
"Hem benar"
Romi menoleh pada ketiga sahabatnya,apa maksud dari perkataan Alzam tadi,karna ia tidak tau sama sekali ada masalah apa.
"emang beban apa zam...?"tanyanya lagi
"Alzam mau nikah"celetuk Andika sambil mengambil singkong juga
"apa ...???!! kapan...?kenapa aku tidak di kabari sama sekali..?lalu siapa gadisnya...?"Romi sangat terkejut dengan kabar tiba tiba dari sahabatnya, pertanyaan beruntunpun ia utarakan.
"dia mau ganti in abangnya."ucap Andika lagi yang taunya jika Alzam bercerita tentang putri Yasmine waktu itu.sedangkan ustdz Zafir dari tadi masih hanya memperhatikan intraksi mereka sambil menuang kopi yang sudah tersedia disana.
"maksudnya...? ana gak faham ini,tolong cerita lebih jelas dong Dik"ucap Romi lagi karena ia tidak tau klo Alzam sebenarnya sudah dari tadi malam bersama dengan ustdz Zafir di pondok ini. maklum saja karena tadi malam memang ia sudah tidur saat Alzam datang dan di pagi buta sebelum ia bertemu dengannya , ustdz Zafir dan Alzam sudah berangkat kerumah pak Suryo.
"Hem,,tanya saja sama orangnya noh,,! ngapain tanyanya ke aku..?"ucap Dika
"Gus, beneran apa yang di katakan oleh Andika...?"Romi malah bertanya pada ustdz Zafir,karna dari mereka ber empat yang benar-benar menjadi panutan mereka yaitu ustdz Zafir,sudah di pastikan jika ucapannya tidak pernah bergurau dan tidak pernah sekalipun ia dapati ustdz Zafir berbohong.
"ada benarnya juga ada salahnya."tanggapan ustdz Zafir malah bikin semua mlongo kecuali Qlzam sendiri
"Gus, maksudnya gimana...?"Dika juga ikut bertanya.padahal dari tadi ia merasa sudah tau tapi ternyata ia juga tidak tau apa-apa.
"ya benar jika Alzam akan menikah.tapi bukan untuk menggantikan posisi kakaknya.",ucap beliyau santai bahkan mereka berdua sudah tidak sabar mendengar lanjutannya tapi ustdz Zafir tidak melanjutkan, sedangkan Alzam sendiri sangat mengerti jika Sabahat yang satu itu memang lebih banyak diamnya daripada interaksinya.
"lalu dengan siapa..zam ...Gus...?"ucap Andika dan Romi bersamaan, mereka berdua sangat kepo siapa yang akan dinikahi Alzam dalam waktu dekat dan singkat.
"tunggu-tunggu,tadi mau menggantikan posisi bang Dikin,emang kenapa dengan dirinya..?"Romi belum tau jika Dikin kecelakaan, sedang Dika sudah di ceritain waktu Alzam akan kembali kerumahnya waktu itu.
akhirnya Andikaa bercerita tentang semua yang ia tahu.kecuali gadis yang akan dinikahi Alzam setelah ini.
"zam,,ayoo dong kasih tau kami ,,masak hanya Gus Zafir aja yang tau."Romi sedikit memaksa,jiwa keponya memang sudah tidak tertolong lagi
__ADS_1
"Hem,,gimana aku mulai ceritanya yaaa, diceritakan pun kalian tetap akan kepo,karna tidak tau orangnya.gini aja kalian pasti akan menghadiri pesta pernikahan Gus zafirkan...?"tanya Alzam pada keduanya, mereka masih setia berada di bawah pohon mangga dengan kopi dan singkong rebus yang menemani malam mereka.disana sangat terang dan tidak menyeramkan meski di bawah sebuah pohon mangga besar.karna memang disana di buat tempat nyantai atau tempat petugas jaga malam untuk beristirahat sejenak.jadi tempatnya sangat nyaman.kebetulan para petugas jaga keamanan pondok saat ini sedang berpatroli dan tidak ada yang mendekati mereka semua,karna semua staf sudah tau jika mereka ber 3 sahabatnya ustdz Zafir.
"ya pastilah kami hadir,lalu apa hubungannya dengan pernikahan gus Zafir...?"tanya Dika
"karna kami juga akan menikah bersama di waktu yang sama.di KUA yang sama pula,namun tetap pesta pernikahan itu hanya untuk Gus Zafir karena aku hanya mau menikah di KUA dan kemudian langsung ke pesta Gus Zafir."jelas Alzam panjang lebar
"jadi kamu mau numpang pestanya Gus Zafir...?"tanya Romi heran.begitupun Dika yang masih mencerna ucapan sahabatnya itu.
"ya...bisa di bilang seperti itu.satu pesta pernikahan namun dua pasangan yang menikah ",ucap Alzam memperjelas
"apa keluarga besarmu sudah bangkruut zam..?"tanya Dika yang mengira sudah di buat bangkrut perusahaan keluarga Diningrat,atau keluarga tunangan bang Dikin.
"ah tidak,bukan seperti itu."
Alzam mau meneruskan ceritanya tapi di sela ucapan ustdz Zafir
"Alzam bukannya bangkrut,namun karna dadakan dan belum sempat mempersiapkan pesta jadi kusarankan agar ia juga hadir dipestaku saja,dan bisa juga seperti pestanya sendiri.dengan demikian pernikahan yang dilakukan nya tidak terkesan terburu-buru,dan seperti memang sudah di rencanakan nikah bersamaan."ucapan Gus Zafir sudah sangat jelas,bahkan enak di dengar,alzampun sebenarnya baru tau rencana beliau yang seperti itu ,hanya saja tadi saat dirumah pak Suryo sempat beliyau mengatakan jika ia harus menikah bersama dengannya..
"terus sudah di urus belum masalah surat suratnya zam..?"tanya Dika
"besok akan aku terusin,karna kemaren baru meminang gadis itu."
"bisa bisanya kalian mau nikah tanpa tau wanitanya...sungguh tak pernah ku sangka."ucap Dika seperti penyair saja.
"aku tau kok.kata siapa aku tidak tau pada Assyifa..?"ucap Alzam spontan
"hoooo jadi namanya Assyifa...?"ucap mereka serentak.hingga suara mereka berdua menggema
"shtt **,,jangan terlalu nyaring, sekarang sudah waktunya para santri istirahat,,jangan sampai perbincangan kita mengganggu kenyamanan mereka"ustdz Zafir menegur sahabatnya
"hihi maaf Gus, kelewat bahagia kita.jadi kamu sudah tau calon pengantinmu zam..?"ucap Dika berlanjut tapi dengan suara lirih
__ADS_1
"Hem,,dua taun yang lalu"
"dua taun yang lalu...?"lagi lagi Romi dan Dika bertanya bersamaan.mereka sepertinya memang sangat kompak.
"iya Alzam adalah dewa penyelamat bagi keluarganya,jadi saat tadi kita kesana untuk meminang gadis itu, mereka langsung setuju dengan keputusan pernikahan mendadak ini"ustdz Zafir melanjutkan penjelasannya.kini singkong rebus yang menemani malam mereka sudah ludes tak tersisa,rupanya mereka ber empat sama sama suka singkong rebus,tersisa kopi saja di sana.
"pantas saja langsung setuju Rom,karna mereka sudah mengenal Alzam sebelumnya"ucap Dika pada Romi
"emm,,benar.tadinya kukira siapa yang mau di nikahi mendadak dengan orang asing yang tanpa tau asal usulnya dulu"ucap Romi sok tahu.padahal banyak sekali orang yang menikah dadakan,bahkan di hari itu juga langsung memilih pengantin pengganti.
"Halah Rom,banyak kok yang langsung menikah di hari pertama kali bertemu,"ucap Alzam
"eh emang siapa yang mau begitu..?"
"contohnya seperti di novel yang berjudul wanita cadar tanpa mahkota, yang pernah ku baca"jawab Alzam
"itu mah karna suatu kesalahan si pria nya saja,mengambil keperawanan wanita itu"ucap Romi
"heh kalian ngomongin tentang apa sih...?kok malah kemana mana...?"Dika nyeletuk
"tau tuh si Alzam,"
"kamu juga kan..?ketahuan banget klo suka buka novel online..?"
"sudah sudah ,berarti kalian sama,karna Sama sama tau ceritanya."ucap ustdz Zafir
"hehehehe,iya Gus,lagian klo lagi pingin baca aja kok Gus."ucap Alzam
"emm,ya memang kita akan butuh sedikit hiburan,tapi jangan lupa baca Alquran juga ya,jangan sampai kita terpengaruh oleh hiburan belaka.dan sampai membuat kita lupa baca Alquran"ustdz Zafir mulai berdakwah
"enggeh pak ustadz,"ucap mereka bertiga kompak.lalu tertawa bersama, sepertinya mereka semua sangat bahagia bisa berkumpul lagi seperti dulu saat belum ada yang boyong dari pesantren.
__ADS_1
mohon dukungannya ya kak.jangan lupa lika dan komennya.hadiah juga boleh banget 😘😘😘🌷🥰🌷