SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
3x MIMPI YANG SAMA


__ADS_3

sesampainya di kontrakan Iqbal sang adik pertama ustdz Zafir, beliau sudah menunggu momen penting ini untuk bertemu dengan adik-adiknya untuk mendapatkan solusi terbaik diantara mereka,


"bal.., menurutmu apa yang harus mas' lakukan jika keluarga pihak wanita tidak setuju...?"tanyanya pada Iqbal yang memang sudah terbiasa saling berbagi kisah.


"mas Adi sudah sholat istikharah...?"tanya Iqbal langsung


"mas sudah istikharah memohon petunjuk kepada Allah,namun sampai saat ini belum jelas petunjuk yang diberikan Allah kepada mas."ucap ustdz Zafir


"emang petunjuk nya gimana mas...?tanya Raffa menyambung pertanyaan kak iqbal


"mas bermimpi ada di sebuah mesjid sedang melaksanakan sholat, kemudian ada seseorang yang bersorban menghampiri mas dan berkata 'kamu harus disana' menunjuk ke arah tenggara masjid agung yang mas sholati itu.dan sudah 3x mas bermimpi yang sama seperti itu," cerita ustdz Zafir kepada sang adik.


"apa mas ingat di mana masjid agung tempat mas sholat...itu...?"tanya Iqbal,


ustadz Zafir kemudian mengingat ingat dimana letak masjid yang ada di mimpinya itu, sesaat kemudian beliau mengangguk dan tersenyum "hemm mas ingat dek" ucapnya penuh rasa syukur


"di mana mas...?"kata Raffa ingin cepat-cepat tahu lokasinya.


"di daerah tempat tinggal(kampung halaman) kakek dan nenek dulu."ucap ustdz Zafir menjelaskan.


"maksudnya mas di kota P ,...? daerah mana mas...?"cerocos Raffa, sedang Iqbal hanya memperhatikan Raffa yang selalu nyeletuk lebih dulu


"daerah yang sama dengan kakek yaitu di kawasan w...


"apa mungkin itu suatu petunjuk bahwa mas,harus meneruskan perjuangan kakek disana...?"ujar Iqbal


"saya rasa memang begitu mas iqbal, mas Adi harus mencari calon istri yang berada di daerah tersebut,di samping mendapatkan istri juga bisa meneruskan perjuangan kakek yang sekarang tidak ada yang melanjutkan syi'ar Islam dari keturunan kakek yang lainnya."ucap Raffa yang memang suka sekali bicara panjang lebar.


"entah mengapa mimpi itu sangatlah jelas terasa nyata dan insyaallah mas akan mengatakan mimpi itu kepada pak kyai , mungkin beliau ada solusi"ucap ustdz Zafir


" apa mas Adi sudah menceritakan tentang mimpi itu kepada Abah dan ummi ..?"

__ADS_1


"hmm sudah, beliau juga berpendapat sama seperti kalian"lanjut nya


"kalo begitu kenapa harus berta'aruf dengan gadis dari daerah lain...? apalagi Raffa dengar yang katanya keluarga nya juga tidak setuju dari awal."ucap Raffa yang mendengar sedikit perkataan Abah pada ummi saat waktu malam itu.


"bukan begitu dek,itu karna pilihan pak kyai,kami tidak ingin beliyau tertolak dan agar tidak merasa ditolak. kami menghormati beliau" ucap ustdz Zafir lembut selembut kain sutra asli


"heeem gitu yaa,...?tapi kenapa mas Adi tidak langsung mengatakan tentang mimpi mas tersebut...?" ucap Raffa sangat cerewet


"waktu itu mas hanya bermimpi satu kali,dan mas mengira itu hanya bunga tidur saja, tapi karna sampai 3x maka mas meyakini bahwa itu semua petunjuk yang diberikan oleh Allah kepada mas"ucapnya


setelah mereka selesai berdiskusi, akhirnya mereka berdua berpamitan kepada Iqbal, karna ustdz Zafir akan segera kembali ke pondok pesantren ATTOYYIBIN sore ini.


sesampainya dirumah Abah dan ummi sudah menyiapkan kata kata bijak dan menyampaikan informasi dari pak kyai,bahwa keluarga gadis yang tempo hari di datangi rumah nya, bersedia untuk berta'aruf dengan ustdz Zafir, tapi mereka sudah mengatakan bahwa tidak ingin segera menikah. ustadz Zafir maupun kedua orang tua nya mengerti maksud dari perkataan itu.jadi beliau mengatakan


"tidak apa-apa ummi, abah mungkin agar tidak sampai manyakiti perasaan pak kiyai yang sudah merekomendasikan gadis itu kepada kita"ucap nya lembut


"iya nak...kami sebenarnya sudah cukup mengerti,namun kita sama-sama memiliki pemikiran yang matang,agar jangan sampai kita semua membuat pak kiyai merasa tertolak."ucap ummi


"enjeeh abah..., Adi mohon doa Restu dari Abah dan ummi"ustdz Zafir menyalami keduanya lalu memeluk mereka, tidak lupa juga terhadap sang adik bungsu si Raffa. ustadz ZAFIR tidak membawa sedikitpun pakaian, mungkin pakaian beliau sudah banyak di kamarnya (maktabnya) beliau kembali ke pesantren menggunakan bus umum,karna Raffa masih ada kepentingan jadi tidak bisa mengantar ustdz Zafir.


****


ditempat lain,


Ayra dan Ning IFA sudah selesai menyantuni anak yatim-piatu di panti asuhan kasih bunda,saat ini mereka menuju ke pesantren lagi.


beberapa saat berlalu,...


mereka akhirnya sampai di pesantren Al Ulum.ayra sudah berpamitan pada Ning IFA untuk kembali ke asrama


"hey raa...,,wuih enak yaaa di ajak jalan-jalan sama Ning Syarifah" ucap salah satu teman kamarnya.

__ADS_1


"Alhamdulillah berkat beliau tadi saya bisa melihat dan merasakan kebahagiaan dari anak-anak panti yang memang tidak punya keluarga."ucap Ayra terharu dengan apa yang dilakukan oleh Ning IFA terhadap mereka semua.


"jadi tadi kamu di ajak kemana saja ay...?"tanya Sima yang baru datang dari kamar mandi


" ke panti asuhan kak,cuma sebelum itu mampir di restoran Zz sebentar,karna sudah waktunya makan siang."jawab Ayra


"waahh enak ya ay...kok bisa sih ,kamu di ajak Ning Syarifah...? bukannya kamu masih 2 tahun sekarang ya mondoknya...?!" Rita juga ikut bertanya


"hemm ...gak tau juga kak.mungkin hanya kebetulan saja,."


"kayaknya Ning Syarifah kenal sama orang tua nya Ayra dech, biasanya keluarga Ndalem sih begitu kalo mengenal orang tua nya."ucap Sima lagi


"sepertinya begitu kak,tadi sebelum saya di ajak, beliau memang sempat bertanya tentang bapak",


"ya sudahlah,itu rizkinya Ayra,bisa keluar pesantren,di ajak makan bersama Ning lagi."ucap yang lainnya


"Hem,,,ayo kita berangkat ngaji kitab kuning.sebentar lagi akan di mulai,agar tidak telat,kita berangkat sekarang saja"ajak Sima pada semuanya


"hemm ok kak..,"semuanya menjawab serentak


"tapi saya boleh izin dulu tidak kak...? soalnya saya baru datang dan masih belum mandi, juga blum sholat ini."Ayra bertanya pada Sima yang menjadi ketua asramanya.


"Yach, gak papa ay...tapi di usahakan jamaah sholat Maghrib nya harus ikut yaa, tidak boleh izin lagi."ucap Sima yang memberi keringanan pada Ayra yang memang baru datang,


"hemm iya kak, terimakasih."


kemudian mereka semua pergi ke musholla tempat dimana di adakan mengaji kitab kuning, meninggalkan Ayra diasrama sendirian karna jika mereka tidak ada kepentingan tidak boleh izin mengaji, sedang Ayra bersiap untuk membersihkan diri di kamar mandi umum pondok, yang letaknya di sebelah kanan daerah asrama Flamboyan. dan asrama Ayra ketepatan ada di lantai atas jadi agak jauh dari kamar mandinya. ia masih harus menuruni tangga 2 kali untuk bisa sampai ke tempat yang di tuju.


hallo assalamualaikum semua nya.mohon maaf ya baru bisa up.soalnya beneran nyempetin waktu untuk mengetik ini kak,


mohon dukungannya ya kakak2 semuanya ๐Ÿ™๐ŸŒท semoga bermanfaat dan barokah umur dan rizkinya aamiin๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

__ADS_1


__ADS_2