
setelah sampai di bengkel Rafa membuka kembali pintu yang sudah ditutupnya tadi kemudian mempersilakan Yasmin untuk tidur di kamar tempat biasa ia istirahat "maaf Mbak saya tinggal dulu ya, pagi-pagi sekali nanti saya kembali lagi ke sini dan akan membawakan Mbak pakaian juga makanan, sepertinya Mbak sangat lapar tapi maaf ya mbak saya tidak bisa kembali lagi untuk saat ini, besok pagi-pagi sekali saja saya akan ke sini"ucapnya pada Yasmin karena ia sudah terlalu pagi untuk kembali ke rumahnya tidak biasanya Rafa kembali sampai sepagi ini.
"ya udah terima kasih ya kamu sudah memberikan tumpangan tidur di bengkel kamu ini."
"sama-sama Mbak, oh ya apakah akan saya kunci dari luar..? atau mbak yang kunci dari dalam..?" tanyanya pada gadis di hadapannya yang belum Rafa tahu siapa namanya.
"sebaiknya saya kunci dari dalam saja, mungkin besok kamu bisa kembali ke sini dan menggedor pintu agar saya terbangun dan membukanya."
" ya udah klo begitu saya mohon diri,"
" tunggu Apakah saya boleh tahu nama kamu, dari tadi kita bercakap-cakap tapi saling tidak kenalan." ucap Yasmin pada Rafa
"oh iya nama saya Raffa Mbak kalau mbak sendiri siapa namanya...?" Yasmine ingin namanya di ganti saja agar persembunyiannya tidak di ketahui oleh keluarganya.
" nama saya Putri panggil aja Puput, " hendak menyalami tangan Raffa tapi Raffa langsung menangkupkan kedua tangannya sendiri.
" salam kenal ya mbak. Raffa tinggal dulu ya mbak putri ,besok saya kembali lagi,"
" Hem ... iya, terimakasih atas bantuannya ya Raff."
*
karena acara sudah waktunya dimulai maka pak penghulu minta agar supaya pengantin berada di hadapannya untuk melakukan ijab Kabul akan tetapi papi dan mami Yasmin yang maju ke depan. semua tamu melihat pada mereka berdua kemudian papi Yasmin berdiri diantara mereka semua dan mengatakan penyampaian mohon maafnya atas batalnya pernikahan ini pada pak penghulu dan juga pada para tamu undangan.
__ADS_1
" mohon maaf bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dikarenakan Putri Yasmin dan juga Ananda Diki Nafiq Sanjaya tidak bisa menikah saat ini, mereka memutuskan pernikahan ini dibatalkan,." ucap papi Yasmin, tadi ia sudah mengatakan dan meminta maaf kepada pak Sanjaya bahwa Yasmin kabur dari rumah dan tidak ingin meneruskan pernikahannya dengan Diki, pak Sanjaya pun juga ikut senang akhirnya Diki tidak dipermalukan dan mereka tidak akan bisa menggunakan ancaman lagi pada keluarga Diki, karena bukan Diki yang membatalkan pernikahan tersebut melainkan dari pihak perempuan sendiri sesuai dengan keinginan Diki.
" kenapa tidak dibatalkan saja saat kemaren pak Yudi..? mengapa menunggu pas hari jadinya...?" ucap salah satu kolega bisnis nya pak Yudi.
" mohon maaf pak.karna tunangan putri saya kecelakaan dan menyebabkan ia koma lama, dan tidak bisa melaksanakan pernikahan ini sekarang." ucap pak Yudi tidak ingin mengatakan jika putrinya kabur.
" jadi apakah di lanjutkan nanti setelah tunangan putri Yasmine sembuh pak...?" tanya yang lain
" kita lihat nanti saja pak, soalnya ini adalah keputusan mereka berdua, untuk memutuskan membatalkan pernikahan ini."
" dan mari silahkan nikmati dulu hidangan yang disajikan, anggap saja ini adalah pesta ulang tahun pernikahan saya dan istri saya." ucap pak Yudi lagi.
akhirnya pernikahan itu batal dan surat kontrak itu juga batal. tidak ada lagi hubungan kontrak di antara keluarga Yasmine dan keluarga Diki.
"lalu siapa yang akan menjadi penerus keluarga Diningrat pa..? bukannya kakak dan juga adik belum mempunyai keturunan...?" tanya mami Yasmine, pada papanya
"jika dia tidak di temukan dalam satu bulan ini, dan sampai perutnya membesar aku tidak akan mengakuinya sebagai cucuku. biarkan saja semuanya saya berikan pada orang lain."
" baik pa,, kami akan mencari Yasmine keseluruh tempat, akan aku pastikan ia ketemu secepatnya.," ucap papi Yudi pada sang mertua.
" klo begitu kita akan mencari Yasmine bersama sama.kita tidak mungkin rela semua harta papa di berikan pada orang lain." ucap kakak mami Yasmine.
sedangkan di dalam ruangan sempit Yasmine meringkuk sendirian,ia tidak bisa tidur, karna ia takut berada di dalam ruangan yang sangat asing, apalagi sempit dan juga minim pencahayaan, ia mengingat kejahatan yang ia lakukan, ia menyuruh orang untuk percobaan pembunuhan terhadap tunangannya sendiri batapa jahatnya dia, " tapi sumpah kecelakaan itu bukan gue, gue hanya nyuruh Orang itu untuk nyulik Diki dan nyuruh agar membuat Diki tidak bisa kembali lagi kerumah keluarganya, sebelum gue menikah dengan adiknya." ampuni dosaku tuhan, jangan sampai ada pembunuh berantai seperti kata pemuda tadi" monolog nya berkataยฒ sendiri.
__ADS_1
Raffa juga sudah sampai di rumah ummi dan Abah, ia kemudian mengucapkan salam dan masuk kedalam rumah dengan rasa capeknya, seharian ia bekerja di bengkelnya dan baru kelar saat ini,
" baru pulang nak...?"
" enggeh ummi, baru selesai dan beres pekerjaan nya.." sambil menyalami tangan sang ummi.
" masuk dan istirahat dulu gih nak, jangan terlalu capek dan memaksakan diri nak. anggap pekerjaan yang kamu lakukan itu adalah sebuah hobi dan kesukaan mu saja, biar tidak terbebani nak."
" enggeh ummi, tadi karna ada pelanggan yang biasa ke bengkel Raffa dan minta tolong agar motornya bisa di pakai lagi pagi ini ummi. Raffa hanya sekedar menolongnya agar tidak kecewa dan motornya benar2 bisa di pakai lagi mi"
" ya udah sana istirahat dulu nak, pagi nanti ummi ingin ajak Raffa kerumah mas Adi, sudah kangen ummi sama masmu nak. padahal biasanya sudah terbiasa gak ketemu saat mondok dulu. "
" enggeh ummi mungkin karena mas Adi sudah punya istri jadi ummi kangen sama mas Adi juga istrinya, " ucap Raffa. ummi mengangguk
"ya udah Raffa masuk dulu ya ummi" pamit nya lagi.
"Hem,, iya nak"
ummi sudah bangun di setiap malamnya sekitar pukul 3 dini hari, seperti saat ini. beliau tadi akan melaksanakan sholat tahajud seperti malam malam sebelumnya, sedang Abah sudah terbiasa bangun terlebih dahulu sebelum ummi, pasti saat ini Abah berada di tempat biasanya, yaitu musholla di rumah ini.
sesampainya di kamar Raffa kembali ingat pada gadis yang saat ini ia suruh tidur di bengkelnya, Raffa sebenarnya merasa kasian untuk meninggalkannya sendirian, tapi ia lebih takut jika sang Abah memberikan nasihat dan peringatan agar tidak berhubungan dengan orang yang bukan mahram.
"apa dia sudah tidur yaaa...? gimana klo dia ketakutan disana sendirian...?" Raffa kepikiran tapi ia terlalu lelah dan mengantuk akhirnya ia terlelap setelah beberapa saat, dalam keadaan kepikiran gadis yang di tolongnya itu.
__ADS_1
hallo semuanya mohon dukungannya ya kakak2 semuanya. hari ini udah aku kasih boom up. kasih boom like juga ya kak๐๐๐๐