SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
BONUS


__ADS_3

bon-cap


3bulan kemudian ustdz Zafir dan AYRA kembali menjenguk istri Alzam lagi dirumahnya dan juga melihat bayinya , setelah selesai Ayra dan ustdz Zafir sudah pulang dari rumah Alzam dan kini mereka berada di perjalanan menuju rumah sakit terdekat ,


Ayra juga ingin memeriksa kandungan yg sudah masuk bulan keempat, mereka sangat bahagia setelah 11 bulan menunggu momen yang sangat dinantikan ini, akhirnya mereka berdua sudah diberikan Amanah oleh Allah.


Ayra maupun ust Zafir tidak pernah sekalipun memakai KB karena mereka memang sudah menginginkan keturunan, apalagi di usia ustdz Zafir yang memang sudah sangat matang dan sudah sangat siap, namun baru di bulan kedua belas atau setahun dari pernikahannya mereka baru di beri Amanah yang mereka nantikan itu.


kini mereka sudah sampai di rumah sakit dan berjalan di koridor dengan santai namun tidak lamban


"mas anaknya Syifa comel banget ya mas, jadi gak sabar ingin segera lahiran juga." ucap Ayra saat mereka sudah hampir sampai di depan pintu ruangan dokter spesialis kandungan.


"sabar sayang, yang penting sekarang Dinda sudah hamil dan sudah pasti akan melahirkan jika sudah saatnya" sambil berjalan dengan santai dan melirik pada sang istri yang terlihat begitu menggemaskan.


"hmm,iya mas. kira-kira anak kita cowok apa cewek ya mas?" tanyanya lagi masih tersenyum


"cewek atau cowok yang penting selamat sayang, yuk kita masuk dulu, jangan mikir yang tidak bisa kita lihat dulu, oke sayang," Ayra agak cemberut pada suaminya yang selalu simpel aja jawabannya.


tok tok tok


"assalamualaikum"


"wa alaikum salam" jawab dokter dari dalam.karna sudah ada jawaban ustadz Zafir pun membuka pintunya


" silahkan pak ADI buk Ayra" dokter mempersilahkan mereka berdua untuk segera masuk karna sebelumnya mereka sudah membuat Janji temu, jadi dokter cantik itu sudah tau pada nama mereka


"silahkan berbaring di ranjang ini buk Ayra" mengarahkan ayra


"iya dok" lalu setelah berbaring dokter memberikan jell di perut Ayra untuk melihat keadaan bayi dengan USG

__ADS_1


"Nah lihat buk,pak, ini janin yang baru tumbuh, alhamdulillah sehat, juga bagus perkembangan nya semoga terus lancar dan selamat hingga persalinan ya buk," doanya tulus


"aamiin, terimakasih ya dok."


"sama2 buk, pola makan dijaga ya buk, banyak makan yang menyehatkan dan juga di bawa gerak yang sewajarnya saja ya buk" lanjutnya


Ayra mengangguk dengan masih tetap menatap layar dimana tadi disana ditunjukkan buah hatinya yang belum terbentuk sempurna


"iya dok, terimakasih banyak atas nasehat nya dok" ustdz Zafir lah yang menjawab nasehat dokter


"itu sudah semestinya pak, oya jangan lupa juga untuk datang di bulan berikutnya ya buk,pak."


"iya dok, insyaallah. klo begitu kami permisi ya dok


"mari silahkan."


akhirnya mereka berdua pulang dengan gembira dan bahagia.


***


begitu juga dengan kehidupan Syifa dan Alzam mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati mereka yg begitu sempurna di mata mereka. namun dibalik kebahagiaan mereka juga ada saudara yang belum bahagia.


bang Diki dan juga Raffa, mereka berdua masih belum mendapatkan jodoh idaman mereka. juga Andika yang masih setia dengan kesendiriannya.


sedangkan Iqbal sudah menemukan pasangan saat ia pergi berziarah ke wali songo saat itu.


*****


tak terasa kini sudah beberapa bulan dari hari itu, Ayra sudah melahirkan bayi mungil yang sangat cantik dan imut, mereka memberinya nama HASNA AULIA ZAHRANI dan memberi panggilan Azza pada sang putri.

__ADS_1


Azza tumbuh menjadi balita yang luar biasa di usianya yang kini masih 2 tahun ia sudah bisa menghafal huruf Hijaiyah dan juga huruf abjad dengan sangat fasih. bahkan Azza juga bisa menghafal nama-nama semua orang yang ada disekitarnya dengan sangat baik.


tak jarang dari para tetangga yang begitu menginginkan punya anak seperti Azza.


namun kebahagiaan ustdz Zafir dan AYRA kini diuji ,putri yang begitu sangat mereka sayangi dan sangat membuat mereka berdua sangat bangga tanpa adanya tanda-tanda sakit sebelumnya, karena sangat lincah bahkan sangat cerdas di usia nya yang masih dini itu kini tak berdaya dalam satu hari,


sempat sudah di bawa ke dokter karna Azza yang sudah terbiasa sangat aktif malah selalu berdiam diri dan tak ada semangat, namun belum penuh satu hari di rumah sakit Azza benar benar sudah pulang kerumah Allah , INNA LILLAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI'UN.


Rencana Allah memang tak ada yang tau, bukan hanya ustdz Zafir dan AYRA saja yang terpukul dengan kejadian yang tiba-tiba saja ini, bahkan neneknya Azza atau ibu Ayra dan ummi tak henti-hentinya mengeluarkan air matanya. bahkan seluruh keluarga dan juga tetangga merasa sangat kehilangan.mereka semua tak menyangka jika hal itu akan terjadi begitu cepat, kematian menghampiri putri sang ustadz yang luar biasa itu dengan tanpa tanda tanda.


"yang sabar ya ustadz," ucap sebagian bapak bapak yg melayat. ustadz Zafir hanya mengangguk beliyau tak kuasa menahan air mata yang mengalir dengan sendirinya.


sedangkan Ayra tak menangis sama sekalipun. bahkan sejak dari rumah sakit ayralah yang mendekap sang putri sampai kerumah, Ayra tertegun , begitu terkejut dan tak pernah sekalipun ia bayangkan sang putri akan pergi begitu cepat.


air mata Ayra tak bisa keluar,meski banyak yang sudah menangisi sang anak , tapi Ayra tak bergeming, sampai Azza kini sudah siap di makamkan .


ustadz Zafir sempat terduduk saat mensholati sang putri, begitu banyak keluarga ataupun tetangga yang menangis dengan melihat kejadian itu.


keluarga yang sejak awal tanpa adanya cobaan. begitu bahagia dan menikmati keindahan hidup berumah tangga, kini Allah menguji kesabaran mereka dengan mengambil kembali Amanah yang hanya 2tahun di titipkan pada mereka.


"sabar nak, Allah lebih menyayangi Azza, makanya Allah mengambilnya kembali" suara Abah menyemangati sang putra berharap agar ustdz Zafir lebih sabar dan bisa menguatkan sang istri yang terlihat begitu sangat terpukul.


"bangunlah nak, datangi istrimu yang sampai saat ini masih tertegun dan hanya menatap dengan kekosongan." Abah masih menguatkan, ustdz Zafir lalu mengangguk dan segera beranjak untuk menghampiri sang istri.


bagaimanapun juga ia harus Ridho atas ketetapan Allah. benar kata Abah jika ia harus bisa memberikan kekuatan bagi sang istri.


...----------------...


kisah ini di ambil dari kisah nyata seseorang dari sejak awal cerita,hanya di beri sedikit bumbu agar cerita lebih apik.

__ADS_1


mungkin Allah memberikan cobaan atau mungkin juga pelajaran bagi kita semua, bahwa kebahagiaan, kesedihan, miskin , kaya, ketampanan, kecantikan ,kejelekan berkuasa dan pengemis semuanya itu atas kuasa dan kehendak Allah , kapanpun dan apapun akan terjadi begitu cepat jika Allah sudah berkehendak.


banyak sekali yang bisa kita Ambil hikmah dari semua cerita ini,.


__ADS_2