
saat hampir subuh,Ayra yang tidak tidur semalaman hingga saat ini,ia merasa cukup mengantuk sekali, badannya lemas karena sudah seharian tidak beristirahat, namun ia tetap tidak patah semangat untuk melaksanakan sholat malam dan iapun segera beranjak untuk berjamaah shalat subuh,setelah tadi izin untuk kembali ke pesantren kepada Ning IFA.
,setelah selesai berjamaah shalat subuh ia langsung kembali ke asrama karna akan bersiap2 untuk ngaji kitab kuning di musholla,ia berjalan dengan santai namun kaget dengan suara melengking minlik sang sahabat
"hei Ay...,,tadi malam katanya kamu tidur di Ndalem yaa....?"tanya Syifa sangat bersemangat sambil menepuk bahu ayra, dia bertemu Ayra di depan asramanya, kebetulan untuk ke asrama Ayra harus melewati asrama Syifa dulu
"haduh,,kirain siapa faa, jangan ngagetin gitu dong"sambil memegang dadanya karna beneran kaget.
"hehe maaf ay....,,lagian kenapa harus tertunduk gitu jalannya,kan jadi gak tahu klo ada orang di depannya.," ucap Syifa sedikit manyun
"eh kenapa bibirnya maju mundur kayak lagunya Syahrini gitu faa...?"ucap Ayra yang gemas dengan ulah sahabat yang sering kali somplak kelakuannya.
"hahahahahahhaha,,,eh hep"menutup mulutnya sendiri yang tertawa terbahak.
"Syifa Syifa,ada saja ya klakuan kamu yang bikin perut mules," Ayra geleng geleng kepala
"heh,, kenapa mules...? emang aku makanan basi yaa...?"mengikuti Ayra yang sedari tadi terus berjalan,hingga hampir sampai ke asramanya sendiri.
"hemm,gak basi sih ,,cuma sudah jamuran,wkwkwk" Ayra tertawa juga
"iiihh,ay ,,aku masih fresh yaaa,baru keluar dari freezer" cemberut
"hahahaha beku dong...?,oh iya kok kamu ngintilin aku faaa,mau ikut ke asramaku?
"eh,,kok udah nyampe disini Ay...',tertegun. ,'dan kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan ku tadi...?"
"yang mana faa,?"
"itu tadi malam kamu beneran tidur sama Ning IFA...?"tanya Syifa lagi
__ADS_1
"Hem,,bener ,kenapa faa.?"
"ya gak papa sih,cuma pas tadi malam aku tanya ke mbak asramanya kamu, katanya kamu tidur di Ndalem."ucap Syifa
"Hem iya faa,itu Ning Syarifah yang minta untuk di temani karena bibik lagi pulang kampung kata beliau."
"oh gitu yaa,enak yaa ay..kamu bisa berteman dengan keluarga Ndalem."imbuh Syifa.
"bukan berteman faa.beliyau guru kita, tidak pantas disebut sebagai teman. yach karna memang beliau meminta untuk di temani jadi aku tidak bisa menolak"ucap Ayra lagi, yang kini sudah sampai di depan asramanya.ia mau masuk tapi karena Syifa disana jadi Ayra masih menemaninya.
"Hem,,iya sih Ay..,ya udah aku ke asrama lagi ya... sampai ketemu di kelas ya."
"iya fa,ini aku juga mau bersiap untuk ngaji dulu fa,.setelah itu kita mandi di sungai Yuuuk,,,udah lama gak mandi disungai(kali) pingin faa.."ajak Ayra pada Syifa
"heemm,,iya dech,aku juga pingin,.ya udah dulu ya ay...daa.."
"sampai ketemu di sungai faa"
...****************...
sedangkan di keluarga ustdz Zafir pagi-pagi sekali kini sudah bersiap untuk pergi ke rumah pak Gito untuk mendapatkan kepastian dari tawaran pak Gito tersebut, ustdz Zafir yang juga tidak terlelap dalam tidurnya pun juga menahan kantuk saat Abah dan ummi berpamitan mau berangkat kerumahnya pak Gito." Adi, awakmu wes temen pasrah Nang ummi LAN abah too..?(Adi ,kamu sudah beneran pasrah ke ummi dan Abah kan..?")tanya sang ummi yang melihat ustdz Zafir begitu lemas,tak bertena,beliyau mengira sang anak tidak menerima perjodohan itu, beliyau masih agak trauma dengan perceraian anak keduanya itu, yang menikah hanya se umur jagung,tapi sudah bercerai.
"enggeh ummi," jawab ustdz Zafir yang memang saat ini pikiran nya di Liputi dengan nama ZARAA,,padahal sebelumnya dia sudah tidak lagi terpikir dengan gadis itu,tapi sejak tadi malam melihatnya lagi ustdz Zafir tidak bisa berbohong jika ia tidak bisa tidur karna ingat dengan namanya saja. namun ia tidak ingin mengikuti pikirannya,ia sudah benar-benar berniat mempersunting seorang gadis dan berumah tangga, tidak boleh memikirkan gadis lainnya
"lek ancen wes pasrah,ummi lan Abah kate mangkat Iki wes.yo opo awakmu te melok Tah?" Abah juga ikut menimpali ucapan ummi,karna melihat muka kusut sang anak.'tak biasanya Adi begitu kusut biasanya ia selalu cerah dan bersinar,apa ia tidak mau dengan perjodohan ini...?'pikir Abah dalam hati
"sa Estu Abah ummi Adi pasrah teng jenengan,Adi boten tomot,wonten griyo mawon."(sungguh Abah ummi,Adi pasrah ke kalian,Adi tidak ikut,di rumah saja)"ucap ustdz Zafir yang memaksa senyumannya keluar.
"Yo wes,lek ngono kita mangkat yo..?ya sudah klo gitu kita berangkat yaa..?"
__ADS_1
"enggeh bah"
setelah kepergian Abah dan ummi Raffa yang sejak tadi melihat interaksi mereka, bertanya pada sang kakak" mas Adi ada yang di pikirkan...?"
"tidak kok dik,cuma kurang tidur aja.tadi malam mas gak nyenyak tidur nya,jadi badan terasa lemes."jawab beliyau yang tidak ingin ada yang tau hatinya saat ini, biarkan Allah saja yang tau, dan memilihkan jodoh untuknya,jika menurut Allah berjodoh dengan gadis bernama Ayra anak pak joko itu semoga menjadi pilihan yang terbaik,tp jika tidak berjodoh,semoga Allah memilihkan zaraa untuk dirinya.
"tapi mas,sangat terlihat sedang memikirkan sesuatu,apa mas sudah punya pilihan gadis yang lain..?"tebak Raffa tepat sasaran
"ah,, tidak dik,kamu bisa aja,emang di lihat dari mana klo mas lagi mikirin kayak gitu."tanya beliau
"yaa dari raut wajahnya lah mas.jelas terlihat loh , klo mas Adi memang sudah ada gadis yang ada di hati,kenapa tidak di ungkapkan saja mas..? sebelum terlambat harusnya tadi mas cegah Abah dan ummi agar tidak kerumah pak Gito,"Raffa sok menasehati sang kakak, padahal sebenarnya dia tidak tau ,ia cuma tidak ingin sang kakak terpaksa menerima perjodohan itu.
"tidak kok Raff,,,mas beneran cuma capek dan kurang istirahat,,jangan Ngada Ngada dech kamu.ya udah gih sana berangkat ke bengkel."ustdz Zafir lalu menyuruh sang adik bungsu untuk pergi ke bengkelnya.
"heem ya udah mas,raffa berangkat dulu yaa.titip rumah di jagain takut ada maling..,"ucapnya masih sempat menggoda ustdz Zafir.
"hemm,,tenang saja ,jika ada maling sekalian saja mas suruh rampok kamarmu.biar barang-barang kamu habis di curi semua"
"ah,, yang penting hatiku tidak ada yang nyuri mas,...kikikikki"sambil lari dari dalam rumah ,
"Raffa....,,!!!" kesal ustdz Zafir pada adiknya itu, yang dari tadi tak berhenti menggoda nya.
"hahahaha, beneran kan mas,,,?"suara nyaringnya terdengar oleh Gus hasby yang masih ada dikamar beliyau.gus hasby tadi masih melaksanakan sholat Dhuha dan belum selesai.karna mendengar suara keras dari sang adik beliau segera menyelesaikan ngajinya dan beranjak ke ruang keluarga,melihat apa yang terjadi dengan para adiknya.
"ada apa Dii...,?kok Raffa tertawa dan sambil keluar rumah tadi..,?"tanya Gus hasby pada ustdz Zafir yang sendirian di ruang tengah itu.
"gak papa Gus,itu tadi Raffa cuma sifat jailnya keluar,biasa suka godain dia Gus.,"
"ooh,..Abah dan ummi sudah berangkat...?"
__ADS_1
"iya Gus,baru saja." akhirnya mereka berdua berbincang-bincang di ruang tengah rumah mereka.
lanjuuut...?