
Laila tak mendengarkan sama sekali apa yang dijelaskan oleh Azzam namun dia sibuk memandangi wajah tampan sang ustadz.
Karena merasa risih dipandangi oleh Laila Azzam pun menegurnya agar lebih fokus ke pelajaran.
Namun sepertinya Laila tak memperdulikannya tetap saja ia mengulanginya lagi dan lagi.
"Laila, kamu mendengarkan penjelasan saya atau kamu keluar dari kelas saya" ucap Azzam.
"Maaf ustadz" ucap Laila sambil menundukkan kepalanya dan Azzam pun kembali melanjutkan penjelasannya.
"Baiklah untuk pr nya kalian kerjakan hal 53 wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap Azzam
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap serentak para santri setelah itu Azzam pun bergegas kembali kerumah.
Tiba tiba saja ada yang menepuk bahu Hafida tentu saja ia kaget dia pun mengucap istigfar ternyata bosnya ahh membuat jantungnya serasa mau copot saja dia pun mengelus elus dadanya pelan.
"Ehh ada apa bu" tanya Hafida pada bosnya.
"Gpp kok Fi, kamu jam segini udah datang apa tidak kuliah?" tanya bu Dina.
"Kebetulan hari ini kelas siang" jelasnya.
"Hmm begitu" ucap bu Dina
"Saya salut sama kamu Fi, bisa bekerja sambil kuliah" lanjut Bu dina.
Hafida hanya tersenyum tipis dan rupanya ada yang tak suka dengan lontaran pujian yang diperuntukkan kepada Hafida.
Siapa lagi jika bukan Mela entah mengapa ia sangat tidak menyukai Hafida.
__ADS_1
Ia merasa jika Hafida ingin merebut perhatian bosnya dan dia tak mau itu terjadi setelah bosnya pergi ke ruangannya ia kemudian menghampiri Hafida dan memberikan sebuah gertakan.
"Heh lo tuh cuma anak baru jadi jangan sok rajin didepan bu Dina,lu kaya gitu biar dipuji hah?" ucap Mela.
"Cihh, sok sok an kuliah padahal cuma pelayan cafe paling juga nanti putus ditengah jalan" cibir Mela.
Hafida hanya tersenyum lalu memilih untuk pergi daripada memicu pertengkaran.
"Dasar sialan, liat aja gue bakal bikin lo ditendang dari cafe ini" gumam Mela dengan senyum liciknya.
Hafida ia tampak termenung, sungguh dia tak mengerti apakah salahnya sehingga Mela membencinya.
Hafida menggelengkan kepalanya pelan lalu segera bersiap menyelesaikan pekerjaannya.
Azzam dia tengah bersiap untuk mengantarkan kakaknya belanja,setelah siap ia segera menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang tak perlu membutuhkan waktu yang lama mereka pun sampai dipusat perbelanjaan Azzam kemudian mengikuti kemanapun kakaknya pergi.
"Kak mau kemana dulu?" tanya Azzam.
"Oh baiklah memangnya kapan kakak pulang?" tanya Azzam.
"Kemungkinan besok" saut Maulida seraya memilih baju yang cocok.
"Secepat itukah?" tanya Azzam.
"Ya mau bagaimana lagi kan suami kakak juga harus bekerja kapan kapan kakak bisa berkunjung lagi bukan" ucap Maulida sedang Azzam hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah berkeliling cukup lama akhirnya kegiatan berbelanja hari ini selesai.
Azzam segera melajukan mobilnya untuk pulang karena ia sudah cukup lelah mengikuti kakaknya yang sangat antusias mencari oleh oleh untuk dibawa pulang ke bandung.
__ADS_1
Dipesantren
Maulida dan Azzam pun sampi dipesantren setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit.
"Assalamualaikum umii" ucap Maulida dan Azzam berbarengan.
"Wa'alaikumsalam gimana sudah dapat oleh olehnya?" tanya umi Rohimah
"Alhamdulillah sudah umi kalau gitu Ida ke kamar dulu" ucap Maulida
"Iya kamu istirahat besok kan harus menempuh perjalanan yang jauh" ucap umi Rohimah Maulida hanya menganggukkan kepalanya seraya menuju kekamarnya.
Akhirnya semua pekerjaan Hafida telah selesai sekarang dia tengah bersiap untuk berangkat menuju ke kampusnya.
Dia segeea mengganti bajunya dan pergi berangkat karena taxi yang dia pesan telah datang.
Sampainya dia langsung bergegas menuju ke kelasnya.
Usai dengan kegiatan kampusnya dia langsung bergegas untuk pulang.
"Assalamualaikum, ma" ucap Hafida sambil mencium tangan mamanya.
"Wa'alaikumsalam sayang sudah pulang sekarang kamu mandi trus siap siap solat lalu kita makan malam bersama" ucap mamanya sambil tersenyum kearahnya.
"Iya ma, maafin Fida ya karena pulang telat jadinya ga bisa bantuin mama masak buat makan malam" ucap Fida yang terlihat menyesal.
"Ah iya sayang gak papa kok sudah kamu bersih bersih sana bauu asemm " ucap mamanya sambil tertawa kecil.
"Ihh mama Fida wangi kok" ucap hafida dengan wajah cemberut.
__ADS_1
"Iya sayang iya anak mama wangi dah sana" ucap mamanya.
Hafida segera pergi mandi seusainya ia melaksanakan solat kemudian dia makan malam bersama mamanya.