SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 63 KECELAKAAN


__ADS_3

Jika mereka saat ini sedang berbincang dengan hangat dengan para santri lain dipesantren masing-masing, tanpa ada sesuatu yang merasa terbebani dengan masalah perjodohan mereka, berbeda halnya dengan Alzam Fahreza sanjaya sahabat yang paling banyak berdedikasi terhadap ustdz Zafir,ia sangat sedih dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya juga mau di nikahkan oleh orang tua nya dengan putri dari partner bisnis mereka yang sudah bertunangan dengan kakaknya.karena mau menggantikan posisi sang kakak yang tidak bisa menikah dikarenakan saat ini kakak Alzam mengalami kecelakaan hingga mengalami kecacatan, sedangkan tunangannya itu tidak mau menikah dengan laki-laki yang cacat,dan keluarga Alzam sudah terikat kontrak dengan perusahaan mereka sebelumnya yang mana jika pernikahan itu batal maka mereka akan membuat bangkrut perusahaan orang tua Alzam yang bergerak di bawah kekuasaan mereka. "Pah..., kenapa harus di ganti Alzam...? bukankah Yasmine sudah tidak mau menikah..?"tanya Alzam yang tidak bersemangat karena sang papa sudah tidak respek padanya,dan dari tadi hanya berkali-kali mengatakan padanya agar bisa menggantikan posisi sang kakak.


"Alzam,..! bukannya sudah papa bilang jika Yasmin bukan tidak mau menikah,,!tapi tidak mau karena kakakmu sudah cacat...!,bukan berarti dia tidak mau menikah jika itu bersamamu..!" Ucap papa Alzam sarkas,ia bukan tidak merasa kasian pada anak bungsunyanya, tapi yang ia pikirkan jika perusahaannya bangkrut maka akan banyak nyawa orang lain yang terancam,disana banyak dari keluarga yang kekurangan yang ia pekerjakan bukan karena lulusan terbaik,tapi papa Alzam memang mengambil orangยฒ yang memang tidak mampu melanjutkan sekolah.namun mereka punya tujuan dan tekat yang kuat untuk bekerja dan menjadi orang yang sukses.


"Pah,tapi bagaimana perasaan kakak, setelah nanti ia sadar dari komanya..?"tanyanya masih memikirkan perasaan sang kakak, yang sampai saat ini belum bisa di pastikan kapan akan sadar dari komanya..


"Papah tau nak,tapi kehidupan orang banyak lebih berarti dari pada perasaan kakakmu zam.."


Ucapnya sangat sedih, mengingat putra pertamanya dalam keadaan masih koma dan juga kata dokter di nyatakan tidak bisa berjalan dengan normal lagi atau lumpuh seumur hidup.


"Tapi pah, berarti Yasmin bukan wanita baik kan...? seharusnya ia tidak akan langsung menolak kakak yang sudah bertunangan 2 tahun dan hanya sebulan lagi akan menikah.,jika ia wanita yang baik maka ia akan berusaha keras bagaimana agar kakak bisa berjalan lagi,lalu kenapa papa akan menikahkan Alzam dengan wanita seperti itu pah..?!"ucap Alzam memperjelas agar sang papa mau di negosiasi lagi.


"wanita mana yang mau menikah dengan orang yang cacat seumur hidup nak...?"sangat terlihat di wajah pak Sanjaya jika ia sangat sedih dengan kejadian yang menimpa sang anak pertama nya.


"tapi tidak ada yang tidak mungkin,jika kita berusaha keras pah.dan kata ustdz zafir Allah akan memberikan kesembuhan bagi orang yang benar benar ber usaha berobat di sertakan kesabaran dan keikhlasan kepada Allah,."ucapnya mengingat fatwa sang sahabat

__ADS_1


"kamu benar nak semua memang butuh kesabaran dan keikhlasan,namun dalam waktu satu bulan rasanya tidak mungkin untuk bisa sembuh , mengingat ke adaan kakakmu saat ini yang begitu parah, sedangkan pernikahan itu tidak lebih dari satu bulan lagi nak"


"pah,apa papa rela mengorbankan Alzam menjadi suami dari betina seperti Yasmine...?" Alzam bukannya tidak mau berkorban demi semua orang, namun jika masih ada cara lainnya ia tidak akan mau menikah dengan wanita yang menolak kakaknya sendiri karena sudah cacat.itu berarti dia hanya suka fisiknya saja, tidak mencintai kakaknya dengan sepenuh hati dan jiwanya.


"Tapi kontrak itu tidak bisa dirombak nak.kecuali dengan satu cara.."ucap sang papa kemudian, seperti datang sebuah jalan keluarnya.


"Apa itu pah...?Alzam akan berusaha bisa memenuhi syarat apapun caranya."ucap Alzam yakin,dari pada harus menikah dengan wanita jadi2an itu.


"Sebelum mereka memutuskan untuk menggantikan posisi kakakmu denganmu,maka kamu harus bisa menikah terlebih dahulu...hanya cara itulah yang tidak akan bisa bagi mereka untuk memaksamu menikah dengan putri Yasmine, karena putri Yasmine tidak bisa menjadi istri kedua,jika itu terjadi maka semua keluarga besarnya akan menentang keras" ungkap sang papa pada Akhirnya.


"Zam...kamu dengar kaan..., apa yang papa utarakan tadi...?"Alzam mengangguk dan terus memencet tombol di handphonenya.


"dengar kok pah"ucapnya bahagia


"Terus kamu mau hubungi siapa itu...?apa kamu sudah punya calonnya...?"tanya papa Sanjaya lagi, karena melihat sang anak sepertinya tidak sabar mau menghubungi pacarnya.

__ADS_1


"Hem,,belum pa...,Alzam mau hubungi ustdz Zafir dulu,buat pencerahan agar tidak terlalu pusing nih kepala pa...," Tetep menelpon tapi belum diangkat


"Apa hubungannya ustdz Zafir dengan ini...?ah kamu bikin papa tambah puyeng saja, papa pikir kamu nelpon pacarmu.."ucapnya


"ah Alzam belum punya pacar pah...,"mesih saja mengotak Atik handphone


papa Sanjaya akhirnya meninggalkan Alzam yang masih sibuk dengan handphone keluaran terbaru miliknya.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya telpon diterima dan disambut dengan suara salam yang sopan di sebrang sana,rupanya Alzam menelpon kerumah ustdz Zafir, yang dikiranya masih belum kembali kepesantren,. tapi ternyata ummi yang menerima nya dan bilang jika beliyau sudah berada di pesantren sejak 2 hari yang lalu.dan ummi menyuruh nya agar menelpon ke pondok saja jika ia ada perlu pada ustdz Zafir.


Alzam bukannya mencari calon istri yang akan dinikahi dadakan, malah ia sibuk untuk bersiap pergi ke pesantren attoyyibin untuk bertemu dengan ustdz Zafir sang sahabat,karna menurutnya jika menelpon ke pesantren tidak akan bisa sejelas bertemu langsung dengan orangnya.ia berniat untuk pamit dulu pada mama yang setiap saat selalu menunggu sang kakak sadar dari komanya.jiwa seorang ibu memang tiada bandingnya.seorang ibu tidak bisa mengatakan sakit karna untuk menutupi apa yang terjadi pada dirinya sendiri terhadap anak-anak nya, walaupun sebenarnya ia tidak sedang baik baik saja.selama beberapa hari ini mama Mita tidak sekalipun pulang kerumah,karna ia tidak ingin meninggalkan putranya sendirian di rumah sakit.padahal sudah Banyak yang berjaga,ada dua pembantu rumah tangga,ada pak supir dan pak satpam juga.namun mama Mita tetap tidak beranjak dari sana ,ia hanya di bawakan makanan dan juga pakaian ganti agar tidak menjadi sakit juga.sesampainya dirumah sakit, Alzam langsung menuju kamar tempat sang kakak dirawat,ia kemudian berpamitan pada mama Mita, "maa Alzam mau ke pondok ustdz Zafir dulu,mama jangan lupa makan dan istirahat ya..."ucapnya sambil menyalami tangan mama mita


"hati-hatilah nak,jangan ngebut,karna mama tidak ingin terjadi sesuatu apapun padamu, apalagi kakakmu belum juga sadar"


"iya mah...,tapi mama juga harus janji jika Mama mau beristirahat sejenak, walaupun tidak pulang ke rumah, setidaknya mamah tidur di kamar ini"lalu ia berangkat menuju ke pesantren attoyyibin.

__ADS_1


salam sayang semuanya.mohon dukungannya ya kak.jangan lupa like komen dan hadiah yang banyak ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


__ADS_2