SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
MAKAN BERSAMA DI PESANTREN


__ADS_3

keseruan ustdz Zafir dan Romi di rumah sakit akhirnya selesai setelah beberapa saat ustdz Zafir pamit kembali ke pesantren attoyyibin, "om...,Romi... ,aku kembali lebih dulu ya kepesantren, semoga om cepat sembuh" pamit Romi yang dirasa sudah cukup ia keluar dari pesantren


"Hem iya nak ustdz terimakasih Banyak atas kunjungan dan do'anya ya,," ucap pak Gito dengan respon yang baik dan bahagia.ia berharap agar bisa punya menantu idaman sepertinya,namun saat itu,tidak mungkin karna nya pak Gito atau adiknya Romi masih kelas 6 sekolah dasar,mungkin masih ber umur 12 tahunan.


"iya Gus,jangan bosan-bosan ya bertemu kami"ucap Romi lagi, ustdz Zafir tersenyum dengan candaan sahabat sekleknya, beliyau langsung kembali ke pesantren karna akan bersiap siap juga meminta izin pak kyai,karna tadi pagi beliau tidak sempat minta izin kerumah sakit itu karena sudah tergopoh-gopoh. sebenarnya beliyau sudah mendapatkan izin dari pak kyai,boleh keluar kemanapun asal itu tidak untuk kejelekan.karna ustdz Zafir statusnya di pesantren attoyyibin sudah menjadi pengurus ,pengawas dan pengajar ,tapi beliau tetap tidak semena-mena dan keluar dari pesantren se enak jidat, beliau tetap minta izin pak kiyai jika ada kepentingan pribadi.


...****************...


sedangkan Ayra yang di kunjungi oleh keluarganya hari ini menjadi sedikit terkejut takut ada sesuatu yang yang tidak diinginkan.


"assalamualaikum pak buk."Ayra langsung menyalami keduanya dan menyambut kedatangan mereka berdua dengan sopan kemudian membawa mereka duduk di tempat pemanggilan yang biasanya.


"wa Alaikum salam nak,gmn kabarmu...,,baikยฒsaja kan..?"jawab sang ibunda tercinta dengan sambil langsung merangkul sang anak pada pelukannya.ia tak tahan melihat Ayra, apalagi harus mengabari pembatalan lagi.


"Alhamdulillah sehat dan baik buk.., bapak, ibu dan juga keluarga yang lain gimana kabarnya...?"


"kami semua sehat nak"ucap pak Joko menjawab dengan agak serak menahan tangis juga. bagaimanapun juga meski pak Joko seorang laki-laki yang kuat dan bijaksana namun dalam situasi tertentu pasti akan ada waktunya lemah seperti sekarang ini.


"tidak biasanya bapak dan ibu berkunjung sebelum waktunya,ada apa Bu pak...?"tanya nya mulai menebak ada sesuatu yang pastinya ingin mereka sampaikan padanya.


"tidak ada apa - apa ,kami cuma merasa sudah sangat kangen padamu nak,mari kita makan bersama dulu ," pak Joko menjawab pertanyaan Ayra lagi karna sang ibu sudah tertegun dan seperti tidak punya tenaga untuk bicara.

__ADS_1


"Hem,,iya Monggo pak,buk"mereka semua makan bersama dengan ber alaskan daun pisang yang di bawa dari rumah di pemanggilan ponpes,cuma dengan menu sederhana ala rumahan. tak lupa membawa cumi-cumi dan kerang karena daerah tempat tinggal nya sangat dekat dengan laut,dan juga banyak para nelayan yang bekerja langsung dilaut itu.jadi ikan dan beraneka seafood disana masih segarยฒ,.


"Hem,, zahira seneng banget bisa makan bersama seperti ini pak buk.jarang sekali kita bisa makan bersama skeluarga,namun kenapa adik tidak pernah ikut...?"ucap Ayra


"tadinya sudah kami ajak ,namun adikmu menolak, katanya malu karna di sini pondok putri.maklumlah sekarang adikmu sudah memasuki masa remaja."ucap pak Joko lagi.


"hehehe iya juga sih pak, memang ia sudah remaja jadi sudah merasa malu jika di pesantren Putri.apalagi disini memang banyak sekali gadis seumuran dirinya"ucap Ayra ceria,dari tadi sang ibu yang hanya menatap kearah putrinya itu, semakin bertambah merasa bersalah.dan tidak sanggup memberi kabar luka lagi pada anak nya.


setelah mereka selesai makan bersama-sama,Ayra mulai mencoba mencari tahu apa sebenarnya yang akan di sampaikan oleh orang tuanya.namun ia tidak langsung bertanya"hemm,Bu nanti malam akan ada acara sholawat Akbar di pondok putra,namun santri putri boleh ikut dalam acara sholawat Akbar seperti biasanya sudah ada tempat khusus untuk kami santriwati"ucap Ayra yang terlihat sangat bahagia.


"jadi nanti malam akan ada acara besar tahunan...?"tanya sang bapak"iya pak,jika bapak dan ibu berkenan juga boleh ikut bergabung bersama,ada tempat khusus tamu laki laki dan untuk ibu bisa bersamaku. bagaimana Bu...?"tanya Ayra yang sebenarnya merasa sang ibu memendam sesuatu karna dari tadi ibunya lebih banyak diam.


"ibu sebenarnya juga ingin ikut nak.namun itu apa kata bapak,jika memang kita akan disini sampai acara selesai juga tidak apa-apa."akhirnya ibu Ayra mengeluarkan suara yang dari tadi tercekat.


"sepertinya kita tidak bisa menginap nak.karna besok pagi-pagi sekali bapak sudah harus bekerja.maka dari itu kami mengunjungi kamu hari ini."ucap sang bapak.


"OOO...ya udah gak papa kok Bu pak.jika seandainya bapak dan ibu bisa mengikuti,pasti zahira akan sangat senang dan tambah bahagia."


setelah itu sang bapak buka suara setelah beberapa kali melihat pada sang istri yang tak kunjung mau bicara.tapi hampir saja ia membuka bibirnya sudah di dahului


"Oya raaa,,ada sesuatu yang ingin kami sampaikan,tapi kami berharap agar tidak terjadi apapun padamu nak."ucap ibu Ayra lagi

__ADS_1


"ada apa Bu...?"tanya Ayra makin penasaran dengan tujuan sebenarnya dari orang tuanya itu.


"Hem,,nak,tabahkan hatimu ya raa ,semua yang terjadi sudah kehendak Allah,dan semoga kamu mendapatkan jodoh yang lebih sempurna sholeh dan berilmu agama yang tinggi.yaqinlah nak bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untukmu dan masa depanmu"ucap pak Joko yang di angguki oleh sang ibu dan dengan isakan kecilnya yang tak bisa lagi membendung air matanya.


"maksudnya gimana pak...,,?bukannya Ayra sudah bertunangan lagi dan sebentar lagi akan menikah...?"tanya Ayra masih belum cukup mengerti dengan apa yang terjadi,karna nya iya masih baru bertunangan kalo tidak salah sekitar kurang lebih 3 bulanan.


"mereka sudah membatalkan pertunangan ini nak."pecah sudah tangisan sang ibu, yang hanya dari isakan kecil,menjadi ter Isak Isak.


mereka semua terdiam sejenak, sedang Ayra merespon pernyataan yang di berikan oleh orang tua nya, kemudian iapun segera merangkul sang ibunda, memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam pelukannya kemudian berkata"tidak apa-apa ibu, mungkin ini jalan terbaik untuk zahira,dan benar kata ayah mungkin Allah telah menyiapkan jodoh terbaik menurut NYA untuk Zahira bu.ibu tidak perlu sedih lagi"


tak tampak sama sekali kesedihan di wajah cantiknya ayra.entah emang ia pandai menyimpan rasa atau memang sudah menjadi terbiasa dengan semua itu.


"ibu hanya bersedih ,kenapa anak ibu bernasib seperti ini..,,"


"ini masih lebih baik Bu..dari pada sudah menikah lalu bercerai,,Zahira kan hanya putus bertunangan Bu bukan bercerai."ucap pak Joko yang melihat sang istri masih terisak-isak


"sudah Bu, semua sudah suratan takdir yang maha kuasa,, insyaallah zahira akan bertemu dengan seseorang yang sesuai dengan keinginan semua keluarga,termasuk keinginan zaa sendiri" ucap Ayra juga menenangkan hati sang ibu


"aamiin, semoga apapun yang kamu cita-citakan akan tercapai nak.ibu selalu mendoakan agar anak-anak ibu mendapatkan jodoh pilihan terbaik dari Allah."akhirnya ibu Ayra merasa lebih baik dari sebelumnya.dan setelah beberapa saat kemudian mereka berpamitan akan pulang,


mohon dukungannya ya kakak2 ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


jangan lupa like komen dan hadiah nya yaa ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐ŸŒท


__ADS_2