SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
TRAGEDI RAN-JANG


__ADS_3

"ah, Abang kan udah jadi PNS... secara klo orang kampung, PNS itu jadi impian mereka loh."


"iya juga ya dek,padahal masih lebih banyak penghasilan dari kerja, apalagi jika kerja kantoran"ucap Iqbal menanggapi ucapan Rafa


"oh iya bang ngomong-ngomong bang Iqbal udah tahu belum, kalau Mas Adi sekarang kerja jadi apa yaa namanya CEO gitu katanya, apa prestir apa gitu?"ucap Rafa menjelaskan pada Iqbal


"ah masak sih dik, bang Iqbal belum tahu tuh, emang di kantor mana Mas Adi jadi presidennya atau jadi ceo-nya..? "


"katanya sih direstoran Zz itu bang yang tidak jauh dari rumahnya kak Ayra di pusat kota itu loh bang, yang sekarang udah booming dan terkenal juga sudah banyak cabangnya itu bang" mereka berbincang-bincang seperti tidak ada kerjaan dan tidak ada beban, sangat santai di teras bengkel Raffa , karena saat itu waktu memang masih pagi dan yang biasa membantu Raffa juga belum datang karena Iqbal memang cepat-cepat pergi ke Raffa terlebih dahulu untuk memutuskan masalah keinginannya untuk berziarah ke wali songo itu,


"ah yang bener kamu dik, masa iya restoran itu milik Mas Adi kamu salah dengar kalii..?"


"enggak bang, beneran. pas kemarin Raffa ke sana sama ummi, Mas Adi bilang ingin beli mobil katanya biar ummi dan Abah kalau perjalanan itu nggak pakai motor lagi kasihan beliau karena sudah sepuh, Nah kan ummi tanya tuh emang Mas Adi punya uang gitu?eh kata Mas Adi Mas Adi banyak uangnya dan umi tanya lagi Mas Adi kerja apa? kerja di mana ? Mas Adi bilang kalau dia kerja di restoran Zz dan sekarang diangkat menjadi pemimpin nya gitu bang," menjelaskan secara detail dan panjang lebar.


"wah...hebat dik, kok bisa mas Adi di angkat jadi pimpinan..?"ucap Iqbal Gawok, karena tak mungkin di jadikan pemimpin jika tidak punya saham yang dimiliki di dalam nya.


"kata Mas Adi sih bang, restoran itu milik 4 orang termasuk Mas Adi kak alzam kak Dika dan kak Diky."


"oh gitu ya dik, ya pantes lah karena kan Mas Adi berteman dengan mereka semua, dan mereka itu memang orang-orang pembisnis kelas atas dik beruntung sekali Mas Adi punya teman seperti mereka "ucap Iqbal pada sang adik,


" Iya bang , Raffa juga kepingin punya restoran seperti Mas Adi "gumam Rafa yang masih didengar oleh Iqbal


"ah kamu kan sudah punya bengkel dik, ngapa masih kepingin kerja di restoran...?''kemudian Iqbal berdiri dan hendak berpamitan pada Rafa


"soalnya kerja di restoran lebih ok bang, hehehe"

__ADS_1


"kamu dik ada ada saja, kerja apapun yang penting halal harus kita syukuri dik, sudah dulu ya dik, abang pamit dulu dan jangan lupa kabari Abang secepatnya ya, jika sudah terkumpul orang satu busnya,"


"insyaallah bang,O...ya Abang mau balek ke kontrakan atau kerumah..?"


"Abang mau kerumah dulu dik, sekalian mau pamit dulu sama Abah dan ummi. dah ya assalamu alaikum"


"wa alaikum salam warahmatullah" akhirnya Iqbal pulang,dan Raffa melanjutkan pekerjaannya, tak lama setelah kepergian sang kakak Rohisan datang,.


**********


beberapa hari berlalu begitu cepat berganti Minggu dan bulan hingga tak terasa kini pernikahan ustdz Zafir dan AYRA sudah mencapai 5 bulan,.


"***"


"*****"


cup


ustadz Zafir menge-cup bibir sang istri yang sejak dari awal pertempuran mereka selalu mende-sah , Meliuk dan mengeluarkan suara suara yang sangat menggoda.


"mass.... ,,


Alhamdulillahilladzi kholaqo minal maa' i Basyaroo, waja'alanii nasaban washihro,


"terimakasih sayang, " ucap ustdz Zafir setelah selesai dengan ritual mereka

__ADS_1


" untuk apa mas...?"


" untuk semuanya sayang, mas sangat bersyukur karena Allah telah memberikan mas, seorang istri yang sangat pengertian, dan selalu memberikan yang terbaik untuk mas,. dan maaf ya sayang waktu mas buat Dinda tidak banyak karena mas di siang hari bekerja dan terkadang di waktu malam pun mas masih ada beberapa hal, seperti menghadiri acara sholawat Nabi, ataupun mengajar di TPQ," sambil mengusap rambut Ayra


"mas, seharusnya Zara yang terimakasih sama mas, berkat mas zara sangat bahagia mas,mas adalah pelita yang menerangi seluruh hati Zara yang dulunya gelap gulita, terimakasih mas mau menerima Zara yang hanya gadis biasa ini,"memeluk erat tubuh sang suami


" jadi intinya kita berdua harus bersyukur sayang, karena kita di pertemukan dalam sebuah ikatan pernikahan yang unik dan tak ada duanya" ustdz Zafir tersenyum manis, Ayra mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti kata unik dan tak ada duanya yang dimaksudkan ustdz Zafir


"unik...? tak ada duanya...? maksudnya gimana mas...?"


"hahahaha masak gak ngerasa unik sayang, pertama kita gak saling kenal sama sekali, tapi saling mengagumi sosok masing-masing, bahkan sampai kata SAH pun mas belum sadar jika wanita yang mas nikahi adalah gadis yang selama ini sudah mengusik hati mas," ucap ustdz Zafir, Ayra tersenyum mengingat kembali kemasa-masa itu


"terus...?tak ada duanya itu apa maksud nya mas...?"tanyanya lagi pada sang suami yang masih setia berada dalam pelukannya,


" dua sahabat menikah bersama dengan dua sahabatnya juga, di waktu yang sama di tempat yang sama dan di pesta yang sama juga" jelas ustdz Zafir lagi.


"ah bener sekali mas, kenapa Zara gak kepikiran itu ya mas..?!"


"ya udah sayang, mas mau mandi dulu ya, kemudian pergi ke musholla untuk melakukan rapat bersama para bapak² wali murid, mungkin mereka sudah berkumpul semua saat ini"


"apa....??!!! jadi mas ada rapat...? kok bisa-bisanya se santai itu sih mas..? gimana nanti klo mereka pada nungguin mas...?" panik Ayra merasa bersalah karena telah menahan sang suami di ranjang mereka. yah karena Ayra sudah sangat kangen pada sang suami, makanya pas tadi sang suami pulang dari ngajar TPQ ia langsung menyerbunya, padahal sebenarnya ustdz Zafir pulang hendak mengambil sesuatu yang tertinggal dan berniat akan langsung kembali ke musholla, namun karena sang istri yang terlihat mendambakannya, maka beliau pun tidak mau mengecewakan sang istri. sebenarnya rapatnya akan di mulai jam 20.00 dan saat ini masih tersisa 10 menit lagi ia gunakan untuk mandi dan bersiap-siap,,


"gak papa sayang, masih sisa 10 menit lagi" ucapnya sambil tersenyum dan melangkah ke kamar mandi.


ustdz Zafir memang setiap selesai sholat Maghrib sejak 3 bulan yang lalu sudah mengajar ngaji anak anak kecil di kampung halaman Ayra, sedangkan kerja di restoran Zz beliyau pulang jam 17.00 sore .

__ADS_1


para orang tua mempercayakan anak-anak mereka untuk di ajari oleh ustadz Zafir, disamping beliyau memang seorang ustadz lulusan pesantren, beliyau juga keturunan kiai tersohor dan terkenal pada zamannya, apalagi sikap dan sifat ustdz Zafir selama beberapa bulan di sana sangat cocok di jadikan seorang pemimpin di kota P tersebut. tak jarang pula semua orang tua mengharapkan mempunyai anak yang seperti ustdz Zafir, bahkan ada yang mengharapkan punya menantu yang seperti ustdz Zafir. sikap ramah,murah senyum, sopan santun, lembut, penuh wibawa dan tatakrama yang baik membuat semua orang disekitarnya sangat senang dan bangga, di tempat mereka ada orang yang seperti itu di zaman sekarang ini. untuk kedua orangtua Ayra jangan di tanya lagi bagaimana bahagianya mereka, punya menantu ustdz Zafir,.


__ADS_2