SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
KISAH di PESANTREN


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu kini tiba saatnya untuk kembali ke pondok pesantren Al Ulum yang akan menjadi tempat yang paling mereka semua hindari bagi yang tidak menginginkan berada di penjara suci ini.tapi tidak bagi Ayra ia sangat suka dan bahkan lebih semangat berada didalam pesantren daripada berada di rumah nya . entah apa yang membuat Ayra sangat betah ditempat yang penuh Aturan dan juga banyak kegiatan ini, baginya di pesantren ini dia merasa terbebas dari beban yang begitu berat, tempat yang paling tepat untuk mengeluh kesah dan resahnya.


Disaat semua santri terlelap dalam tidurnya,kini Ayra bangun dan bertafakur pada sang maha pencipta,ia meluapkan isi hatinya yang terdalam,ada banyak yang ia lantunkan dalam tangis doanya.


memohon ampunan atas keputusan yang diambil tentang pertunangan nya dengan ustd Reno,dan ia juga memohon kepada Allah dengan segala kerendahan hatinya semoga ustdz Reno cepat mendapatkan pengganti jodoh terbaik.agar ia tak terlalu merasa bersalah kepada nya.dan ibunya tak hawatir lagi dengan ustdz Reno yang sudah di anggap sebagai anaknya.


Netranya sayu dan pelupuk yang penuh genangan itu kini semakin sayu setelah beberapa saat lalu meluangkan waktu untuk memikirkan dosanya, tanpa terlelap semalaman, hingga menjelang pagi Ayra masih tetap di atas sajadah yang membentang lebar di lantai musholla pesantren Al Ulum ini.


tak terasa satu persatu dari semua santri-santri kini telah berada di musholla untuk melaksanakan sholat berjamaah shubuh. "Sstt


Ay....ssttt Ayra...,,"panggil Rita yang melihat Ayra masih tetap menundukkan kepalanya.


"Haah ..."ucapnya tersentak dengan goncangan tangan rita.karna di panggil tidak menoleh Rita menyentuh pundaknya."kamu kenapa Ay..?kok kayak banyak pikiran gitu,,sampai gak dengar pas di panggil"


"Gak papa kok Taa,,cuma masih ngantuk aja ini.jadi masih agak oleng"katanya dengan nada serak.


"Sebentar lagi udah mau iqomah,apa kamu masih punya wudhu'?tanya Rita lagi yang kebetulan teman se asramanya itu


"ini mau wudhu' dulu Taa..."beranjak dari tempat duduknya sambil membuka mukenanya untuk mengambil wudhu' lagi. ia takut tadi tertidur walau hanya sekejap saja.


"Hmm ya udah, cepetan giih biar gak ketinggalan"


"Hem terimakasih,,"langsung melangkah menuju ke tempat wudhu'


Sesampainya di tempat wudhu',Ayra bertemu Syifa sahabatnya itu, yang mana dari sejak kembali ke pondok pesantren pagi tadi belum ketemu sama Syifa.


"Hey Faa...,,aku kangen."mau meluk Syifa


"Hiii juga Ay.. gimana kabarnya..?" ih lebay dech ,masak mau pelukan di tempat wudhu'..."Syifa mencubit pipi Ayra.

__ADS_1


"Ya udah kita wudhu'dulu terus sholat subuh berjamaah,ada yang mau aku omongin sm kamu nich."ucap Ayra berbisik


"Aku udah wudhu',, Ya udah klo gitu aku duluan ya..,,mau ambil mukena dulu"kata Syifa berpamitan


"Heemm.."


Setelah beberapa saat berlalu,usai sholat berjamaah mereka ngaji kitap kuning bersama2 dan saat ini Ayra ,Rita juga Syifa berada di urutan depan.setelah mereka selesai mengaji kitab.barulah mereka bertiga duduk di teras musholla.


Pagi ini adalah hari kedua mereka di pondok,saling berbagi kisah mereka, ketika di rumah masing-masing." katanya kalian mau kerumah pas hari raya idul Fitri itu, aku tunggu2 tp gak ada yang datang."Ayra memulai percakapan mereka.


"Heemm maaf Ay,aku gak sempat, kemaren itu aku di ajak ke luar kota oleh orang tuaku, katanya sekali2 ke rumah saudara jadi di sempatin pas hari raya itu." Syifa menjawab sambil memegang telinganya.


"Klo aku juga di rumah kakek di Bandung Ay,JD gak bisa ke rumah kamu." Rita menimpali dan menangkupkan tangan tanda minta maaf.


"Ya udah deh,gak papa yang penting kita ketemu lagi disini kaan..?"O....ya gimana hubunganmu dengan ustdz Reno...?"tanya Syifa spontan,tanpa melihat di sana juga ada Rita yang tidak tahu apa-apa.


"Emang Ayra punya hubungan apa syif...?"Kok aku yang se asrama gak tau apapun..?" Tanya Rita


"Udahlah FAA gak papa kok..;Rita juga boleh mengetahuinya, tooh,,,, kini aku sama ustdz Reno udah gak ada apa apa lagi,kita udah batal tunangan kok." Ucap Ayra sangat lirih,takut kedengaran yang lain.


"Appaa...!! Jadi kalian sudah putus...?"suara nyaring Syifa mengundang perhatian santri-santri yang lain.


Mereka akhirnya saling berbisik-bisik bahwa Ayra putus . entah putus dari pacar atau dari apa, yang jelas Ayra putus,itu pikir mereka.


"Ay ....,,"Syifa langsung menutup mulutnya sangat kaget mendengar Ayra putus,ia merangkul pundak Ayra, sedangkan Rita melongo tidak mengerti, kenapa sudah putus..?kapan yang tunangan..?" pikirnya


"Gak papa ay ... jangan bersedih,yg sabar yaaa.mungkin Allah menyiapkan jodoh terbaik untuk mu." Ucap Rita kemudian juga ikut memeluk Ayra


"Aku gak papa kok,,aku sedih bukan karna batalnya pertunangan itu,tp aku sedih karena sampai sekarang ibuku masih belum bisa menerima kenyataan bahwa kita udah bubar. ibu sangat menyayangi ustdz Reno seperti anak kandung nya sendiri. Beliau masih sering murung dan bersedih."ungkap Ayra lagi

__ADS_1


Mereka bertiga akhirnya saling berpelukan layaknya Teletubis.hingga mengundang banyak mata yang memperhatikan mereka.


"Ehemm hem,, kalian bertiga kenapa berpelukan disini...?"salah satu petugas kedisiplinan pondok pesantren Putri menegur mereka.


"Maaf kak.kami cuma melepas kangen karna baru bertemu lagi setelah 2 bulan tidak pernah bertemu."jawab syifA.


"Ya sudah,kalo begitu,jangan curhat disini,, lihatlah betapa banyak anak-anak yang memperhatikan kalian..?"


"Iya kak.maaf kami akan kembali ke asrama,"ucap Ayra dengan sopan.


"Ya sudah kalo begitu,saya tinggal dulu yaa."ucap petugas kedisiplinan itu ,dan kembali berkeliling mengontrol santri-santri yang bergerombol lainnya.


Ayra dan Rita kemudian berpamitan pada Syifa untuk ke asramanya.


"Ay...,,tadi yang Syifa katakan beneran...?"tanya Rita saat menuju asrama bersama Ayra


"Heemm,,bener Rita,aku udah tunangan dengan guruku sendiri tapi sekarang sudah putus alias batal."


"Kenapa kamu tidak pernah cerita apapun di asrama Ay...? bukankah kita semua saudara...,?jika bersedih kita sedih bersama2,,begitupun sebaliknya,jika sedang bahagia maka kita bahagia bersama.."ucap Rita lagi


"Hmm iya Ta , tapi memang kmaren gak ada yang tau kok cuma Syifa aja,itupun tanpa sengaja Syifa taunya"


"Yaa udahlah Taa, lagiankan udah bubar juga Taa,,โ€lanjutnya


Ahirnya mereka sampai di asrama, beberapa anak-anak yang lain masih menata barang barang mereka di lemari perseginya.yang hanya sekedar 3 stel pakaian ganti dan 3 stel seragam buat sekolah, karna dipesantren ini di larang banyak membawa barangยฒ.


Di pesantren ini Juga disama ratakan antara yang kaya, yang miskin, anak orang yang punya jabatan maupun orang biasa,di pesantren ini juga di ajarkan banyak pengalaman hidup,agar jika santri-santri keluar dari pondok(boyong) sudah bisa mengemban ilmu pengetahuan.


alat2 mandi diletakkan di rak yang sama jadi satu dengan anak yang lainnya., sedangkan untuk makannya mereka ada yang ngekost di pesantren ini ada juga yang beli di kantin pesantren langsung.

__ADS_1


mohon maaf ya kakak2 baru up lagi๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2