
"iya akan Ayra ingat selalu mas Tama..."
"ohoo hoo... itukah panggilan yang manis dan spesial untuk ku mas Tama ini ZARAA...?"
Ayra melihat ke wajah sang suami,ia mencari kebenaran apakah sang suami tadi memanggil dirinya dengan sebutan ZARAA...?
"kenapa...sayang...?klo kamu memanggilku Mas Tama...,apa aku juga boleh memanggilmu Dinda ZARAA...?"
Ayra mengernyitkan alisnya."bukankah mas bernama Adi Pratama...?"
"Hem...,benar tapi dari keluargaku biasa memanggil ADI,dan dari sahabat atau teman temanku memanggil Zafir.."
"tapi aku ingin memanggil mas dengan panggilan husus untukku saja,MAS TAMA...." Ayra tersenyum manis, semanis madu asli
"klo begitu mas juga ingin memanggimu Zaraa, panggilan sayang dari mas."
"tapi kenapa harus ZARA mas..? namaku kan Ayra zahira. kenapa mas tidak mengambil dari namaku saja...,Ayra atau zahiraa...?" terdengar suaranya.mengalun indah di telinga ustdz Zafir,hingga ia sangat gemaz dan mencubit hidung Ayra
"jawabannya sama sayang,,karna mas ingin memanggil mu dengan panggilan husus untuk mas saja,ZARAA adalah singkatan dari ZA-fir dan ay-RAA..."
"jadi maksudnya ZARAA adalah gabungan dari nama kita...,?"tanya Ayra dengan raut wajah yang tampak berbinar,
"heemm,,benar sekali...sayang,.udah yuk kita tidur dulu biar besok tidak terlalu capek,dan ini juga sudah sangat larut.."ustdz Zafir mengajak istrinya itu tidur.ayra melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 01:20 menit. tanpa terasa mereka berdua menghabiskan banyak waktu untuk saling bertukar pikiran dan perasaan mereka.
"iya..mas,.kita istirahat saja,"mereka berdua saling berhadapan,tapi masih canggung karena ini adalah pertama kalinya mereka tidur dengan lawan jenis,
"sini biar mas peluk"ustdz Zafir berinisiatif untuk menghilangkan kecanggungan di antara mereka.ayra hanya tersipu dan menggeser tubuhnya sedikit lebih merapat ke dada sang suami.ustadz Zafir memeluknya lembut,dan melantun doa serta dilanjutkan dengan sholawat Nabi, suaranya yang merdu menarik ayra ke alam mimpi,tak terasa kini ia terlelap sangat nyaman dalam pelukan hangat sang suami, ustdz Zafir pun menyusul tidur juga.inilah malam pertama mereka,tanda ada ranjang panas, atau ranjang berderit seperti kebanyakan pasangan lainnya.entah apa karna lagi halangan atau karna apa,author tak tahu menahu๐ cuma tempe saja yang tau....๐๐ป๐๐ป
__ADS_1
****
waktu subuh pun sudah tiba. Ayra terjaga dari tidur nyenyaknya, ia melihat ke samping ternyata sang suami sudah berada di atas sajadah yang memang tersedia tempat sholat di kamar tersebut.ayra bertanya-tanya kira-kira jam berapa sang suami sudah terbangun..?padahal semalam Ayra terlelap lebih dulu.ia bergegas menuju kamar mandi dan mengambil semua peralatan apa yang di butuhkan terlebih dahulu,ia tidak ingin mengganggu sang suami yang sedang melakukan rutinitas nya.
saat selesai mandi,Ayra sudah terlihat segar dan tak lupa ia juga mengenakan hijabnya lagi.ia belum memperlihatkan rambutnya pada suaminya karna ia masih dalam keadaan Haid .ia keluar dari kamar mandi dan melihat sang suami juga belum turun dari sajadah nya,maka ia bergerak ke arah dapur untuk membuat sarapan pagi.selesai dengan semua atribut alat dapur ,Ayra lalu menyiapkan sarapan pagi nya di atas meja dan ia melihat jam sudah menunjukkan pukul 07:00 wib. lalu ia hendak melangkah menuju kamar karna sang suami belum juga keluar,tapi baru saja Ayra melangkah ustdz Zafir sudah terlihat keluar dari kamar,
"mas ...baru selesai...?.."tanya ayra.karna ustdz Zafir masih memakai sarung dan juga masih memegang tasbih di tangannya.
"iya Dinda ,mas baru aja selesai sholat Dhuha,sekalian saja,biar pahalanya disamakan dengan orang yang naik haji
"begitu ya mas...? ayoo sarapan dulu setelah itu kita langsung ke tempat acara,karna kita masih akan dirias."
"iya istriku... ZARAA sayang.."ucap beliyau santai
"mas ...malu jangan begitu klo di hadapan orang banyak..,"sambil menyodorkan teh hangat kehadapan ustdz Zafir
"iya sih mas, tapi dengan mas memanggilku mesra begitu,aku takut ada yang tersakiti.." lagi lagi Ayra butuh nasehat agar lebih faham lagi.
" mas mengerti dengan apa yang kamu pikirkan Dinda,tapi kenapa mereka harus merasa tersakiti...? bukankah kita tidak menggangu mereka..?" Ayra berpikir...ia mulai faham bahwa yang penting kita tidak menggangu dan berbuat kesalahan pada orang lain.
Ayra mengangguk dan menunduk,ia sudah berkali-kali mendapatkan tausiyah dari sang suami mulai dari kemarin,ia tidak lagi berbicara sampai menyelesaikan sarapannya.
setelah itu mereka langsung menuju tempat acara ,sampai disan Ayra langsung menyalami semua kerabatnya,begitu juga ustdz Zafir,namun untuk yang perempuan ia hanya menangkupkan tangannya kecuali pada ibu dan bibi Ayra.
"kalian harus dirias dulu sambil menunggu pasangan pengantin yang satunya.dan resepsi nya di mulai dari jam sembilan pagi ini " ucap bibi Ayra
"enggeh bik."keduanya pun sudah masuk diruang rias. ustadz Zafir hanya di suruh mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sudah di sediakan jauh-jauh hari sebelumnya.sedangkan Ayra masih di rias wajahnya.
__ADS_1
tak lama kemudian rombongan keluarga ustdz Zafir dan juga Alzam dan istrinya tidak lupa mertuanya juga.sudah tiba di lokasi.dan sebentar lagi acara akan segera di mulai.
disana sudah tersedia tempat atau pelaminan untuk dua pasang pengantin tersebut.,
para tamu pun sudah Banyak yang berdatangan. jangan lupakan juga Romi dan Andikapun sudah berada di sana menunggu momen yang sangat penting bagi kedua sahabat mereka.
setelah kedua pasangan ini menaiki tempat yang sudah di sediakan ,kini pembawa acara memulai acara tersebut dengan di awali bismillah dan salam.
"Alhamdulillah,kita patut bersyukur kepada Allah,di pagi hari ini kita bisa hadir di acara pernikahan kedua pasangan pengantin yang sangat tampanยฒ dan juga cantikยฒ"ucap MC
"mari silahkan untuk semua undangan memberikan doa restu kepada mereka ber empat.agar menjadi rumah tangga yang bahagia di dunia hingga ke Akhiratnya.
setelah ceramah dari MC selesai kini Gus hasby, Romi, Andika, Raffa dan juga iqbal maju kedepan dengan membawa rebana dan alat-alat yang biasa digunakan untuk manggung di gruop sholawat nya.
para tamu perhatiannya beralih pada mereka semua, mereka semakin bertambah semangat mendengar lantunan sholawat dari Gus hasby, tapi kemudian Andika berdiri dan memberikan mick kapada ustdz Zafir dan terlihat membisikkan sesuatu. sontak semua mata tertuju padanya.
rebana dan alat-alat musik lainnya sudah di tabuh oleh gruop seperti sudah siap di lantunkan.kemudian ternyata ustdz Zafir lah yang melantunkan sholawat Nabi dan lagu-lagu islami, suaranya begitu sangat merdu menarik perhatian semua orang,bahkan yang tadi sibuk di dapur belakang pun kini semuanya menuju ke tempat dimana suara itu terdengar."ya Allah sungguh ini sangat indah luar biasa." Ayra benar-benar yakin jika sang suami kini pasti akan tambah banyak penggemar berat nya.
para sepupu Ayra semuanya menjadi histeris saking terharunya dengan acara ini, ini merupakan sebuah acara yang sangat langka, tidak ada acara yang berlangsung selama beberapa tahunini seperti acara resepsi pernikahan mereka ini.bagitupun dengan Diyah,dia merasa sangat menyesal karena tidak pernah sekalipun menganggap perjodohan itu
akan membawa bahagia.namun ternyata sangat jelas terlihat jika Ayra sangat bahagia.dulu ia mengira bahwa tunangan Ayra itu jelek dekil dan sudah tua.tapi ternyata malah kebalikannya.
'eh tunggu...tapi disana masih banyak saudara suami Ayra itu kan..?klo tidak salah masih ada dua yang belum menikah,apa ia bisa menjalin hubungan dengan mereka...??' Diyah akan berusaha agar ia juga bisa masuk dalam keluarga besarnya ustdz Zafir.
hallo kak.salam sayang semuanya ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ udah aku kasih 2 bab.jangan lupa bunga setaman nya ya kak๐ท๐ท๐ท๐ท
.
__ADS_1