SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
BANYAK TEMAN BANYAK REZEKI.


__ADS_3

pagi harinya ....


setelah tadi malam kakinya sudah di urut sang adik ,pagi ini keadaan nya lebih baik dan lebih fresh,ustdz Zafir melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan melakukan rutinitas sehari-hari yang tanpa pernah di tinggalkan,walau masih sedikit terasa sakit di bagian pergelangan kaki nya beliau tidak akan meninggalkan sholat subuh berjamaahnya. dan karna beliau sekarang berada di rumah maka akan berjamaah dengan keluarga nya. waktu adzan shubuh masih tersisa 10 menit lagi,ia segera bergegas menuju musholla di dalam rumah tersebut, untuk bersiap siap mengumandangkan adzan.


sampai di musholla,sang Abah ternyata sudah berada di sana entah sejak kapan,karna beliyau memang rutin melaksanakan sholat tahajjud dan berdzikir yang berlangsung hingga waktu shubuh tiba.kini waktu shubuh sudah tiba , ustdz Zafir mengumandangkan adzan dengan suara yang sangat merdu...,hingga yang mendengar sangat meresapi setiap kalimah yg beliyau lantunkan,sedangkan Raffa dan ummi masih bersiap.mushollah Al-Hidayah memang sudah terkenal sebagai musholla yang paling baik di kota itu,dari banyaknya jama'ah hingga suara lantunan adzan dan dzikirannya.


selesai melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim yang taat, ustdz Zafir menyalami ummi dan juga sang Abah,begitu juga dengan raffa.mereka keluarga yang harmonis damai dan tentram tidak pernah sekalipun ada percekcokan antara mereka.menghadapi setiap masalah dengan sabar dan saling mengalah.


setelah sarapan pagi itu


"mas ... sebelum kembali kepesantren lagi , ikut Raffa ketemu sama temen yuuk..,,"


"dimana dek...,?"tanya ustdz Zafir lembut, seperti biasanya.


" sebenarnya kita janjiannya di restoran Zz mas,tapi kebengkelku dulu sebentar yaaa...?


"looh kan berseberangan Raff,,masak kesana dulu,apa kita gak akan telat...?"


"sebentar aja mass...,,kapan lagi kita jalan bersama,kan mas besok udah mau ke pesantren lagi...,;ucap Raffa merayu


"emang janjian ma siapa sih dek temennya...? jangan bilang wanita yaaa,mas gak mau ikut klo temen yang mau kamu temui itu cewek."ucap ustdz Zafir lagi.mengingat sang adik bungsunya itu banyak sekali teman, pergaulan sehari-hari nya dengan semua teman temannya sangat bagus, jadi menurutnya 'banyak teman, banyak rezeki' ia tidak pilih pilih dalam berteman yang penting tetap menjaga kesopanan dan martabat,serta tidak sampai berduaan dengan teman wanita.


"eh... emang kalo cewek kenapa mas...?"kan kita berdua jadi tidak hanya aku dan dia kaan...?kita bertiga ✌️✌️" ungkapnya sambil tersenyum.


"kalo janjian ma ceweknya mas gak mau ikut,entar mas jadi obat nyamuk lagi...,,,"ustdz Zafir makin gemez sama Raffa.pingin nampil kepalanya


"jangan gitu dong mas..,janji dech pulangnya mampir juga ke kontrakan mas Iqbal, kan mas Adi katanya kangen sama mas Iqbal.." rayuan gombal nya Raffa mulai beraksi,


"ya udah dech, beneran ya tapi..., entar pulangnya mampir ke kontrakan Iqbal.."

__ADS_1


"ok siap pak bos..,"


akhirnya mereka berdua berpamitan pada ummi dan Abah untuk ke bengkel Raffa dan di lanjut ke kontrakan Iqbal.


**


di pesantren Al Ulum


Ayra yang sudah masuk ke dalam pondok setelah sang tunangan pulang,tidak langsung ke asramanya ia menuju ke Ndalem Bu nyai untuk melakukan piket bergilir, saat ini dirinya dan juga Sima yang piket di Ndalem.sedangkan Sima sudah terlebih dahulu ke Ndalem,karna tadi Ayra masih mendapat panggilan dari sang tunangan.


"loo... awakmu kok sek Kaet Nang rene...,,?(loo kamu kok baru kesini..?)tanya Ning Syarifah yang melihat Ayra baru masuk kedalam Ndalemnya. Ning Syarifah adalah putri pengasuh pesantren disini.


"enggeh, ngapunten ingkang agung neng,wau tassek panggil (iya,mohon maaf neng tadi masih di kirim/di kunjungi)


"oh,,Yo wis gak Popo ,sopo jenenge awakmu wes...,koyok pernah ketok awakmu aku..?(oh,,ya udah gak papa,,siapa namamu wes...kayak pernah lihat kamu aku..,?)


"oh ...iyooo,,pak Joko seng pernah kerja gek kene iku Yoo...?"(oh iyaa pak Joko yang pernah bekerja di sini itu yaaa..?) ucap sang Ning mengingat, bapak Ayra memang pernah bekerja pada pak kiyai dulu sebelum Ayra masuk ke pesantren,dan sering kali mengajak Ayra kesana. sekarang pak Joko sudah tidak bekerja ke pak kiyai lagi karna memang sudah selesai pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pak Joko.


"enggeh neng."menundukkan pandangan nya sopan.


"Yo wes age kerjo gek Pawon dissek. engkok lek wes mari Nyang Nang kamarku Yoo...(ya udah ,sana kerja dulu di dapur,nanti kalo selesai ke kamarku yaa) lanjut Ning Syarifah lagi.


"enggeh ning"Ayra mangangguk dan melakukan piket bergilir di dapur/kantin pesantren,bekerja dengan giat dan rajin,ia juga minta maaf pada Sima karna baru bisa datang.sima sudah tau jika Ayra tadi dipanggil tunangannya."ay.. gimana..tadi ...?" tanyanya sambil mencuci piring dan Ayra yang membilasnya.dari tadi Sima masih mencuci piring yang sangat banyak karna para santri banyak yang ngekost di Ndalem.(makan beli dari Ndalem)


"apanya kak...?"


"itu tadi dipanggil tunangannya gmn...?sukses...?"


"Yach Alhamdulillah kak. Ay.. sudah bisa menerima kenyataan kak..dengan siapapun semoga Allah memilihkan yang terbaik untuk Ayra kak"jawab ayra

__ADS_1


mereka terus berbincang sambil menyelesaikan pekerjaannya.


"Aamiin semoga terkabul Ay.."Sima ikut mendoakan.


selesai dari pekerjaannya Ayra benar-benar datang ke kamar Ning Syarifah karna tadi sudah di minta pergi kesana,sesampai di kamar Ning Syarifah


tok..tok...tok


"ya sinten..?,(ya siapa...?)"ucap Ning dari dalam kamarnya,


"Kulo ning."Ayra lalu membuka pintu perlahan, diam di depan pintu


"oh awakmu zaa...,,?kene mlebu disek,tolong Iki masukno Nang Jero tas yoo".sambil menunjuk sesuatu yang harus dimasukkan ke dalam tas "terus marine awakmu melok aku Yoo...siap siap disek awakmu Yo.."(oh kamu zaa,sini masuk dulu,tolong ini masukan kedalam tas dulu yaa",menunjuk "terus setelah itu kamu ikut aku yaa,siap siap dulu kamu yaa" )


" enggeh ning"jawab Ayra tanpa bertanya kemana ia akan di bawa oleh sang Ning Syarifah putri Bu nyai .bagi Ayra sang Ning wajib di hormati sebagai putri dari guru,juga gurunya.ning Syarifah adalah seorang wanita remaja seperti ayra. mungkin lebih tua sedikit dari Ayra. setelah membereskan semua barang-barang yang tadi suruh di masukkan ke dalam tasnya , kemudian Ayra pamit mau ke asramanya untuk bersiap.


beberapa saat kemudian terlihat lah Ayra yang sudah siap untuk pergi dengan sang Ning, "Zara kamu duduk dibelakang sama aku yaa...,,"ucap Ning IFA, Ayra kaget kok dia di panggil Zara ,tapi mungkin keliru pikirnya.


Ayra mengangguk dan tersenyum"enggeh Ning"


"oh iya bibi di depan dulu ya bi.. IFA mau duduk sama Zara di belakang" ucap Ning IFA lagi


"enjeeh Ning"sahut bibi.


Mereka sekarang sudah berada di dalam mobil bersama sopir dan bibi yang memang selalu ikut sang Ning kemanapun,kalo kata orang Jawa 'khaddam ,Ayra hanya mengikuti apa yang di perintahkan "zara...,,aku mau ajak kamu ke panti asuhan kasih bunda ,nanti kamu ikut membagikan nasi kotak dan juga hadiahnya untuk mereka yaa...,," ucap Ning Syarifah yang memakai bahasa Indonesia, setelah berada dalam mobil.ayra tidak tau apa maksudnya kalo di luar pesantren keluarga Ndalem memakai bahasa indo, sedangkan jika di area pesantren beliau semua memakai bahasa Jawa.


mohon dukungannya ya kakak2


jangan lupa like komen dan hadiah nya 😘😘😘🙏🌷🥰

__ADS_1


__ADS_2