak.
" sayang, kita kesana yuk kayaknya itu enak deh aku pengen ". Ajak Rasya sembari menarik tangan suaminya pelan
" yaudah beli aja yang kamu mau ". Ucap Alvin
mendengar penuturan suaminya seketika matanya bersinar bahagia, dirinya bahkan sampai kalap.
sedangkan Alvin dirinya hanya pasrah mengikuti kemana pun istrinya itu, dengan kantong kantong kresek yang berada ditangannya.
dia menatap kantong kresek berisi makanan ini sejenak dan berfikir apa ini akan habis jika tidak,sayang kan makanannya.
" sayang, udah ya lihat nih udah banyak nanti kalau gak habis gimana ". Ucap Alvin
" hah, yaudah deh yuk balik ke penginapan aku pengen nyoba makanannya ". Ucap Rasya
__ADS_1