SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 71 KESIBUKAN


__ADS_3

disamping semua kebahagiaan para sahabat di pesantren kini juga terjadi kesibukan dirumah ustdz Zafir maupun di kediaman keluarga Ayra semuanya sudah sibuk mempersiapkan hari pernikahan putra putri mereka yang hanya tinggal 4 hari lagi.pesta resepsi pernikahan itu akan di adakan di tempat pihak wanita,akan tetapi dari pihak laki-laki juga tidak berdiam saja, mereka juga sama-sama bergotong royong untuk membuat semua menjadi sukses,pihak laki-laki sudah mengatakan jika ustdz Zafir akan menikah bersama an dengan sahabatnya di KUA setempat dan hanya resepsi pernikahan saja yang akan berada di kediaman keluarga Ayra.saat ini semua keluarga besarnya Ayra sudah berkumpul untuk menjadikan acaranya lancar dan sukses, ada yang mengatur dekorasi pelaminan,ada yang mengatur tempat yang akan ditempati tamu undangan, ada yang mengatur tentang hidangan dan menyebarkan undangan pernikahan "dik Joko kapan akad nikahnya..?pagi atau sore..?"tanya paman Ayra pada bapak Ayra


"mereka kemarin mengabari jika akad nikahnya akan di adakan di KUA kak,saat sore harinya sebelum acara resepsi besoknya."


"jadi akad nikah ini sudah kurang 3 hari lagi,?lalu kapan Ayra akan kalian jemput..?"


"rencananya 2 hari lagi kak.biar besoknya ia langsung akad nikah."


"apa tidak terlalu sempit waktunya...?mengapa bukan besok saja jemput Ayra,lagian dia juga harus istirahat dulu.masak dari pondok langsung akan dirias tanpa istirahat..?"ucap bi Maria


"Hem,,iya juga sih kak.gimana pak... apa kita harus jemput Ayra besok..?"tanya ibu Ayra pada sang suami


"em, terserah gimana enaknya saja buk,"


"ya sudah klo gitu besok aku saja yang akan jemput Ayra."ucap ibu Ayra pada mereka semua


sedangkan di keluarga pak Suryo juga sibuk mau mengadakan acara kecil kecilan untuk selamatan karna Syifa akan menikah,pak Suryo maupun Bu fat sudah memberi tahu para tetangga jika Syifa akan akad nikah 3hari lagi, mereka mengundang beberapa tetangga untuk membuat kue-kue tradisional, yang akan mereka buat selamatan dirumahnya 2hari lagi,karna pada saat akad nanti Bu fat akan mengawal sang putri untuk pergi ke KUA setempat jadi mereka mengadakan acara selamatan lebih awal."yu fat,mek tak sak kasak mekabineh yu..?romoro la Korang telo Areh."(bak fat kok gak rame reme klo mau menikahkan bak,masak langsung kurang 3hari saja")salah satu tetangga bertanya


"em iye dek,jek Karo selametan nik kinik,detdhih tak le bele.(em iya dik,cuma selametan kecil kecilan,jadi gak ngasih tau)


"Olle Reng dimmah yu..?ketemon edimmah Caen,jek Syifa monduk riyah"(dapat orang mana bak..?ketemu dimana katanya..,kan Syifa lagi mondok)"


"oreng Jakarta can dek,Ken yak monduk e attoyyibin reh kan semak dek,"(orang Jakarta katanya dik,tapi dia mondok di attoyyibin ini,kan dekat dik")

__ADS_1


"oreng bejreh, ontong ongghu Syifa jiah tayeh,yu"(benar benar orang yang beruntung Syifa ini yaa mbak)"


"Alhamdulillah dik.gemogeh Bein bahagia dek,masseh tak kenal Abit" (Alhamdulillah dik,semoga aja bahagia dek, walaupun belum kenal lama")


"aamiin"begitulah kira-kira percakapan mereka pagi itu.bufat memang sudah terbiasa dengan berbahasa Madura mengikuti jejak para tetangga nya,jika ada yang bicara dengan bahasa Jawa pun ia juga tahu.karna Bu fat sebenarnya bukan asli orang sana,ia ikut pak Suryo sang suami.


"teros bileh ekonenah syifanah yuu..?"(terus kapan mau di jemput syifanya bak..?")


"lagghuk la dek,(besok saja dek)"


sedangkan di pesantren Al Ulum.dua sahabat saling berpelukan layaknya tidak akan ketemu lagi.mereka menghabiskan waktu bersama yang hanya tinggal hari ini saja,karna besok mereka berdua akan berpisah ,Ayra sudah di telpon bahwa ia akan di boyong besok,karna acara akad sehari sebelum acara resepsi nya."ay... pokoknya kamu harus kesini setelah beberapa hari menikah,"ucap Syifa sedih mau di tinggalkan oleh sahabat nya ini


"Hem,,iya faa.lagian bukannya kamu masih akan bertemu denganku besok saat acara resepsi nya..?"


"em,hu ..hu...hu...,iya sih Ay....,jangan lupa pokoknya sama aku yaaa..?"sambil memeluk sahabatnya lagi


"hallo nak,kamu kenapa...?tanya pak Suryo hawatir karna mendengar suara serak syifa.ia menelpon karna mau memberitahu sang putri jika besok ia akan di bawa pulang.saking hawatirnya ia sampai lupa menjawab salam Syifa.


"ah ayah.., syifa tidak apa apa kok.cuma kena flu saja yah.ada apa ayah menelpon Syifa..? tidak biasanya ..?"tanya Syifa yang merasa ada sesuatu yang terjadi,karna tak terbiasa mendapat panggilan telepon dari ayahnya ataupun ibunya.


"syukur lah klo Syifa tidak apa-apa.begini nak,besok bapak akan jemput Syifa untuk pulang kerumah,karna akan ada hajatan nak." pak Suryo berniat mengatakan langsung besok saja,karna klo bicara di telepon takutnya sang putri langsung ngedroop.yang penting ia sudah mengatakan jika besok akan menjemput nya pulang,biar besok tidak terlalu kaget.


"ah ada hajatan apa ya yah...?"tanyanya pada sang ayah

__ADS_1


"besok saja ayah ceritakan langsung padamu, tidak enak lewat telepon nak."


"Hem iya udah yah,Syifa akan siapkan apa yang akan di bawa pulang."


"siapkan saja semua barang barangmu nak.dan bawa pulang saja semuanya,biar enak tidak kucar kacir saat di tinggal pulang nanti."


"em,, baiklah yah.akan Syifa siapkan semuanya,lagian tidak banyak kok cuma beberapa lembar pakaian,dan juga beberapa kitab saja."


"Hem,baiklah klo begitu ayah tutup telponnya ya nak assalamualaikum"


"wa alaikum salam" begitu telpon di matikan perasaan Syifa ada sedikit curiga dengan ucapan ayahnya yang menyuruh membawa semua barang barangnya,


Syifa keluar dari kantor dan langsung menuju ke tempat Ayra untuk mengatakan jika besok ia juga akan pulang.


sesampainya di depan Ayra"ay...besok aku juga akan pulang, kemungkinan besar aku bisa hadir di acara akadmu jika aku belum kembali kesini"ucap Syifa girang,tapi merasa ada yang janggal,entahlah yang penting ia akan pulang,pikirnya.


"beneran faa..?"ucap Ayra juga senang mendengar sahabatnya akan hadir di hari bersejarah nya.


"em,faa kamu punya no wa gak..?klo punya kasih dong,biar enak kita saling kasih kabarnya"


"punya kok ay..cuma milik Eka adikku,kan aku di pesantren jadi buat apa juga beli handphone.apalagi kami memang tidak punya banyak uang untuk membeli itu," bersedih lagi, menurut nya di zaman sekarang ini tidak ada yang tidak punya handphone sendiri, meskipun itu cukup jelek dan tidak mahal,tapi setidaknya punya untuk saling berbagi koneksi dengan para teman-temannya.


"gak papa kok faa,kamu tulis aja no wa adik kamu biar nanti kita tukeran kabar."Ayra tidak bermaksud menyakiti perasaan sahabatnya itu,ia memang ingin bertukar kabar dengannya.

__ADS_1


"Hem,,ok deh Ay...,makasih banyak ya,kamu yang terbaik"ucapnya sambil memeluk Ayra lagi.syifa memang sangat sayang pada Ayra,ia tak habis pikir bagaimana jika nanti Ayra sudah tidak ada di sana lagi,


Hay Hay...jangan lupa like dan komen ya kak.tak putus putus author minta dukungan dari kakak semua.dan tolong sebarkan juga novel ini di teman temannya ya kak.biar lebih bnyak yang baca.terimakaasih๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


__ADS_2