
sejenak kita tinggalkan kehidupan ustdz Zafir dan AYRA dulu
***
kini bertambah guguplah Syifa di tanya kesiapannya oleh sang suami, padahal sebelumnya ia mengatakan siap bukan bermaksud untuk hal ini...namun karna ia berkewajiban untuk memenuhi haknya maka iapun mengangguk saat sang suami memegang dagu nya bertanya apakah sudah siap.sungguh pipinya merah bagaikan tomat yang sudah matang,Alzampun pertamanya hanya ingin menggoda sang istri saja, namun ia benar-benar tergoda karna kecantikan sang istri, memang cantik dan tampan itu relatif ,terlihat tampan atau cantik bagi seseorang yang sudah mencintai atau menerima kenyataan.?....
"sungguh istriku yang cantik ini sudah siap....?"Syifa sekali lagi mengangguk sambil tersenyum malu-malu mau.
karena saat itu mereka sudah sholat isyak maka Alzam langsung memeluk dan sesekali mencium bibir dan pipi istrinya karna sudah mendapatkan persetujuan dari sang istri.
".....ummm...mas.."Syifa sudah terbuai dengan segala apa yang di lakukan oleh suaminya pada seluruh badannya, mereka berdua saling memadu kasih di atas ranjang mereka,saling berbagi rasa yang melambung tinggi ke angkasa.
"tahan sedikit ya sayang, sakitnya tak akan lama kok..."Syifa mengangguk,riak riak Air mata mulai tumbuh,ia tidak menyangka bahwa malam pertama sesakit ini,tapi mengapa semua teman temannya selalu mengatakan malam pertama yang paling di nanti nantikaaan. 'allahumma jannibna syaiton wajanni bis syaitoni ma rozaktana' kini mereka sudah menyatukan raga mereka,. 'alhamdulillahilladzi kholaqo minal maa i basyaro waja'alahu nasaban wa syihro' mereka mengucapkan doa lagi setelah selesai dengan kegiatan mereka,
"sayang ...maaf,jika mas gak bisa menahannya...,mas terlalu bersemangat"ucap Alzam setelah ia berada di samping Syifa dan memeluknya erat,Syifa masih terlihat begitu kesakitan di wajahnya,namun ia tetap memaksakan diri tersenyum tidak ingin menampakkan pada suaminya itu,,"gak papa mas,nanti juga sembuh sendiri...Syifa ikhlas kok"
"terimakasih sayang"mengecup kening Syifa,lalu ia bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai dengan dirinya,ia menanyakan dulu pada sang istri,
"sayang apa kamu ingin ke kamar mandi..?"Syifa menggeleng,ia masih takut mau melangkah,ia dari tadi masih tetap terlentang tanpa bergerak sedikitpun dari posisinya,
"klo mau ...biar mas gendong sayang yuuk..,,"ajak Alzam,ia tau jika sang istri masih tidak takut untuk berdiri apalagi untuk berjalan. Alzam mengelus rambutnya dan sesekali mencium pipi syifa "maaf ya dik.,ini adalah pengalaman pertama kita,mas buta pengetahuan tentang ini,"ia merasa sangat bersalah karena telah menyakiti istrinya,bagi sebagian orang memang ad yang tidak faham sakitnya pertama kali melepas kepera-wanan ,namun ada juga yang begitu sangat faham, Syifa lagi lagi tersenyum,"sudah...mas tak perlu merasa bersalah,ini sudah kodrat wanita mas,...besok juga udah gak akan sakit lagi.." Syifa ingin sang suami tidak lagi menyalahkan dirinya,ia membelai pipi Alzam dan mengambil tangan suaminya itu lalu ia letakkan di pipinya sendiri.
"klo begitu kamu bersihkan diri dulu yaaa" ia langsung menggendong sang istri ,ia ingin sang istri merasa nyaman saat tidur, setelah menurunkan Syifa di kamar mandi ia keluar sebentar agar Syifa tidak malu dan ia langsung menarik seprei yang sudah mereka berdua kotori,terlihat di sana ada noda darah,ia tersenyum mengingat kembali percintaannya dengan sang istri tadi,ia menggantinya dengan yang baru.lalu setelah selesai iapun kembali ke kamar mandi dan menggendong sang istri lagi ke atas ranjang mereka
"sayang...apa besok kamu bisa berjalan...??apa kita batalkan dulu ke Jakartanya...???"
"tidak perlu mas,, besok pasti sudah sembuh,Syifa ingin segera mengenal keluarga mas..jadi tidak perlu di tunda yaaa.."
"tapi bagaimana jika itu....masih sakit...?dan belum sembuuh...?"
"Syifa yakin mas,....sudah yuk kita tidur biar besok langsung meluncur..."ia mulai menyadari jika seprei nya itu sudah di ganti
"mm...mas kenapa gak nunggu Syifa untuk ganti sepreinya ..?"sambil merebahkan tubuhnya di kasur empuknya itu
" cuma ganti saja mas juga tau kok sayang,kenapa harus nungguin kamu...?apalagi kamu kan masih sakiit.."Syifa sangat malu ..lagi lagi sang suami membahas tentang rasa sakitnya.
"ah iya sih mas, tapi lain kali biar Syifa aja yang ngerjakan tugas ini mas,ini sudah kewajiban Syifa sebagai seorang istri." Syifa terus saja berceloteh
"sayang hal hal kecil seperti ini,bisa kita kerjakan bersama sama,itupun jika Syifa mau membantu,karna semua pekerjaan bukan kewajiban seorang istri sayang, melainkan kewajiban suami termasuk juga mencari nafkah." ucapannya membuat Syifa melihatnya terhadap suaminya itu
"apa maksud Mas..? lalu apa kewajiban seorang istri... kalau semua pekerjaan kewajiban suami...??" tanyanya bingung karena ia mondok memang belum sampai pada bab nikah.
__ADS_1
"kamu hanya berkewajiban untuk mentaati dan mendoakan mas saja sayang. namun kata ustdz Zafir waktu mas bersama dengan beliyau di kamarnya,beliyau pernah mas tanya tentang masalah ini.kata beliyau ada 9 Ciri-Ciri Wanita Yang Akan Membawa Rezeki Buat Suaminya .
"apa itu mas...?"
"yang pertama Wanita yang taat pada Allah dan rasulNya.
Wanita yang taat pada suaminya.
Wanita yang melayani suaminya dengan baik.
Wanita yang berhias hanya untuk suaminya.
Wanita yang senantiasa meminta ridha suami atas dirinya,
Wanita yang menerima pemberian suami dengan ikhlas, berapapun pendapatan suaminya
__ADS_1
Wanita yang bisa menjadi partner meraih ridha Allah. bukan hanya berselancar di medsos
Wanita yang tak pernah putus berdoa untuk suaminya. " itulah yang beliyau katakan pada mas sayaang.
"MasyaAllah...semoga Syifa bisa menjadi wanita yang seperti itu ya mas,"
"aamiin.."
"tapi ngomongin ustdz Zafir, bagaimana yaa mereka sekarang..,? mereka kan tidak mengenal sama sekali.. mas,kata Ayra sih ia tidak tau sama sekali pada suaminya itu."
"itu benar sayang,tapi ustdz Zafir adalah orang yang sholeh,beliyau adalah sahabat dan juga guru mas,selalu memberikan kami nasehat yang baik,mas yakin Si istrinya itu pasti sangat bahagia puny suami seperti beliyau sayang."
"emm,iya mas,semoga kita semua bahagia.Aamiin. "
"sudah yuk.. ah bobok biar besok gak capek pas kejakartanya "
"Yuuuk...
akhirnya mereka berdua saling berpelukan dan memejamkan mata.mereka terlelap dalam tidurnya sambil saling memeluk.
note; : Cobαlαh bergαul dengαn merekα yαng semαngαt dαlαm mengejαr αkhirαt, αgαr kαu tαu betαpα rendαhnyα diri ini sααt αsik mengejαr duniα.
۞اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞
ke esokan paginya Syifa dan Alzam telah bersiap untuk berangkat ke Jakarta,kini Syifa sudah benar-benar pulih seperti sedia kala,
"mas apa kita tidak membawa buah tangan untuk mama dan papa...?"
"kita beli nanti saja di perjalanan sayang,ayoo sekarang kita berangkat biar tidak terlalu sore nyampeknya." Alzam akan menyetir sendiri kesananya,karna ia memang membawa mobil saat ia kesini sekitar seminggu yang lalu itu.
"iya mas,tapi jika nanti mas capek kita istirahat dulu yaaa,gak papa nyampeknya malam , yang penting kita selamat mas"
__ADS_1
"iya sayang..yuuuuk...," membawa barang-barang yang diperlukan saja,karna disana , rencananya mereka tidak akan lama,hanya beberapa hari saja
Alhamdulillah sehat semua...???yuk kita saling berbagi pengetahuan....maaf ya kak bukan niat menggurui...jika memang ada kata-kata author yang kurang berkenan di hati,author mau kok di tegur.komen yaa kak.., love sekebon buat kalian semua..😘😘😘🥰🥰🥰