
" iya mas dulu aku ngediriin panti karena aku kasihan lihat anak anak yang masih usia sekolah itu harus bekerja apalagi dengan kondisi tempat tinggal yang tak layak ". jelas hafida
" ya allah baik banget sih istriku mas gak salah deh jadiin kamu istri ". puji azzam
" udah deh mas gak usah muji muji mending kamu mandi sekarang aku tunggu dibawah ". ucap hafida sembari mendorong pelan punggung sang suami
" iya sayang gak sabar banget sih ". gemas azzam seraya memberikan ciuman diseluruh wajah sang istri
setelah itu azzam langsung masuk kedalam kamar mandi sedangkan hafida ia hanya menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum simpul.
itu memang kebiasaan azzam yang selalu mencium dirinya entah itu disaat tak ada orang maupun didepan orang orang banyak.
dirinya lalu beralih membuka lemari pakaian dan mengambilkan baju ganti untuk azzam lalu meletakkannya ditepi ranjang setelah itu ia beranjak turun ke bawah.
tak lama setelah hafida pergi pintu kamar mandi terbuka azzam lalu segera memakai pakaian yang telah disiapkan oleh hafida tadi lalu segera menyusul hafida yang sudah dilantai dasar.
" sayang yuk berangkat ". ajak azzam sembari berjalan ke arah hafida
" kita ke rumah mama dulu ya mas, tadi aku telpon rasya katanya dia mau ikut sama alvin ". jelas hafida
" ya sudah, tapi nanti kita mampir beli makanan ya buat sarapan bareng disana ". ucap azzam
" boleh mas didepan sana ada deh kayaknya tempat makan yang enak ". ucap hafida
" ya udah yuk berangkat takutnya nanti kesiangan, jangan lupa kunci pintunya ya sayang ". ucap azzam
setelah mengunci pintu rumahnya hafida lalu segera bergegas masuk ke dalam mobil, setelah itu azzam mulai melajukan mobilnya menuju rumah mama ranty.
tepat didepan tempat makan azzam menghentikan mobilnya sesuai arahan dari sang istri ,hafida lalu segera turun untuk memesan makanan sementara dirinya memilih untuk menunggu dimobil.
__ADS_1
cukup lama hafida datangnya karena kebetulan juga tempat makannya lumayan ramai,hafida lalu meletakkan box makanan itu dibelakang setelah itu ia kembali duduk disamping suaminya.
" mas, lama ya ". tanya hafida
" gak kok sayang, yaudah kita ke rumah mama sekarang kasian kalau rasya sama alvin nungguin kita ". ujar azzam seraya mulai menjalankan mobilnya
15 menit berlalu mereka akhirnya sampai dirumah mama ranty hafida dan azzam lalu turun dan menemui mama ranty juga papa hendra diruang tamu .
rasya langsung memeluk hafida erat lalu mengajaknya duduk disamping dirinya,mereka datang kebetulan saat ada calon mertua rasya yang tengah membahas semua persiapan pernikahan rasya yang hanya sekitar 1 bulan lagi akan digelar.
mereka dirumah mama ranty tak lama karena juga waktu sudah semakin siang mereka lalu langsung bergegas menuju ke panti, mobil azzam dan hafida ada didepan sedang alvin dan rasya mengikuti dari belakangnya.
mungkin kira kira perjalanannya sekitar 30 menit kurang lebih mobil mereka mulai memasuki halaman panti yang tak terlalu luas itu mereka lalu langsung turun tak lupa membawa box makanan yang dibeli tadi.
" assalamualaikum ". ucap mereka serempak
" iya bu, oh iya ini kami tadi beli makanan box untuk sarapan bersama ". ucap hafida
" ya allah terimakasih ya neng ". ucap bu siti
" iya bu sama sama ". ucap hafida
setelah itu mereka langsung membagikan box box makanannya kepada anak anak lalu mereka memakannya bersama mereka tersenyum bahagia melihat anak anak itu makan dengan lahapnya .
seusai makan bersama para anak anak mereka mengajak mereka bermain bersama, gelak tawa terdengar ramai diruang tengah panti senyum bahagia tercetak jelas diwajah para anak anak malang itu.
mereka sampai sampai tak sadar jika waktu sudah siang saja akhirnya mereka memutuskan untuk pulang setelah berpamitan dengan bu siti juga anak anak .
azzam lalu mulai melajukan mobilnya menuju ke rumahnya mungkin dari sini jaraknya sekitar 45 menit kurang lebihnya.
__ADS_1
sesampainya hafida langsung membersihkan tubuhnya lalu bersiap untuk sholat dhuhur berjamaah dengan sang suami setelahnya mereka makan pergi ke dapur untuk memasak makan siang bersama.
tapi bukannya cepat selesai kegiatan memasak hafida malah semakin lama karena azzam dia sama sekali tak membantu melainkan asik mengrecoki dirinya yang tengah memasak.
" mass, mending kamu duduk aja deh gak usah bantuin kalau kayak gini caranya ". kesal hafida
" tapi kan ini romantis loh sayang ". bantah azzam
" masss!!,nurut sama aku atau tidur diluar ". ancam hafida
" hmm yaudah deh daripada tidur diluar aku kan gak bisa tidur kalau gak meluk kamu ". pasrah azzam sembari mendudukkan dirinya dikursi sambil melihat wanita tercintanya memasak makan siang untuk dirinya
hafida hanya menggelengkan kepalanya saja sambil melanjutkan kegiatan memasaknya setelah matang dia langsung menghidangkannya.
" mas kamu mau pake apa ? ". tanya hafida
" apa aja, oh iya kita makan sepiring berdua yuk ". ucap azzam
" iya mas boleh sih ". ucap hafida
jadinya mereka makan siang sepiring berdua sambil saling menyuapkan makanan satu sama lain setelah habis hafida langsung mencuci bekas piring kotornya dan meletakkannya kembali ditempatnya.
keesokan harinya
hafida tak pergi ke kantor karena harus menemani rasya untuk fitting baju pengantin dia nanti akan berangkat langsung ke butik karena rasya sudah menunggu disana.
setelah suaminya berangkat dirinya juga langsung bergegas menjalankan mobilnya menuju ke butik dimana rasya sudah menunggu,butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai karena kebetulan juga jalanan agak ramai kali ini.
sampainya disana dia langsung mengahampiri rasya yang tengah menunggu dirinya ,mereka langsung masuk dan memulai fitting bajunya.
__ADS_1