SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 93 BUKAN KEBOHONGAN BELAKA


__ADS_3

karna sang istri di lihat seperti itu,maka ustdz Zafir pun meletakkan tangannya pada dahi Ayra


"sayang...kamu sakit...?"ucapnya hawatir


" gak sakit mas..,cuma kurang enak badan aja." jawab Ayra menghindari tatapan mata dari pengunjung yang lain, ia tidak mau dikatakan perempuan yang mencari kesempatan, sebab dari tadi banyak sekali di sekelilingnya yang memperhatikan keberadaan mereka, karna itu juga Ayra merasa tidak enak.


" ya udah, klo begitu kita ke dokter yaaa, biar cepat sembuh,." masih menghawatirkan


"tidak perlu mas, cukup istirahat sebentar pasti nanti akan pulih"


"klo begitu kita segera pulang, mas gak mau lihat kamu sakit sayang," mengusap puncak kepala Ayra.


"kami pulang dulu yaa, maaf belum bisa bantu kamu di sini khi. mungkin kapan kapan aku kesini lagi" ustdz Zafir berpamitan pada sang sahabat


"enggeh ustdz, Monggo, di jaga baik-baik ya Ning ZARA nya ustdz," ucapan Andika malah mengundan Ayra untuk menatap nya. 'bukannya panggilan itu hanya ustdz yang tahu...?'pikir Ayra dalam hati tapi lamunannya segera buyar dengan ajakan sang suami


"ayoo sayang, kita pulang dulu, dan beristirahat biar kamu cepat sembuh,."


Ayra hanya mengangguk sambil berjalan menuju tempat di mana tadi motor ustdz Zafir di parkir.


sesampainya dirumah Ayra ataupun ustdz Zafir tidak lupa mengucapkan salam, meski di dalam rumah tidak ada orang lain selain mereka berdua.


"sayang...kamu beneran gak perlu ke dokter...?"


"bener mas, Ayra butuh istirahat saja, Ayra ke kamar dulu ya mas..?" ia langsung saja masuk kedalam kamarnya tanpa menunggu jawaban dari sang suami, 'sebenarnya apa yang terjadi...? tadi aku lihat dia baik baik saja dan sangat senang aku ajak berkunjung ke restoran Zz, kenapa pas di sana mendadak tidak berselera makan...?" ustadz Zafir bermonolog sendiri.


...****************...


Syifa dan Alzam kini sudah berada dikediaman keluarga Yasmine, setelah kemaren ia berkunjung kerumah sakit dan menemani sang mama seharian penuh.


"assalamualaikum" ucapan salam dari luar , mengagetkan seluruh keluarga besarnya Yasmin yang saat itu memang sedang berkumpul bersama dikediaman mereka, mereka sedang membahas tentang pernikahan Yasmin yang tinggal seminggu lagi, undangan untuk semua koleganya sudah tersebar sebelum kejadian kecelakaan yang menimpa Tunangannya itu.dan kini mereka semua berkumpul untuk membahas tentang pengganti yang harus dilakukan oleh adik tunangan Yasmine.


"assalamualaikum.." karna belum juga di bukakan pintu Alzam kembali berucap salam.


"wa alaikum salam" akhirnya mereka menjawab salam dari arah dalam.


terdengar suara pintu di buka,


" cari siapa den...?" seorang wanita paruh baya menghampiri tamu yang datang, sepertinya ia adalah pembantu di rumah ini

__ADS_1


"saya ingin bertemu dengan keluarga nona Yasmine bi." jawab Alzam


" tunggu sebentar ya den,.." berlalu kedalam untuk memberi tahu majikannya


"tuan , nyonya, di luar ada pemuda yang mencari tuan dan nyonya"


"siapa bik..?"


"bibi tidak tau tuan."


"ya sudah suruh masuk saja bik.."


"baik tuan."


setelah di berikan izin sang bibik langsung menyuruh orang yang diluar masuk.


"terimakasih bik."


"sama sama den, mari bibik antar den." Alzam mengangguk dan segera menuntun sang istri mengikuti bibik tersebut


sesampainya di dalam ,


"waah...,ternyata yang kita bicarakan, datang dengan sendirinya, jadi kita tidak perlu lagi menunggu waktu dengan sia sia." ucap papa Yasmine.


"tapi tunggu..,kenapa Alzam kesini membawa seorang gadis, apa maksud dari semua ini..?" paman yang lain pun melihat pada Alzam yang sedang menggandeng seorang gadis yang berhijab sederhana namun cukup manis di lihat.


" mohon maaf tuan , saya kesini untuk menghadiri undangan dari keluarga nona Yasmine yang kemaren mencari saya dan istri saya." mereka semua yang ada di sama saling menoleh dan saling melihat,


"maksud Anda ,gadis di samping Anda adalah istri anda....?" Alzam mengangguk sambil terus menggenggam tangan Syifa. Syifa hanya menundukkan kepalanya tidak berani menatap kearah mereka semua.


" hahahahahaha" tawa mereka meledak saat ini.


"Anda pikir kami percaya...? jangan pernah sekalipun Anda mengelabuhi kami putra Sanjaya..!!" ucap papa Yasmine


"jangan jangan dia hanya ingin lari dari tanggung jawab untuk menggantikan posisi kakaknya itu." paman Yasmine berkomentar


" atau mungkin juga dia membayar gadis kampung itu agar mau menjadi istri kantraknya," bibi Yasmin juga tidak mau kalah, berkomentar yang sangat pedas.


"maaf tuan tapi kami memang pasangan suami istri yang sah baik secara Agama maupun Negara, kami punya buku Nikah jika kalian tidak percaya..."Alzam mencoba menjelaskan

__ADS_1


"bagaimana mungkin seorang putra Sanjaya...menikahi gadis yang kampungan sepertinya jika tidak karna ada sesuatu.." ucap Yasmine yang baru turun dari lantai atas.


deg.


deg.


Alzam ataupun Syifa langsung melihat sosok wanita yang berjalan dengan angkuhnya itu, sangat sek-si dengan dres pendek yang kurang bahan, belahan dadanya terlihat sangat menonjol dan body bak gitar spanyol dengan kulit mulus putih dan bersih bak sudah di poles sempurna. "Astaghfirullah"


Alzam langsung begitu saja menjaga pandangannya, ia melihat sang istri yang terlihat sangat kaget, entah apa yang ia pikirkan.


"bukankah dia wanita yang kemaren lusa di Mall itu...?" ucap Syifa dalam hati


" sayang jangan takut, ada mas disini, "ucap Alzam pada sang istri yang terlihat tidak baik baik saja. Syifa menunduk lagi dan tidak melepaskan tangannya dari genggaman sang suami.


" Apa maksud nona berkata seperti itu...?" Alzam bertanya tanpa memandang pada Yasmin


" ho ho ho...... bukankah kemaren kita bertemu di mall..?"Yasmin kini sudah berada di samping Syifa,


"gue gak mungkin bisa percaya jika loo yang hanya gadis kampung bisa menikah dengan seorang pria tampan dan kaya raya. mana mungkin itu terjadi...?" ucapnya sambil sedikit senyum yang meremehkan.


"bahkan disini saja ada yang luar biasa namun tak sekalipun diliriknya. bagaimana gue percaya jika loo istrinya...? satu lagi gue bisa bayar 3x lipat dari bayaran loo itu jika loo mau berpihak pada kami..,," ucapan santai namun sangat menyakitkan hati Syifa. Syifa yang sejak tadi hanya diam dan menunduk kini ia beranikan diri untuk melihat pada wanita cantik yang memiliki omongan setajam silet ini.


" walaupun nona bisa membayar saya dengan seluruh harta nona , tapi tidak akan pernah bisa nona menghapus surat nikah kami yang sudah sah., ya... saya memang gadis kampung yang tidak punya harta tapi saya tidak pernah sekalipun mengambil bayaran untuk menjadi istri mas Alzam."ucap Syifa yang membuat Alzam tersenyum dengan jawaban istrinya itu.


"heh...miskin saja belagu..?"ucap mama Yasmine


" maaf nyonya, tapi apa yang di ucapkan oleh istri saya memang benar adanya. kami sudah menikah seminggu yang lalu dan itu sudah kami rencanakan karna kami sudah kenal 2 tahun yang lalu. " ucap Alzam yang tidak seluruhnya berbohong. ia memang sudah kenal Syifa 2 tahun yang lalu bukan..?, dan tidak lupa iapun segera menunjukkan surat nikah mereka berdua,.


"lalu bagaimana dengan gue..zam...? loo harus tanggung jawab...loo tidak boleh lakukan ini pada gue.." ucap Yasmine mengambil alih pembicaraan itu dengan sangat emosi


"maaf nona,. bukankah nona tunangan bang Dikin..? lalu kenapa harus meminta tanggung jawab padaku...?"


"lalu pada siapa....?!! hahahaha apa loo mau bilang , gue harus minta sama si lumpuh itu...?" semakin tak terkendali saja Yasmine, hingga tertawa terbahak-bahak. padahal tidak ada yang lucu .


"jaga omongan nona, karna orang yang nona katakan lumpuh itu adalah Abangku." Alzam agak emosi dengan ucapan Yasmin yang mengklaim kakaknya itu si lumpuh.


"bukankah tidak ada yang salah....? hahahaha lalu gue harus bilang wow gitu... gue akan menikah dengan pria yang tidak bisa apa-apa..?" tanya Yasmine karena dia tidak mungkin bisa lagi memiliki Alzam jika dia sudah punya istri. kini para keluarga Yasmine mengambil surat nikah yang di perlihatkan oleh Alzam, dan benar sekali itu adalah Asli bukan hanya sekadar kebohongan belaka


.....

__ADS_1


maaf ya kakak kakak, blum bisa kasih yang lebih buat kalian.semuga bisa terhibur walaupun hanya sedikit saja.


"


__ADS_2