
karna keributan itu masih berlangsung, mereka para sepupu Ayra tidak ada yang menyadari jika Ayra terjatuh.mereka tadi berempat pergi ke pasar malam karna besok paginya Ayra akan menikah.disana ada Rania Mida Ayra dan Diyah. sedangkan Lisa anak bi Maria masih mau datang nanti malam setelah izin cuti 2hari untuk besok dan lusa karna pernikahan sepupu nya itu.dan kHoiriya sendiri tidak ikut karna ia sibuk dengan urusan nya sendiri.
"Aw...,,"
"aw..,," ustdz Zafir dan Alzam mendekat dan hendak menolongnya namun belum sempat menolong, gadis itu malah berdiri sendiri dan menatap wajah orang di hadapannya
"ZARA..." gumamnya lirih
"....,,..?"
Ayra masih kaget siapa yang berada di hadapannya kini. ia tidak berkedip melihat wajah suami hayalannya itu berada di depannya sekarang,Ayra masih mengira jika ia hanya berhalu saja.namun ia kaget saat orang itu bertanya
"ukhti tidak apa-apa...?"suara lembutnya mengundang para sepupu Ayra dan semua gadis dari keributan itu, mereka langsung menoleh dan menghampiri Ayra,dan belum begitu memperhatikan ustdz Zafir atau Alzam yang berada disana.berbeda dengan lawannya yang sudah mencak-mencak ditempat karna mereka bertemu fans mereka.
"Raa kamu gak papa..?"tanya Rania langsung memegang pundak kiri Ayra,sedang Ayra masih belum sadar dan masih tetap menatap kearah ustdz Zafir.
" Raa ... kenapa harus jatuh sih..?"tanya Mida juga menghampiri,"harusnya kamu jangan diam aja dong,lawan mereka Ra"lanjut mida
"hey kok melamun...?"tanya Mida lagi menepuk bahu ayra yang masih tetap melihat ustdz Zafir tanpa berkedip,para sepupu Ayra melihat ke arah dimana Ayra melihat,
"eh maaf kak," Ayra kaget dan langsung menunduk,tapi masih mengintip apa benar orang yang tadi ia lihat itu nyata,dan bukan sekedar hayalan saja
"maaf kami permisi dulu,jangan ribut lagi, tidak baik " ustdz Zafir mau meneruskan menuju tempat yang mau di tuju.
kini mereka semua sadar jika ada seseorang disana tunggu buka seorang tapi 2,dua pemuda tampan yang mempesona masuk ke pasar,apa mereka tidak salah lihat.., mereka seperti ayra, mengira itu cuma sekedar halu saja,Sampek Sama sama mengucek matanya untuk membuktikan jika itu nyata dan bukan halu.
sedang dari kelompok gadis yang menabrak Ayra tadi histeris melihat ustdz Zafir, mereka mengenalnya dan termasuk salah satu fans dari ustdz Zafir,
karna semua gadis gadis itu tidak ada yang menjawab,dan masih dengan pikiran masing-masing akhirnya ustdz Zafir berkata lagi
"permisi Assalamualaikum" ia menarik tangan Alzam yang sedari tadi hanya memperhatikan interaksi semua nya
"wa alaikum salam" mereka akhirnya sadar jika itu nyata dan setelah keduanya tak terlihat
"Raa tadi siapa...?" Diyah bertanya lebih dulu,ia mengguncang bahu ayra,ia tertarik dengan salah satu dari kedua pria tadi,
"iya ..tampan banget dan perfeksionis, pemuda yang menjadi idaman semua wanita" Mida juga sama,sangat histeris dan mendamba
Ayra melihat para sepupunya masih melihat kedepan dan mengamati kedua pemuda tadi
__ADS_1
"sungguh baru kali ini aku ketemu pengeran Yunani berkeliaran di pasar malam" Rania juga berkomentar
lain dengan kelompok lawan mereka yang berada di sebelah mereka,saling bertatapan dan berkata "kita enggak salah lihat kan...?"
"kayaknya beneran dech ,dia orang yang kita ingin temui selama ini"
"ah..,, jadi dia ustdz Zafir kita...?oh my God kenapa dia berada di pasar ini...?"
"lalu kenapa tidak kita kejar ...?"
" Hem...,,,bener yuk ah let's go"
mereka kemudian mengikuti jejak ustdz Zafir tadi dari belakang
dan para sepupu Ayra memang tidak ada yang tau pada ustdz Zafir,hanya Lisa yang tau fotonya,dari teman temannya.
sedangkan AYRA masih memikirkan perasaan dan hatinya yang berdegup kencang dan tak beraturan,ia harus membuat tenang dan tidak lagi memikirkan orang itu, besok ia sudah harus menikah dengan tunangannya,tak sepantasnya ia masih saja memikirkannya,dan 'kenapa harus bertemu disini...?' gumamnya lirih
"Ra tadi kamu sempat bicara tidak dengan pemuda tadi...?"Diyah sangat ingin tau
"tidak kak Diyah , zahira tidak sempat bicara dengannya." memang ia tidak bicara karena tertegun melihat wajah itu
"eh enggak kok kak.kami tidak saling kenal"
"tapi apa kamu tau siapa mereka...?"tanya Mida ikutan kepo
Ayra tidak menjawab hanya menggeleng saja.
"suami idaman banget ya ... mereka..., apalagi yang pakai taqwa biru itu....uh... amboy cakep dan keren banget..,,,andai aku jadi istrinya pasti udah kubuat dia di kamar terus ah ...,,!!" Diyah menghayal sambil tersenyum sendiri
bagaimana jika ia tau bahwa orang yang ia maksud itu ,besok akan menjadi suami sepupu nya itu .bukankah Diyah adalah sepupu Ayra yang selalu maragukan tunangan Ayra...,,
"iih, Diyah apa siih..,Sampek segitunya..?" ucap Rania
" ya.. gak mungkin lah dia mau sama kamu..,,secara gak mungkin juga dia masih jomblo kan..,,? pasti udah punya pacar atau mungkin udah beristri..",Mida menanggapi ucapan Diyah.
"biarin wlek..,kan aku berkhayal,siapa tau jadi kenyataan." jawab Diyah
Ayra termengak dengan perkataan terakhir diyah.karna iapun juga sama,punya hayalan yang sama,namun mungkin kah sebuah HAYALAN JADI KENYATAAN..??
__ADS_1
"udah yuk ah pulang,,aku ingin cepat tidur,siapa tau nanti bermimpi bertemu lagi dengannya" diyah mengajak yang lain,
dan mereka semua akhirnya pulang dengan membawa banyak kantong plastik di tangannya, mereka semua di traktir belanja oleh Ayra,karna sesekali saja ia bisa belanja bersama dengan para sepupunya,apalagi besok ia akan menikah,
sedangkan Alzam juga ustdz Zafir sudah membeli kebutuhannya.dan hendak pulang juga
"Gus tadi aku dengar samar samar Gus menyebut nama ZARAA,,apa Gus mengenal gadis tadi..?"tanya Alzam ketika ia keluar dari tempat itu,menuju keluar pasar
" tepatnya bukan mengenalnya,cuma mengetahui namanya saja khi."ustdz Zafir memang tidak mengenalnya kaan,,
" heem,, sepertinya dia gadis yang manis Gus,wajah imutnya memancarkan aura bercahaya," ucap Alzam yang tadi sempat menjadi pengamat
"huft, menghela nafas, kita tidak perlu membahas yang bukan hak kita khi ,mari kita pulang saja" ajaknya sambil melangkah menuju ke tempat dimana tadi memarkir motornya,namun belum juga sampai tapi di cegat oleh sekelompok para gadis dan juga ibu-ibu
"tunggu...!! kami mohon maaf telah menggangu ustdz,tapi kami mohon ustdz Zafir bersedia berfoto bersama kami" ucap salah satu dari mereka
" benar ustadz Zafir,kami minta tanda tangannya.. juga"menyodorkan sebuah buku dan juga pena.
ustadz Zafir dan Alzam meringis seperti sedang di interogasi saja,apalagi masih di lokasi pasar.
karna melihat kerumunan,maka yang lainpun ikut melihat dan juga ikut-ikutan minta foto bareng,dan semakin bertambah banyaklah jumlah mereka
Alzampun sangat kaget karena kedatangan mereka semua.ia memegang lengan ustdz Zafir,ia gak mau mereka semua membuat keributan ," Gus ini gimana Gus..?"tanyanya
"khi,jika kita ingin keluar dari mereka,maka kita turuti dulu permintaan mereka,jika tidak.maka kita tidak mungkin di biarkan keluar" ucap ustdz Zafir pada Alzam sedikit berbisik
" lagian kenapa harus ada seperti ini gus.kenapa Gus gak bilang klo punya banyak fansnya...?" bisiknya juga
"aku juga tidak tau khi.,,mari kita cepat saja turuti biar cepat keluar dari sini."
"tapi Gus, mereka semua nya cewek gus.kita saja yang cowok,kan bukan mahramnya Gus"
"dari pada kita terus di kejar dan tidak boleh keluar dari kerumunan mereka,maka lebih baik kita turuti ,toh foto bersama kan.bukan berduaan,jadi itu lebih baik dari pada harus disini sampai besok pagi." ustadz Zafir terus berbisik
"ayo... ustdz Zafir,,kami minta tanda,foto bersama,tanda tangan, foto bareng " mereka semua sangat gaduh dan berdesakan.
ustadz Zafir tidak tau dari mana mereka semua.'bukankah tadi pas datang tidak ada yang memperhatikan mereka berdua,lalu mengapa sekarang ada para gadis sebanyak ini...?'
hallo kak,,yuk di vote kak.dari pada terbuang tidak kepakai,kasihkan ke othor aja vote dan hadiahnya kak.,😘😘😘
__ADS_1