
pagi ini sangat cerah secerah hati Syifa yang kini sudah bersiap untuk berangkat ke KUA tempat dimana ia akan di akad.sejak selesai sholat subuh tadi ia sudah di make up oleh perias pengantin ala kadarnya.bukan makeup artist ataupun makeup termahal,namun Syifa bersyukur meski hanya sederhana saja karena bukan ini yang membuat hatinya bahagia tapi karna ia telah tau siapa yang akan menikah dengannya hari ini.pria pujaan hatinya yang selalu ia rindukan sejak pertama kali bertemu dengannya,,.
"ya Allah terimakasih atas jodoh yang engkau kirimkan untuk hamba ya Allah. semoga beliau menjadi jodoh terbaik bagi hamba aamiin"ia berdoa sebelum berangkat,
kemudian mobil yang telah di sewa pak Suryo pun berangkat menuju lokasi, dan tidak banyak yang ikut ke KUA,karna besok mereka masih akan mengiring Syifa ke tempat resepsi ,disana hanya pak Suryo,Bu fat ,Eka ,2 tetangga yang sudah di anggap saudara oleh mereka dan Syifa sendiri.
berbeda dengan syifa yang saat ini sudah berangkat ke tempat acara,Ayra malah belum selesai di rias, karena Ayra mengunakan make up yang sedikit lebih mahal dari pada Syifa,ia di dandani bak seorang putri raja,katanya semua yang telah menyiapkan dari segala macam kebutuhan sampai pada makeup semuanya dari pihak laki-laki.lokasi KUA memang lebih dekat dengan tempat Ayra dari pada dari tempat Syifa,jadi Ayra masih punya banyak waktu untuk menyelesaikan makeup nya ,namun sebelum ia selesai dengan ritual nya handphone nya berdering, iapun meminta bantuan kepada periasnya untuk menerima panggilan itu,karna tangannya kini juga sudah di hias.dan tertera disana nama kontak 'adiknya syifa '
"ya hallo assalamu alaikum"
"wa alaikum salam, Ay...,,.. akhirnya aku akan ketemu kamu lagi Ay...,maaf ya kemaren gak sempat ngasih kabar..Oya gimana apa kamu sudah siap...?" terdengar sekali jika sahabat nya itu sangat bahagia saat ini,dari suaranya yang khas Ayra bisa mengenali sahabat nya itu saat ia bersedih ataupun saat sedang bahagia
"Alhamdulillah sudah hampir selesai faa.dan maaf juga karena aku tidak sempat ngabari juga kemaren., sebenarnya aku sudah menelepon ke nomor ini,tapi selalu saja sedang dalam panggilan lain."
"emm,,begitu yaaa...?" berpikir mungkin waktu ia bertelponan dengan sang tunangan "ya udah lanjutkan lagi di riasnya Ay...sampai ketemu di KUA yaa.. sahabatku..." Ayra benar-benar yakin jika sang sahabat itu sedang dalam keadaan yang gembira
"heem,, sepertinya kamu sangat bahagia faa,,apa terjadi sesuatu yang tidak aku tahu...?"Ayra masih ingin tau
"ah...,, biar nanti saja aku ceritakan Ay...,,daa... assalamu alaikum"Syifa kesusu menutup telepon sebelum di jawab sahabatnya itu.ia malu sendiri , sepertinya ia akan banyak bercerita nanti saat sudah selesai acara.karna saat ini ia berada dalam perjalanan menuju ke lokasi.
"cie....yang lagi berbunga-bunga hatinya..."Eka yang sejak tadi memperhatikan gerak gerik dari kakaknya itu, langsung memilih menggodanya.
"apa sih dek..?"
"cie... sebentar lagi bakalan ketemu sama pengeran berkuda putih nih yaa..kikikiiiki" ekatak berhenti menggoda sang kakak yang pipinya merona karna malu
__ADS_1
"udah dong Eka...masak kakaknya di gangguin terus nak.."ucap Bu fat yang kasian melihat wajah Syifa sudah seperti kepiting rebus siap santap
"enggak papa kok buk,,"ucap Syifa
"gak papa kok buk, sebentar lagi mbak ifa ,udah akan jadi milik suaminya,kapan lagi kaan...Eka bisa godain mbak.."
"sudah ,sudah hampir nyampek,jangan terlalu banyak bergurau dan tertawa, agar tidak menjadi gelap hatinya."pak Suryo menasehati sang putri agar tidak terlalu banyak dalam bercanda.
Kini Ayra sudah selesai dengan semua nya,dan sudah siap di antar ke tempat acara.semua para sepupunya berkumpul di luar rumah,menyambut kedatangan Ayra yang sedang di rias, mereka semua akan ikut ketempat di mana Ayra akan di akad , mereka semua sangat penasaran dengan calon suami Ayra itu,
"woah.... wow......,, pengantin wanita lebih cantik dari yang kita kira.." Bi Maria langsung memuji sang ponakan yang memang tampak sangat cantik,anggun,elegan dan menawan.
"benar sekali ma.., zahira memang begitu memukau."Lisa menanggapi ucapan sang mama, rupanya Lisa sudah datang seja dari tadi malam
"Raa...ini beneran kamu...?"Rania juga kaget, sepupunya itu tidak pernah memakai make up,dan selalu menyembunyikan wajah cantiknya,tapi penampilan nya kali ini benar-benar sangat sangat istimewa.
"diyah...,, diyah ...,,kenapa kamu selalu sinis jika menjawab,bikin hati jengkel saja" Mida ikutan kesal
"tau tuh Diyah, mungkin saja dia iri lihat kecantikan zahira.."Riya pun juga ikut bicara
"hiiiih,,, aku ...? iri... ? sorry la...yau...,,"
"sudah sudah kapan kita berangkat klo berdebat terus..?"Anwar kemudian terlihat mengapit Zahira sepupu yang paling pendiam di antara lainnya.ia mengajak semuanya untuk berangkat sekarang karna waktunya Akad sudah kurang setengah jam lagi.
*
__ADS_1
sedangkan Alzam juga ustdz Zafir sudah berada di lokasi.ustdz Zafir memakai kemeja putih dengan jas biru tua , sedangkan Alzam memakai kemeja biru dengan jas hitam dan di padukan dengan celana bahan senada.mereka bukan lagi terlihat tampan ,tapi sudah benar-benar membuat semua orang yang melihat terpukau dan melotot melihat wajah mereka yang di atas rata-rata.sangat tampan,keren,mapan dan sangat Perfect,
Syifa telah sampai 10 menit lebih awal dari pada Ayra.ia masih belum masuk menunggu sang sahabat sampai disana, sebentar kemudian rombongan Aura juga sampai di sana,Syifa dan Ayra hanya saling menangkupkan tangannya karna mereka tidak bisa berpelukan layaknya tidak di rias.syifa tersenyum dan memuji kecantikan sang sahabat , begitu pun Ayra juga pangling pada Syifa. lalu mereka pun langsung di arahkan ke dalam dan di suruh duduk di antara para wanita,di belakang penghulu ,.karna waktu sudah tepat.
sedangkan ustdz Zafir dan Alzam ada di depan penghulu di antara para pria,pak penghulu melihat pengantin wanita sudah hadir,iapun bertanya
"apa kalian sudah siap..?jika memang sudah siap mari segera di mulai, untuk pengantin pria silahkan sedikit maju kedepan."
ustadz Zafir dan Alzam sama sama maju, yang membuat para hadirin sedikit tersenyum dan merasa agak lucu dengan kecanggungan mereka,
tapi mereka berdua membuat heboh ,, juga membuat semua para sepupu Ayra menjerit dan terbelalak seketika,
"hah..... appaa...!!! mereka berdua....???" Rania langsung menutup mulutnya agar tidak mengundang pandangan yang lain, padahal semua yang hadir di acara itu sudah melihat ke arahnya karna suaranya yang sangat nyaring tadi
"kita tidak salah tempat kan...?" tanya Mida
"ini tidak mungkin....tidak..." Diyah tidak percaya "kita pasti salah tempat" melihat pada sepupu yang Lain meminta dukungan. Diyah seakan tak terima jika itu benar salah satu dari mereka yang akan jadi suami Ayra..,,
"aku tidak percaya ini..."Riya ikutan berkomentar.
"apa ada yang salah...?"tanya pak penghulu yang mendengar suara riuh dan seperti banyak yang ricuh setelah dua pemuda tampan itu maju kehadapan nya.
"eh... tidak ada pak,ucap Abah yang memang sudah mengenal dan mengetahui besannya ada disana.iapun berpikir mungkin karena mereka tidak tahu yang mana menantu mereka. karna kericuhan itu sangat jelas dari pihak keluarga pak Joko.,dan pak Joko pun membenarkan jika tidak ada kesalahan.
" klo begitu siapa yang akan menikah lebih dulu...?"tanya penghulu., mereka berdua saling pandang dan ragu mau menjawab,karna keduanya sama-sama tidak tau pada calon mereka. meskipun Alzam pernah melihat syifa sebelumnya,tapi ia sudah tidak ingat , apalagi sekarang tertutup makeup.
__ADS_1
Hay....para reader semua,mohon maaf yaa,tadi othor gak bisa up karna lagi ada saudara yang meninggal,jadi masih takziah dulu.
dan maaf juga jika tidak memuaskan hati kalian.🙏🙏🙏 jangan lupa like ya kak.biar othor semangat 😘