
setelah sholat subuh hafida langsung membantu mamanya untuk membuat sarapan dengan dibantu juga oleh rasya dengan dibantu oleh kedua Putrinya kegiatan memasak sarapan jadi lebih cepat.
setelah semua makanannya siap hafida langsung menatanya dimeja makan setelah itu ia mandi begitu pula dengan rasya seusai mandi mereka berdua langsung turun ke lantai dasar untuk sarapan mereka sarapan dengan tenang.
setelah selesai sarapan papa hendra dan mama ranty pergi mengecek tempat pernikahan hafida sudah sampai manakah persiapannya juga memberikan undangan pada rekan rekan bisnisnya.
sedang untuk hafida dan rasya mereka pergi ke panti untuk memberikan undangan untuk anak anak juga bu siti dia ingin mereka semua hadir dalam acara pernikahannya juga mereka akan mengundang beberapa teman kampus mereka berdua.
rasya lalu mulai melajukan mobilnya menuju panti sebelum itu ia ingin membeli makanan untuk anak anak mereka mampir sebentar di tempat makan dekat panti jadi mereka tak peelu jauh jauh ke pergi ke tempat lain yang lebih jauh, setelah mendapat yang dicari mereka langsung segera ke panti takutnya nanti terlalu siang .
sesampainya disana mereka cipika cipiki sebentar dengan bu siti setelah itu mereka mengatakan maksud mereka kemari mendengar pengakuan hafida bu siti sangat bahagia ia berdoa semoga pernikahan mereka lancar dan langgeng sampai maut memisahkan.
" ya allah selamat ya nak semoga pernikahan kalian lancar doa ibu selalu menyertai dan kamu nak rasya semoga segera bertemu dengan jodohnya ya ". doa bu siti
" iya bu terimakasih atas doanya dan rasya bentar lagi juga nikah kok bu sama alvin iya kan sya ". ucap hafida
" ishh apaan sih fi aku kan gak ada apa apa sama alvin dia aja yang ngejar ngejar ". ucap rasya
" lama lama nanti kamu juga suka fi sama dia hehe ". ucap hafida
tertawa kecil
" ya sudah kalau begitu saya pamit pulang dulu ya bu karena masih ada urusan assalamualaikum ". ucap hafida
" Wa'alaikumsalam, iya hati hati dijalan ya nak ". ucap bu siti
setelah berpamitan mereka berdua langsung pergi untuk mengantar undangan ke teman teman kampusnya mereka berkeliling hingga siang hari benar benar melelahkan sekali .
" fi, makan dulu yuk aku laper banget nih ". ajak rasya
" satu undangan lagi sya baru kita makan siang ". ucap hafida mencoba membujuk rasya
__ADS_1
" hmm yaudah deh ". pasrah rasya
sesuai janji hafida mereka lalu makan siang dicafe milik azzam sekalian membahas pernikahan mereka setelah selesai makan mereka langsung membahasnya mereka cukup lama membahasnya karena waktu juga sudah hampir sore hafida dan rasya pulang karena masih ada beberapa undangan lagi yang belum disebar.
hingga hari sudah sore mereka baru selesai menyebar undangan setelah itu mereka langsung pulang karena hari juga sudah hampir magrib namun mereka juga lega karena sudah rampung menyebar undangannya jadi besok mereka tinggal santai saja dirumah,lagian besok hafida harus dipingit dia tak boleh keluar rumah begitu pula dengan azzam.
hafida langsung ke kamarnya untuk bersih bersih agar merasa lebih segar dia juga sudah sangat lelah ingin merebahkan tubuhnya ke kasur empuknya,rasanya dia ingin mempercepat waktu agar Pernikahannya lebih cepat lagi ahh kenapa hari seperti sangat lama.
malam harinya
setelah makan malam hafida dan rasya berkumpul ruang tengah untuk membahas persiapan pernikahan hafida dan azzam yang tinggal beberapa hari lagi sejujurnya hafida sangat lelah ingin sekali dia segera beristirahat tapi dia urungkan.
" gimana apa undangannya sudah disebar semua ". tanya papa hendra
" udah kok pa, beres deh ya kan fi ". ucap rasya
" iya, papa tenang aja ". saut hafida
" ya sudah, oh iya sayang besok kamu dipingit ya dirumah aja oke dan kamu rasya jangan ngajakin hafida asik nyari makanan ". ucap mama ranty memperingatkan rasya
" ma, nanti kalau aku nikah apa juga dipingit? ". tanya rasya
" iya...dong sayang ". ucap mama ranty
" yahh,, berarti aku ga bisa nyari makanan dong ". heboh rasya
" kamu ini, makan terus apa gak begah perut kamu itu ". heran mama ranty
" asal kamu tau saja ran, dia memang begitu sejak kecil makannya dia itu sering sekali telat makan gara gara kekenyangan makan camilan ". jelas papa hendra pada istrinya
setelah pembahasan itu mereka semua lalu beranjak ke kamar mereka masing masing karena juga sudah malam kan masih banyak juga besok yang akan dikerjakan mulai mengurus konsumsi para tamu juga tempat resepsi apa persiapannya sudah rampung sedang untuk hafida dia akan mengurungnya dirumah bersama rasya.
__ADS_1
karena rasya tak pernah pergi keluar rumah tanpa hafida jika hafida dirumah dia juga dirumah ,asal tau saja rasya itu sangat lengket dengan saudarinya itu jika tak bersamanya dia tak mau ya mereka memang benar benar sangat dekat satu sama lain.
subuh dini hari
setelah sholat subuh juga membaca Al-qur'annya sebentar hafida lalu pergi ke belakang rumahnya untuk menyirami bunga bunganya sedang mama ranty dan mbok minah mereka tengah sibuk menyiapkan sarapan pagi untuk suami juga anak gadisnya.
" hafida... fidaa kamu kemana sih haloo ". teriak rasya memanggil manggil hafida
" ada apa sih rasya sayang, teriak teriak pagi pagi gini ". ucap mama ranty gemas
" aku nyariin fida ma,tadi aku ke kamarnya dia gak ada ". ucap rasya
" oh, hafida lagi nyiramin bunga ". ucap mama ranty
rasya langsung ngacir menyusul hafida dibelakang rumah ia langsung mengambil selang yang satu lagi dan membantu hafida menyiraminya agar lebih cepat selesai karena dia ingin membuat kue bersama hafida dia kan mulai hari ini tak bisa mengajak hafida keluar karena harus dipingit.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
sampai sini dulu ya nanti untuk bab selanjutnya author up sore nanti oke