SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 60 IMPIAN SYIFA


__ADS_3

"buk nak Zafir ini yang tadi bapak ceritakan, berkat beliau kita hari ini bisa belanja banyak barang-barang ini buk"ucap pak Suryo pada sang istri


sempat terpikir untuk bisa mengatakan terimakasih Banyak atas rezeki yang ia dapatkan kepada orang yang memberikan,dan ternyata sekarang orang itu ada dihadapannya,jadi Bu fat sangat bahagia dan tanpa pikir panjang iya langsung berterima kasih atas rezekinya."terimakasih banyak ya nak ,kami bisa membeli beras dan lauk yang cukup banyak berkat nak Zafir"ucap Bu fat


"hanya kebetulan saja tadi saya ikut angkutan bapak buk,dan bukan seberapa kok,hanya sisa ongkos saja."ucap ustdz Zafir merasa tidak enak,karna hanya uang segitu tapi mereka bersyukur sampai begitu terharu nya.


"saya berharap semoga saja Syifa berjodoh dengan orang baik seperti nak Zafir ini"ucap Bu fat yang semakin bertambah banyak kecanggungan ustdz Zafir dengan ucapan Bu fat


"ah...,ibu membuat nak Zafir tidak enak saja.maaf ya nak"ucap pak Suryo


"mari nak Zafir ,kita makan dulu, kebetulan si ibuk sudah masak banyak sekali."ajak pak Suryo kemudian, agar ustdz Zafir tidak merasa canggung,ia merangkul pundak ustdz Zafir dan mengajaknya ke meja yang sudah tersedia makanan disitu.


"tidak usah pak,tadi saya sudah makan" ucap beliau


"itu kan tadi nak, sudah ayooo..." beliau melihat rumah pak Suryo yang kecil tapi tampak sangat rapi dan ada dua kamar disana, tidak ada tempat makan husus juga ruangan husus, yang ada dapur yang jadi satu dengan ruangan yang lain.


karena sedikit paksaan, akhirnya mereka makan bersama dan tidak terpengaruh oleh keadaan, padahal mereka tidak saling mengenal sebelumnya tapi bagi ustdz Zafir sendiri tidak pernah membedakan antara mereka yang miskin maupun yang kaya, tingkah laku dan perbuatan baik lah yang menjadi dasar utama menjadikan seseorang menilai perbedaan kita.

__ADS_1


setelah selesai makan,pak Suryo mengajak ustdz Zafir duduk duduk di teras rumah nya sambil minum kopi,lalu pak Suryo bertanya-tanya pada ustdz Zafir mengapa ia bisa sampai kerumah nya..? ustadz Zafir pun menceritakan dari awal bertemu dengan Eka dan akhirnya mengantarkannya kerumahnya, pak Suryo terkejut mengetahui jika sang putri sering di gangguin preman pemalak uang,ia tidak akan pernah tau jika tidak di ceritakan oleh ustadz Zafir, karena putri bungsunya itu tidak pernah sekalipun mengeluhkan tentang apapun kepada mereka.


"terimakasih banyak atas informasi dan pertolongannya nak.jika tidak bertemu denganmu mungkin saja sudah terjadi sesuatu pada Eka...?"


"sama sama pak,kebetulan saja saya ada disana pak,dan saya mendengar cerita dari Eka jika dia tidak ingin menambah beban bagi keluarganya jika mengadukan kejadian itu pak,tapi saya hawatir jika tidak memberi tahukan ini terhadap bapak,biar lebih antisipasi saja pak, tidak ada niatan untuk membuat bapak dan keluarga menjadi terbebani"ustdz Zafir menjelaskan secara singkat


"iya nak,malah bapak berterima kasih pada nak Zafir,bapak ini termasuk orang tua yang gagal nak, tidak bisa membahagiakan anak-anak bapak karena ketidak mampuan bapak nak,. dulu kakaknya Eka juga pernah mengalami kecelakaan, namun sangat beruntung sekali orang yang hampir menabraknya bertanggung jawab dan memberi ganti rugi yang sangat banyak nak." pak Suryo mengambil nafas lalu meneruskan ceritanya "dan sampai saat ini uang itu hanya bapak gunakan untuk keperluan Syifa putri bapak yang pertama, sedangkan untuk Eka bapak benar² sudah berusaha keras untuk bisa membahagiakannya nak, namun Allah masih belum berkehendak,bapak berharap semoga kelak mereka berdua bertemu dengan jodoh terbaik dan sayang pada mereka,bisa membahagiakan kedua anak bapak"pak Suryo sangat sedih menceritakan tentang kehidupannya yang sangat jauh dari orang lain.tapi ia tidak berputus asa berdoa dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.


"aamiin, yakinlah pak bahwa semua akan indah pada waktunya." ustdz Zafir diam sebentar kemudian ia berkata lagi " klo boleh saya tau ,apa bapak masih ingat dengan nama atau wajah orang yang dulu menabrak putri bapak itu..?"tanya ustdz Zafir ingin tau karna beliyau juga pernah mendengar jika salah satu sahabat nya mengalami kejadian yang sama seperti cerita dari pak Suryo itu.


"sebenarnya bukan dia yang nambrak nak,tapi putri bapak yang tidak berhati-hati.dan klo tidak salah namanya Alzam Fahreza nak.dia mungkin lebih muda dari pada nak Zafir tapi masih kalah tampan dengan nak Zafir ini, sepertinya ia orang yang kaya raya nak, mobilnya bagus dan memberikan kami uang sebanyak 50 juta, padahal waktu itu Syifa hanya luka ringan saja, tidak sampai terjadi patah tulang atau.."ucap pak Suryo masih mengingat nama yang dulu menolong sang putri dari maut.


"yakin nak,karna dia sendiri yang mengatakan jika ada sesuatu yang terjadi ,maka kami disuruh menghubunginya lagi nak. dan dia memberikan tulisan sebuah alamat,tapi karena sudah dapat sekitar 2 tahunan,kertas itu sudah lapuk dan tulisan nya sudah tidak bisa di baca lagi."ucap pak Suryo masih mengingat kembali apa yang terjadi pada saat itu.


"Hem,,klo putri bapak itu sekarang ada dimana...?"


"setelah sembuh dari sakitnya itu dia meminta untuk mondok di pesantren Al Ulum nak, pesantren yang selalu ia impikan selama ini., karna uang dari pemuda itu sangat banyak akhirnya bapak menyetui permintaan syifa."jelas pak Suryo

__ADS_1


"jadi sekarang putri pertama bapak ada di pesantren Al Ulum...?"


"iya nak, karena sampai saat ini uang itu masih tersisa,jadi niatan bapak,jika sudah habis ya biar Syifa berhenti saja,diapun sudah setuju dengan keputusan bapak nak, bapak hanya berharap jodohnya segera datang,agar dia berhenti karena menikah, bukan berhenti karena kehabisan uang,"ucapnya bersedih dan sempat menunduk mengusap ujung mata beliau.


"sabar ya pak, semoga apa yang bapak impikan menjadi kenyataan,aamiin" doanya tulus


"aamiin , terimakasih Banyak doanya nak.


"emm,,klo begitu Zafir mohon pamit dulu ya pak,karna sebentar lagi akan adzan magrhib,saya harus sampai kepesantren sebelum sholat Maghrib tiba pak."ustdz Zafir berpamitan karena ia sudah agak lama berada di rumah pak Suryo.


"mari bapak antar kepesantren nak.biar tidak capek karena jalan kaki."


"terimakasih pak,tapi apa tidak merepotkan bapak...?"


"tentu saja tidak nak.mari...,," akhirnya setelah berpamitan dengan Bu fat ,ustadz Zafir kembali ke pesantren dengan di antar pak Suryo,ia kembali untuk mengisi kegiatan yang tidak di kerjakan selama pulang kerumah,dan sebentar lagi ia sudah akan menikah maka ia tidak akan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan bersama-sama dengan para santri dan juga ia berniat menghatamkan Al-Qur'an 41x sebelum ia benar-benar menjalani biduk rumah tangga.


sesampainya di pesantren, ustdz Zafir mengucapkan terima kasih pada pak Suryo karena telah mengantarkan dirinya. beliyau mengambil sedikit uang dari dalam dompet yang sudah bulak,ia memang tidak begitu memperhatikan apa yang di pakainya."pak ini ada sedikit rezeki untuk keluarga bapak,dan semoga kita bisa jumpa lagi ya pak?"

__ADS_1


"jangan nak, tidak perlu begitu nak,bapak sudah sangat bersyukur karena bisa kenal dengan nak Zafir


__ADS_2