Sebuah Takdir (Revisi)

Sebuah Takdir (Revisi)
END


__ADS_3

cukup lama mereka berada disana mencari cari oleh oleh yang pas untuk keluarga, setelah mendapat yang pas mereka lalu segera membayarnya lalu kembali ke penginapan.


sampainya di penginapan mereka berdua langsung membereskan semua barang barangnya ke koper.


setelah itu mereka langsung istirahat setelah lelah seharian penuh mencari oleh oleh untuk keluarganya.


pagi hari ini mereka akan pulang dari sini,mereka akan pergi ke bandara segera.


perjalanan menuju ke bandara mungkin sekitar 30 menit kurang lebihnya, sampainya disana mereka langsung ke pesawat.


sepanjang perjalanan kali ini mereka berdua tertidur lelap, karena saling lelahnya kemarin mempacking barang barang juga oleh oleh.


hingga pengumuman dari pramugari jika pesawat akan segera mendarat mereka pun terbangun dari tidurnya.


disana mereka sudah dijemput oleh seluruh keluarga mereka langsung bergegas untuk pulang ke rumah.


Rasya lalu memberikan oleh oleh yang dia beli saat itu di Lombok,setelah itu dirinya juga Alvin pergi ke kamar untuk beristirahat.


" Oh iya ini oleh oleh buat kalian semua ". Ucap Rasya sambil memberikan oleh olehnya


" makasih ya nak ". Ucap mertuanya


" terimakasih sayang ". Ucap Mama Papanya


" dan ini spesial buat kamu fi, karena kamu itu bener bener berarti buat aku ". Ucap Rasya seraya memberikan oleh olehnya itu


" makasih ya sya aku suka ". Ucap Hafida


" iya sama sama, yaudah aku ke kamar dulu ya mau istirahat ". Ucap Rasya


**


tak terasa kini usia kandungan Hafida sudah memasuki sembilan bulan berarti sebentar lagi dirinya akan melahirkan.


dia juga suaminya sudah tak sabar untuk menunggu hari itu, dimana sang buah hati mereka berdua akan lahir ke dunia ini.


menurut perkiraan dokter sih, kemungkinan minggu minggu ini dirinya akan melahirkan.


dia mengusap lembut perut yang telah membuncit ini sesekali dirinya meringis, saat sang calon buah hatinya tengah menendang nendang perutnya.


tak terasa air matanya menetes bahagia dia sungguh tak sabar menunggu hari itu tiba.


" sayang kenapa kamu menangis ? ". Tanya Azzam


" aku cuma bahagia mas, karena sebentar lagi buah hati kita akan lahir ke dunia ". Ucap Hafida seraya memeluk suaminya


" aku juga gak sabar menunggu hari iti tiba sayang ". Ucap Azzam


" ya sudah ,kamu sekarang tidur ya ini sudah malam ". Lanjut Azzam sedang Hafida hanya menganggukkan kepalanya


Hafida lalu mulai memejamkan matanya sesekali dirinya menggerakkan tubuhnya pelan mencari posisi yang nyaman.


tepat ditengah malam dirinya terbangun dari tidurnya karena merasakan sakit yang amat pada perutnya dia mengelus lembut perut buncitnya sembari menahan rasa sakit.

__ADS_1


pinggangnya bahkan serasa seperti akan patah, dirinya lalu mencoba untuk membangunkan suaminya itu dengan mengguncang guncang tubuhnya pelan.


" mas,, mass bangun ". Ucap Hafida sembari menggoncang pelan tubuh Azzam


" hah, iya ada apa sayang tumben tengah malem kamu bangunin aku ". Ucap Azzam sembari mengusap usap matanya yang masih terasa berat itu


" mas perut aku sakit banget, kayanya aku mau melahirkan deh ". Ucap Hafida sembari meringis menahan sakit


" ya allah sayang, yaudah kamu tunggu sebentar ya mas mau nyiapin mobil dulu ". Ucap Azzam lalu bergegas menyiapkan mobilnya


setelah mobil siap dia langsung kembali ke kamar istrinya untung saja, sejak kandungan Hafida mulai membesar mereka memutuskan untuk pindah kamar dibawah jadi saat akan melahirkan seperti ini tak perlu naik turun tangga.


dia menggendong tubuh Hafida dengan hati hati lalu menurunkannya dikursi mobil dengan hati hati setelah itu Azzam kembali masuk ke rumah meminta Bik Rumi menyiapkan semua keperluan Hafida.


" bik, bik rumi ". Panggil Azzam


" iya den, ada apa ". Ucap Bik Rumi dengan tergopoh gopoh


" itu bik, tolong bereskan perlengkapan melahirkan istri saya ya karena Hafida mau melahirkan ". Ucap Azzam dengan wajahnya yang nampak panik


" iya den tunggu sebentar ". Ucap Bik Rumi


" iya bik, saya tunggu dimobil ". Ucap Azzam


dirinya lalu segera ke mobil untuk menemani sang istri dia menggenggam lembut tangan istrinya itu sesekali dirinya mengusap perut buncit Hafida.


karena saking paniknya dia sampai tak menghubungi yang lain,Azzam lalu segera menelpon mereka untuk segera menuju ke rumah sakit .


tak lama Bik Rumi keluar dengan tas berisi semua perlengkapan bayi,Azzam lalu segera melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit.


tak lama dari itu semua keluarga sudah sampai dirumah sakit.


" Zam gimana keadaan istri kamu? ". Tanya Umi


" ini masih di cek dokter mi ". Ucap Azzam


" kamu sabar ya tunggu dokter keluar ". Ucap Umi


" dengan suami ibu Hafida? ". Tanya Suster


" iya Sus,saya sendiri ". Ucap Azzam


" mari pak masuk untuk menemani istri didalam karena bu Hafida sebentar lagi akan melahirkan ". Ucap Suster


dirinya langsung masuk ke ruangan bersalin dan menggenggam erat tangan istrinya itu, dokter pun mulai memberikan aba aba untuk mulai mengenjan.


keringat mulai membasahi tubuh Hafida, Azzam dirinya benar benar tak tega melihat istrinya ini menahan rasa sakit.


oekk oekkk oeekk


bayi mereka pun lahir Azzam benar benar bahagia dia sampai menetaskan air matanya karena saking bahagianya tak berapa lama dari itu lahir kembali bayi kedua Hafida.


Azzam benar benar bahagia sekali karena mendapat dua bayi sekaligus, sedangkan yang lainnya diluar langsung mengucap syukur saat mendengar suara bayi dari ruangan bersalin.

__ADS_1


kedua bayi mereka pun dibawa Suster untuk dibersihkan terlebih dahulu, Azzam berkali kali mencium kening istrinya karena saking bahagianya.


" sayang, terimakasih terimakasih karena sudah melahirkan buah hati kita ". Ucap Azzam bahagia


" iya mas ini,dan dimana anak kita? ". Tanya Hafida dengan nafas yang masih terengah engah seusai melahirkan


" masih dibersihkan oleh suster ". Ucap Azzam


" selamat ya pak bayinya lahir dengan selamat bayi pertama berjenis kelamin laki laki sedang yang kedua perempuan silahkan di adzani dahulu setelah itu diberikan asi ya ". Ucap Suster sembari menyerahkan bayi pertama mereka


" terimakasih Sus ". Ucap Azzam


setelah mengadzani bayi pertama mereka sekarang gantian yang satu lagi, setelah itu kedua bayinya diberikan asi sebentar setelah itu mereka yang ada diluar masuk ke dalam ruangan.


" apa ini cucu umi dan abi Zam? ". Tanya Umi sedang Azzam hanya mengangguk


" ya allah fi, jadi anak kamu kembar aku bener bener gak nyangka selamat ya ". Ucap Rasya sembari mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit


ya dirinya memang sekarang tengah hamil,anak pertamanya dengan Alvin.


" Selamat ya sayang, sekarang kamu sudah menjadi seorang ibu ". Ucap Mama Ranty


" Oh iya, zam kamu akan kasih nama mereka siapa? ". Tanya Abi


" aku akan beri nama Adzriel Atha Shakeil untuk putraku dan untuk putriku aku akan memberikan dia nama Adeeva Bahira Zhafrah ". Ucap Azzam


" aku suka mas dengan namanya ". Ucap Hafida sambil mencium gemas Putra putrinya


" ayah, ibu lihatlah sekarang cucu kalian sudah lahir mereka sangat tampan juga cantik bukan aku berharap semoga kalian tenang disana ". Batin Hafida


Kini kebahagian mereka telah lengkap dengah lahirnya kedua putra putri mereka, bahagia itu yang mereka rasakan.


setelah berbagai rintangan kerikil tajam yang mencoba untuk menggoyahkan dinding pertahanan mereka berdua, namun mereka tetap sabar dalam menghadapi kerikil kerikil yang mencoba untuk menghancurkan rumah tangga mereka berdua.


dan sekarang sudah mereka bisa hidup dengan damai apalagi dengan lahirnya kedua baby twins mereka.


rasa bahagia menyelimuti perasaan keluarga ini harapan mereka kelak anak mereka nanti akan menjadi putra putri yang sholeh sholehah dikemudikan hari.


END


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


duh udah gak kerasa ya udah tamat aja, dan juga mohon maaf jika endingnya mungkin tak seperti yang kalian bayangkan dan juga terimakasih atas dukungan kalian semua.


tanpa dukungan kalian author mungkin tidak akan sampai disini, author sengaja untuk segera menamatkan novel ini karena hari senin tanggal 22 author sudah ujian kelulusan.


doakan author ya semoga ujiannya lancar dan mendapat nilai yang memuaskan sekali lagi terimakasih atas semua dukungan kalian sampai jumpa di novel author yang lain.


kalian bisa mampir dinovel author yang lain ya


Dibalik Pernikahanku


jangan lupa buat kepoin juga dukung author ya

__ADS_1


salam hangat dari author ❤


__ADS_2