
seusai mengajar mengaji azzam tak langsung pulang melainkan menunggu waktu ashar sekalian daripada dia bolak balik kan tak lama dari itu adzan ashar mulai berkumandang ia langsung bangkit untuk mengambil air wudhu.
saat melewati kerumunan santri putri para santri langsung berteriak histeris karena dirinya dia saja heran padahal dia biasa biasa saja tapi mengapa bisa bisanya mereka berteriak histeris seperti itu dan juga dia bukan artis.
heh sudah nasibnya jadi orang ganteng ya kek begini banyak yang pada terpesona gitu sekali kali bolehlah narsis dikit kan emang dia ganteng.
seusai sholat ashar azzam langsung kembali ke rumah kalo gak ke rumah mau kemana coba kan sampai dirumah ia langsung bersih bersih dan ya bersantai.
skip malam harinya
hafida rasya mama ranty juga papa hendra tengah berkumpul di ruang tengah mereka saling berbincang bincang dan juga sesekali mereka tertawa melihat kelucuan dua anak gadis mereka.
keluarga mereka nampak sangat bahagia senyuman diwajah mereka seolah mengatakan jika ya mereka bahagia sudah cukup semua penderitaan yang menimpa mereka sudah saatnya mereka bahagia.
dua tahun kemudian
tak terasa waktu berjalan dengan begitu cepat hafida sebentar lagi akan wisuda ya dia bisa meraih gelas sarjananya dengan waktu yang tergolong singkat dengan dibantu oleh kejeniusannya .
begitupun dengan rasya dia juga lulus berbarengan dengan saudarinya hafida yang notabennya adalah sahabatnya suka duka mereka lalui selama dua tahun belakangan ini membuat hubungan mereka semakin erat.
dan tak terasa usia pernikahan mama ranty dan papa hendra sudah memasuki tahun kedua rasa bahagia menyelimuti hati kedua insan tersebut keluarga mereka nampak harmonis jauh dari isu isu miring.
sedangkan azzam usaha cafenya sudah berkembang pesat cabang cabang cafenya juga sudah tersebar luas dibeberapa kota dan kini dia sudah siap untuk menyatukan cintanya dengan sang pujaan hati.
tepat nanti setelah acara wisuda hafida acara pernikahan akan dilangsungkan semuanya sudah dipersiapkan matang matang bahkan dia juga sudah menyiapkan rumah untuk dia tinggali bersama hafida nantinya.
ada yang masih ingat dengan mira? mantan istri azzam dia sudah keluar dari penjara dan dia juga sudah mendengar kabar jika azzam akan segera menikah dengan hafida.
awalnya ia sangat berambisi bisa bersatu lagi dengan azzam namun sepertinya sudah tak bisa lagi dia sudah menyadari semua kesalahannya.
dirinya berjanji dalam hatinya untuk tak mengulangi apa yang pernah dia lakukan dimasa lalu dirinya sudah mengikhlaskan azzam mungkin memang benar mereka bukan jodoh.
" sayang selamat ya atas kelulusan kamu ". ucap mama ranty pada kedua putrinya
" makasih mah ini semua juga berkat dukungan dari mama juga papa, iya kan fi ". ucap rasya
" iya, yang dikatakan rasya benar ". ucap hafida menyetujui kata kata saudarinya
__ADS_1
" oh iya sayang kapan acara wisuda kalian ". tanya papa hendra
" satu minggu lagi pa ". ucap hafida
" ya sudah nanti sore kita berkunjung ke pesantren calon besan untuk membahas rencana pernikahan hafida ". ucap papa hendra
" yeeyy akhirnya jadi nikah juga kamu fi berarti bentar lagi aku jadi tante dong ". ucap rasya heboh sendiri
" nanti kalau udah sah, langsung bikin baby yang banyak ya fi ". lanjut rasya
" kamu bikin aja sendiri sya ". ucap hafida sambil tertawa kecil
" ishh mau bikin sama siapa juga calon aja kaga punya ". cebik rasya
" haha kan ada alvin tuh kasian tau dia ngejar ngejar kamu dari dulu tapi kamu cuek bebek sama alvin ". ucap hafida sambil tertawa kecil
" udah deh jangan bahas alvin sebel tau ". ucap rasya sambil mengerucutkan bibirnya
ya sudah 2 tahun ini alvin mengejar ngejar rasya tapi tak tak kunjung membuat rasya membuka hatinya untuk alvin namun alvin tak kenal menyerah ia akan terus berjuang sampai rasya mau menerimanya.
sedangkan rasya ia benar benar kesal pada alvin yang selalu mengintilinya dia benar benar risih dengan itu padahal dia sudah berusaha untuk mendiamkan laki laki itu namun bukannya mundur alvin malah semakin gencar mengejar rasya.
suara bel rumah membuyarkan lamunan rasya dengan langkah malas ia membuka pintu siapa sih siang siang bolong begini yang datang dan saat membuka pintu ternyata tamunya adalah alvin mendadak wajah rasya menjadi berubah kesal.
dari mana laki laki ini tahu alamat rumahnya apa jangan jangan dia mengikuti dirinya sampai rumah sedang alvin ia hanya cengar cengir saat dilihat oleh rasya.
" assalamualaikum bebeb rasya ". ucap alvin dengan gayanya yang menurut rasya sangat menyebalkan
" Wa'alaikumsalam ". ucap rasya
" ngapain sih lo kemari dan apa lo bilang bebeb bebek gue bukan pacar lu ya dan lu tau dari mana rumah gue lu pasti
nguntit kan ". cerocos rasya
" emang bebeb rasya bukan pacar alvin tapi calon bidadarinya alvin ". ucap alvin dengan pede nya
" aahhhh tau terselah lu deh ". teriak rasya frustasi
__ADS_1
" loh sayang dia siapa kok gak disuruh masuk ". ucap papa hendra tiba tiba mengagetkan rasya
" bukan siapa siapa kok pah cuma orang nyasar aja ". ucap rasya
" saya calon menantunya om ". ucap alvin lalu mencium punggung tangan papa hendra yang nampak kebingungan
" wahh anak papa ternyata diam diam sudah memiliki calon suami rupanya ". ucap papa hendra lalu mengajak alvin masuk
sedangkan rasya ia menatap alvin dengan tajam ia benar benar kesal dengan laki laki itu sedang alvin ia malah memberikan ciuman jauh untuk rasya membuat rasya bergedik ngeri.
rasya lalu pergi ke kamar hafida dia tak mau bertemu dengan alvin jika ia bertemu dengan laki laki itu rasanya kepalanya seperti ingin pecah mendengar semua ucapan alvin
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
haii author balik lagi nih duh ga kerasa ya hafida sama azzam udah mau nikah aja dan semoga rasya segera nyusul ya sama alvin
oh iya author mau ngingetin lagi nih jangan lupa buat mampir di karya author yang lain ya
__ADS_1
dibalik pernikahanku
yuk langsung dikepoin