Sebuah Takdir (Revisi)

Sebuah Takdir (Revisi)
bab 30


__ADS_3

setelah menemukan bukunya ia pun langsung pergi ke kasir untuk membayarnya begitu juga dengan lia ia juga sudah menemukan buku yang pas


" loh zam ini siapa " tanya sang pemilik toko buku


" saya istrinya " saut mira dari belakang azzam


" oh sudah nikah toh selamat ya zam semoga langgeng sampek kakek nenek " ujar pemilik toko


sedang mira yang mendengarnya sangat bangga karena menjadi istri azzam dan dia yakin jika wanita yang ada dibelakangnya sedang menahan cemburu


yang dia maksud adalah hafida namun orangnya saja hanya biasa saja dan hafida pun segera membayar buku yang ia beli dan pergi membeli makanan setelah itu bergegas ke panti


dipanti


mereka berdua sudah disambut oleh para anak anak panti mereka sangat antusias melihat kedatangan hafida ya karena juga hafida sudah lama tak menengok ke panti


" assalamualaikum adik adik " ucap hafida dan lia dengan ramahnya


" Wa'alaikumsalam kak " ucap anak anak panti


" oh iya nih liat kakak ada sesuatu buat kalian" ucap hafida


" satu satu ya jangan berebutan " ucap lia


" terimakasih kak " ucap mereka semua


" sama sama " ucap lia juga hafida


mereka pun pergi ke belakang untuk menemui bu siti


" eh nak fida " ucap bu siti lalu mempersilahkan mereka berdua untuk duduk


" ini siapa fi " tanya bu siti


" ini temen saya bu " ucap hafida


" oh iya bu saya minta maaf karena lama gak kesini dan ini ada uang untuk kebutuhan anak anak " lanjut hafida


" iya nak gak papa kok " ujar bu siti


" oh iya bu kira kira apa anak anak ada yang sudah cukup umur untuk sekolah " tanya hafida


" oh ada nak beberapa " ujar bu siti


" kalau begitu segera dimasukkan sekolah saja bu " ujar hafida

__ADS_1


" baik, nak " ucap bu siti


sedang lia ia menatap hafida kagum hatinya benar benar mulia mereka pun memutuskan untuk pulang takutnya nanti kemalaman


mereka pun berpisah didepan rumah hafida langsung bergegas untuk masuk


" assalamualaikum ma " ucap hafida


" Wa'alaikumsalam kamu dari mana sayang " tanya mama ranty


" aku dari panti ma kalau begitu aku ke kamar dulu ya " ucap hafida


sesampainya dikamar ia langsung membersihkan tubuhnya lalu bersiap untuk sholat karena sudah masuk waktu sholat


dipesantren


sesampainya disana azzam langsung mengangkat buku bukunya dan segera membawanya ke perpustakaan sedang dengan mira masih setia mengikuti azzam


sebenarnya azzam risih tapi dia hanya bisa diam dia tak mau jika harus berdebat dengan mira


sesampainya di perpustakaan azzam langsung meletakkannya dimeja lalu ia pamit untuk ke rumah


ia langsung menuju kamarnya dengan diikuti oleh mira azzam segera membersihkan tubuhnya dan bersiap untuk pergi ke masjid


sedang mira ia sholat dirumah sepulangnya dari masjid azzam langsung bersiap untuk mengajar santri santri


azzam pulang setelah sholat isya' saat ia membuka pintu kamarnya mira terus menatapnya dia hanya menggedikkan bahunya saja


" kamu dari mana saja mas " ucap mira sembari menghampiri azzam


" aku tadi harus mengajar anak anak jadi aku pulang seusai isya' " ujar azzam


" bohong! kau pasti menemui wanitu itu kan " tuduh mira


" aku tak menemui wanita lain aku tadi mengajar anak anak santri jangan menuduhku yang tidak tidak " ujar azzam sembari menahan emosinya agar tak terpancing


" aku tak percaya " ujar mira lalu pergi keluar kamar sedang azzam ia terus mengucap istighfar


mira pun pergi untuk menemui umi ia ingin mengatakan jika tadi azzam keluar menemui wanita lain


" mi " panggil mira


" iya ada apa " ucap umi


" mas azzam mi " ucap mira

__ADS_1


" iya azzam kenapa " tanya umi


" mas azzam tega bertemu dengan wanita lain dibelakangku saat sitok buku dia juga sempat berbicara dengan wanita itu " adu mira


" apa kau yakin " tanya umi yang nampaknya ragu


" aku yakin mi " ucap mira


" ini ada apa " tanya abi yang baru saja datang


umi pun menceritakannya pada abi sedang abi nampaknya ia tak percaya dengan semua itu abi pun pergi ke kamar azzam untuk menanyakan hal itu


tok tok tok


" zam abi boleh masuk " pinta abi


" iya bi masuk saja " ujar azzam


" ada apa bi " tanya azzam bingung


" Gini istri kamu tadi cerita kalau kamu keluar menemui wanita lain apa itu benar " ucap abi


" gak kok bi tadi azzam mengajar anak anak kalau tak percaya tanyakan saja pada bang lukman


" abi percaya kok sama kamu ya sudah abi keluar dulu " ucap abi keluar kamar


mira pun masuk ke kamar ia duduk disamping azzam seolah olah tak terjadi apa apa sedang azzam ia berniat bertanya namun ia urungkan


dirumah hafida


seusainya ia sholat hafida langsung pergi ke dapur membantu mamanya untuk memasak karena hari ini mamanya sangat sibuk jadinya baru sempat untuk masak


setelah berputar dengan peralatan dapur akhirnya makanannya sudah siap hafida lalu menaranya dimeja dan dibantu oleh mbok minah


mereka pun makan malam bersama dengan tenang seusainya makan ia langsung membereskan piring piring kotornya lalu membawanya ke wastafel untuk dicuci


setelah itu ia menemui mamanya yang sedang menonton tv ia ingin mengatakan tentang rencananya untuk memasukkan anak anak panti ke sekolah


" ma " panggil hafida sembari duduk disamping mamanya


" iya ada apa " tanya mamanya


" begini anak anak panti kan sebagian sudah ada yang umurnya cukup untuk sekolah jadi fida mau masukan mereka sekolah apa boleh" tanya hafida


mamanya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya hafida pun memeluk mamanya senang

__ADS_1


ia pun langsung pamit untuk pergi ke kamar lalu bersiap siap untuk tidur tak lama ia sudah terlelap dalam tidurnya


__ADS_2