
POV ustdz Zafir
Setelah berbincang-bincang dengan Romi kemaren sore, ternyata malam harinya aku mendapat telepon dari ayah Romi pak Gito, beliau bertanya apakah aku sudah punya calon istri,atau belum?akupun menjawab yang sebenarnya jika memang belum ada calonnya.
Kemudian aku bertanya,apa paman punya rekomendasi? beliau menjawab ada jika aku mau..;
Malam itu juga Akupun berpikir harus bertanya pada Romi tentang siapa kira-kira yang di maksud ayahnya.aku tak mau membuang buang waktu untuk bertanya padanya.karna menurutku keluarga besar Romi adalah keluarga yang harmonis dan bahagia,bahkan mereka juga tidak pernah terdengar punya masalah,ayah Romi bilang gadis yang di maksudnya itu juga masih saudaranya.
"Romi..,, boleh saya tanya sesuatu...?"ucapku ragu2 karna malu dan takut Romi meledekku
"Mau tanya apa Gus...?"saya takut tidak bisa menjawabnya Gus...๐" mode gurauan selalu tercipta seperti biasanya.
"Serius ini Romi..,,saya tidak sedang ingin bercanda..."kataku serius agar Romi juga bisa menjadi serius.
"Oh maaf Gus,,,mau nanya apa Gus,,? serius banget...!!!" Romi tetap nyengir kuda
emang dasar Romi sengklek ๐ .mode serius masih aja bikin sebal๐คญ๐คญ
"Tadi paman telpon saya,kamu yaa yang kasih tau paman klo saya sudah siap menikah lagi...?!" Tanyaku serius,
"Oh...,itu. kirain ada Cinderella yang nanyain saya gus."๐
Sebenarnya Romi bukan tidak ingin serius,dia hanya menghilangkan mode malu dan ragu ragu ustdz Zafir,agar lebih nyaman dengan dirinya.dan tidak lagi ada keraguan apapun .
" iiih kamu ini maunya.., Cinderella ngesot ada tuh di depan gudang pondok mauuu...??" kataku sudah tidak takut di ledekin Romi lagi.
"Yaah... klo yang ngesot,,saya tidak bernafsu gus..."ucap Romi langsung kembali ke mode serius..
Padahal dari tadi mode bercanda
"Oh iyaa mau tanya apa nich gus..?"
Lanjutannya lagi
"katanya paman ,di tempat kalian ada gadis baik,santri juga,masih saudara denganmu. apa benar benar dia gadis yang baik agamanya...?"tanyaku lagi ,kita sudah benar serius, tidak lagi bercanda
"Saudaraku...? Yang mana yaa..? katanya berpikir
"Kata paman kalian pernah di jodohkan tapi dari pihaknya dan kamu sendiri sama sama tidak mau ,karna masih saudara."ucapku lagi
__ADS_1
"Oh ,,,apa mungkin zahiraa....??"gumamnya lirih
"Kenapa Romi...,,?"tanyaku lagi
"Eeeh gak papa Gus...masak iya maksud ayah si Ayra ya Gus...?"dia seakan bertanya padaku
"Saya mana tau Romiii...?justru saya yang sedang bertanya sekarang...;!!ucapku gemas dengan si romio ini.
"Sebab Setauku sih gus ,si Ayra ini sudah bertunangan Gus, sama ustdz Reno gurunya sendiri." katanya menjelaskan
"Mungkin bukan yang itu kali Romi,,.masak iya paman mau nunjukin yang udah di hitbah orang lain,gak mungkinlah.." jawabku lagi
"Tapi klo gadis itu beneran Ayra,saya bersaksi bahwa diya memang gadis yang baik agamanya,juga sudah mondok bertahun tahun di pesantren Al Ulum Gus,,"ucap Romi lagi
"Tapi udah jadi tunangan orang lain Romi,mana bisa itu si ..siapa tadi....?
"Namanya Ayra zahira gus.klo dirumah orang2 memanggilnya zahira."
Deg ..
Ustadz Zafir berkedut dadanya saat nama panjang gadis ini di sebutkan Romi,padahal mereka tidak pernah tahu menahu bahkan namanya pun juga baru mendengar sekarang.
"Hhmmm,,,Apa perlu saya tanyakan langsung kepada ayah Gus...?"
"Tidak,,! jangan Romi,, biarkan paman sendiri yang menelpon lagi," ucapku, sambil menunduk kan kepalaku menyembunyikan rasa malu yang terlihat di wajahku.
"Ya sudah kalo gitu Gus, menurutku mending tanya aja siapa tau bener2 Ayra Gus." ucap romi lagi
"Yaaaach,, sudahlah siapapun itu yang penting agamanya kuat dan dari keluarga yang ber agama kuat juga." Ucapku sambil berjalan menuju musholla untuk berjamaah shalat isyak.
POV of
Mereka akhirnya mengahiri pembicaraan itu dengan penuh rasa tanda tanya.
romi juga masih penasaran siapa yang di maksud sang ayah.ia akan menanyakan dulu pada sang ayah nanti setelah selesai sholat isyak ,ia berencana akan menelpon sang ayah.
sedangkan ustdz Zafir menerka nerka siapa gadis yg bernama Zaza tadi,kenapa namanya saja sudah membuat bergetar hebat dadanya." apa benar yang dikatakan paman Gito si Zaza ini...?tapi kata Romi sudah bertunangan,jadi tidak mungkin dia." Gumamnya dalam hati.
*****
__ADS_1
POV Ayra
Pagi hari yang cerah,secerah hatiku hari ini.hari raya telah berlalu begitu cepat, sebentar lagi tiba waktunya aku kembali lagi ke pesantren,bertemu teman-teman yang sudah sangat kurindukan.
aku tahu pasti saat ini ustdz Reno sedang bersedih karna kata-kataku yang memintanya membatalkan pertunangan kita.Tapi jika aku tidak mengatakan yang sebenarnya sekarang,maka beliau akan lebih tersakiti lagi jika kukatakan setelah menjadi istrinya.
aku benar benar bahagia hari ini. sejak aku tahu bahwa aku sudah batal dan tidak terikat pertunangan lagi, rasanya aku bebas seperti burung yang di bebaskan dari sangkar selama bertahun-tahun lamanya.
Bukannya aku tertawa di atas penderitaan yang dialami oleh ustadz Reno namun kenyataannya aku memang sedang bahagia.
Tapi tidak untuk kedua orang tuaku. terutama ibu, beliau setiap hari sampai saat ini pun masih tetap memikirkan sang mantan calon menantunya itu. beliau masih sering menangis tiap kali ingat kebaikan ustdz Reno, bagi ibu ustdz Reno bukan sekedar manantu melainkan seperti anaknya sendiri.
Bahkan mengatakan bahwa sampai kapan pun juga jika ustdz Reno belum menikah,maka tidak akan pernah menerima lamaran orang lain untukku.,bahkan seandainya ustdz Reno mau kembali lagi padaku maka beliau akan menerima dengan tangan terbuka.
Aku hanya mengatakan bahwa "aku tidak mencintai beliau, dan beliau tetap ku hormati sebagai guruku sampai kapan pun, mungkin jodohku dengan ustdz Reno cuma sampai di sini saja."
"aku akan tetap terus menganggap beliau adalah orang yang sangat berjasa dalam hidupku."
"Namun tidak harus menjadi istri beliau. karna hati tak bisa dipaksakan untuk menerima,"
Seekor burung yang di kurung dengan sangkar emaspun jika di suruh memilih. maka pasti tetap akan memilih terbebas meski tak punya sangkar emas.
Begitu pula dengan diriku yang lebih memilih sendiri dulu,meski beliau adalah seorang ustadz yang Sholeh dan sabar tapi saat doaku panjatkan kehadirat Allah SWT, tidak ada selintas pun bayangan tentang ustdz Reno. se akan-akan petunjuk Allah yang maha mengetahui tak tertuju pada beliau.
bahkan yang datang dalam mimpi dan seutas bayangan itu adalah seseorang yang tak pernah ku kenal sebelumnya.
dalam mimpi itu sangatlah jelas terasa nyata ,aku bertemu dengan malaikat yang begitu tampan Rupawan. dan merindukan kebersamaan kita.
namun .....mimpi hanya lah mimpi. terkadang memang sangat TERASA INDAH NAMUN HILANG SAAT TERJAGA
aku SELALU berharap dan terus berharap bahwa mimpi itu jadi kenyataan yang memang Allah tunjukkan pada diriku. aamiin.
POV of
###
salam sayang semuanya ๐ฅฐ๐ komentar kalian sangat mendukung karya kami
mohon dukungannya ya kakak2 jangan lupa like komen dan hadiah nya ๐๐๐๐ท๐ท๐ท
__ADS_1
semoga barokah rizkinya umurnya jg ilmunya aamiin