SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
KERIBUTAN DI RESTORAN Zz


__ADS_3

dug..dug..brak


prang ...buk ...buk


dug..krak.. brak buk


suara gaduh tersebut berasal dari dalam restoran Zz yang mana saat ini di sana terjadi keributan antar pengunjung resto yang di akibatkan oleh adanya kesalah pahaman di antara dua kubu mereka.


saat ke kagaduhan dan keributan itu terjadi Ayra dan juga rombongan nya sudah siap menikmati hidangan di atas meja dengan hikmatnya, namun belum juga santap menyantap makanan itu di mulai, kemudian mereka semua kaget dengan suara yang sangat gaduh tersebut berasal dari bangku berjarak sekitar 5 meja disebelah mereka.


"Ning IFA ,mari secepatnya kita keluar dari sini Ning ,kita harus segera menghindari keributan ini." bibi yang takut terjadi sesuatu pada mereka segera mengajak Ning IFA.


" iya Ning ,kita harus segera pergi, sebelum keributan itu meluas dan mengenai kita semua," ucap Ayra yang juga mengajak Ning ifa.


"tapi kita belum selesai, makan siangnya. apa tidak papaa kita tinggalkan buk...?tanya pak Suyatno sang supir yang juga suami dari Bi Minah.


"ya sudah,gak papa pak su. mungkin belum di taqdir kita makan semua masakan lezat ini, kalo begitu ayoo...kita segera meninggalkan tempat ini pak,.ucap Ning IFA lembut


'kenapa gak ribut di luar ruangan saja sih,,.' lirih Ning IFA yang tidak senang melihat keributan apapun itu.beliyau adalah seorang yang sangat lembut dan santun dalam keadaan apapun,melihat suatu keributan di depan mata ia jadi ingin membubarkan,tapi tak kuasa untuk melakukan, baginya keributan itu tidak ada gunanya sama sekali , yang ada banyak kerugian dan kerusakan akibat dari pertengkaran yang terjadi.

__ADS_1


ketika Ayra dan yang lainnya hendak pergi dari sana, mereka semua melihat ada yang melerai mereka yang sedang berseteru itu. 'alhamdulillah akhirnya ada yang berani melerai mereka' ucap Ning IFA dalam hatinya, kemudian ia bertanya "Zara,bibi kalian tahu tidak siapa pria yang pakai kopyah dan sorban putih itu... kayaknya pernah lihat tapi dimana yaa...?"tanya Ning IFA pada Ayra dan bibi sambil menunjuk dengan ibu jarinya pada orang yang di maksud


"boten neng , emang siapa beliau itu neng...?" Ayra balik bertanya,


"kalo gak salah diantara mereka itu pernah ke pondok pesantren Al Ulum taun lalu neng, masih mlekat di ingatan saya, suaranya yang merdu dan lembut penuh wibawa menjadi idola banyak santri-santri, apalagi wajah teduh nan rupawan yang memiliki karisma itu" ungkap bibi yang tahu , waktu itu memang banyak sekali para santri yang membicarakan tentang sosok yang sekarang ini tidak jauh dari tempat duduk mereka.


mereka masih belum keluar dari restoran Zz, karena perkelahian sudah terkendali ,dan tadi reflek Ning IFA dan yang lainnya melihat ke arah dimana perkelahian itu sudah tidak ada lagi,karna para perusuh itu ada yang memegangi tangan mereka dari kedua belah pihak.


" yang mana bi...?aku tidak terlalu ingat,namun seperti tidak asing ...,,"tanya Ning IFA lagi sambil mengingat.namun mereka tidak lagi melihat ke arah yang di maksud.karna Ning IFA menjaga pandangan nya dari yang bukan muhrimnya


"kan yang pakai kopyah dan sorban putih ada dua itu neng..., mereka berdua adalah vokalis utama yang saya tau"pak su yang dari tadi diam saja,kini juga angkat bicara.


~ pak Suyatno juga tahu ketika ust Zafir dan gruop sholawat nya tampil di pesantren Al Ulum dulu,banyak sekali bahkan rata-rata semua santri putra maupun putri saling meng idolakan suara emasnya ustdz Zafir. bahkan ada yang bersiul siul.


~ sedang Ayra sendiri saat ini terpaku dengan seseorang yang tadi di tunjuk Ning IFA. ia pernah bertemu dengannya bahkan pernah memeluknya erat sambil menyenderkan kepalanya di bahu pria tersebut dalam mimpinya.tapi Ayra tidak pernah mengenal bahkan melihatnya dengan nyata, hingga saat ini ketika ia tau pria itulah yang menjadi tempat sandaran dalam mimpinya, Ayra begitu sangat terkejut,dan tak bisa membuka mulutnya,ia terpaku dalam diam,hingga kaget mendengar suara pak Suyatno lagi


"enggeh ning.karna mereka memang satu group yang di undang ke pesantren untuk mengisi sholawat Nabi, waktu itu."jawab pak su lagi. Ning IFA hanya mengangguk angguk mendengar cerita pak su


"oh gitu ya pak...,?"Ning IFA mengangguk menggunakan kesopanannya.

__ADS_1


"enjeeh Ning, ya sudah klo gitu kita selesai kan dulu makan siangnya ya Ning...?,kan sudah tidak ada yang berkelahi lagi"lanjut pak Suyatno yang memang merasa sangat di sayangkan makanan yang sudah siap dinikmati itu,akan tersia sia begitu saja.


"iya pak Monggo"kata Ning IFA kemudian terlihat melirik ke arah Ayra yang sejak tadi terdiam dan terpaku, seperti sedang memikirkan sesuatu"heem Zara,,,kamu kenapa...?"


"eh...,,boten Ning. saya tidak pa apa jawabnya gugup"


akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan makan siang mereka yang tertunda


sedangkan di satu sisi lain ada ustdz Zafir,Raffa dan juga Raka yang tidak bisa menerima keributan itu langsung memilih untuk memisahkan kedua kubu yang saling pukul. sepertinya mereka dari para brandal yang saling berebut kekuasaan mereka."jangan ribut disini." ucap Raka,sambil memegang tangan lelaki bertatto dengan tubuh yang gempal itu


"lepaskan...!!!jangan ikut campur urusan kami...,,"ucap lelaki bertatto dengan sangat marah


ustdz Zafir dan juga Raffa memegang tangan lelaki lain yang berseteru dengan lelaki bertatto.


"kami bukan mau ikut campur dalam urusan kalian., tapi kalian telah merusak ketenangan dan ketentraman di restoran kami"ucap salah satu dari 2 orang pria yang sangat menonjol katampanan dan karismanya, yang baru keluar dari ruangan pribadi di restoran Zz tersebut.


"silahkan kalo kalian tetap mau melanjutkan urusan kalian tapi jangan di dalam restoran ini."ucap yang lainnya.


ustadz Zafir yang masih memegang tangan lelaki bermuka garang itu ,sempat kaget mendengar suara 2 pria tampan yang baru keluar tadi , setelah ia melihat wajah kedua pria itu, ternyata tak lain adalah sahabatnya sendiri yang bernama Alzam, dan andika sahabat yang selama ini merupakan orang yang paling banyak berdedikasi terhadap dirinya. sahabat yang memang bertugas mengelola keuangan yang mereka kumpulkan ber empat. dan ustdz Zafir tidak mengira dan tidak menyangka bahwa mereka mempunyai restoran yang cukup besar di daerah itu. beliyau cuma tahunya uang modal yang mereka kumpulkan itu di buat restoran,gitu aja, karna selama ini ustdz Zafir blum pernah pergi mensurvey sendiri.para sahabatnya hanya ngasih tau jika sudah mentransfer bagi hasil dari laba tiap bulannya,dan ustdz Zafir juga hanya meng iyakan saja karena beliau sibuk dengan urusan pondok pesantren.

__ADS_1


"lepaskan aku...!"ucap pria yang di pegang ustadz Zafir, kemudian beliau melonggarkan cekalannya,dan berkata "lebih baik Abang bekerja yang halal daripada saling pukul merebutkan yang tidak halal" ucap ustdz Zafir sambil melepaskan tangan pria garang itu.


mereka akhirnya keluar juga dari restoran Zz. setelah mereka tahu sang pemilik restoran Zz ada di sana.mereka takut di laporkan ke pihak berwajib atas tindakan tidak terpuji mereka.karna mereka tahu bahwa yang mencegah mereka tadi adalah orang yang benar2 berpengaruh di daerah itu. kepergiaan mereka semua banyak mengundang perhatian dari semua pengunjung resto, mereka berpikir siapa kira-kira pria pria tampan yang menghentikan para brandal tersebut.


__ADS_2