SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 59 bak PANGERAN YUNANI


__ADS_3

"jadi kenapa mbak² se asrama mu tidak mau berteman dengan mu faa...? bukankah kamu tidak salah sama sekali...?"Ayra akhirnya kembali menanggapi cerita sahabat nya itu


"ya mungkin karena aku hanya orang-orang yang tidak pantas berteman dengan mereka yang dari keluarga terhormat ay...,aku hanya kebetulan saja bisa mondok karena beruntung bertemu dengan seseorang yang sangat dermawan Ay..,


"apa mereka tau jika kamu dapat uang ganti rugi itu..?"tanya Ayra lagi


"mereka tidak tau Ay...,tapi mereka tau jika aku orang miskin dan bapakku hanya sopir angkot, mereka mengira jika aku mondok disini memaksa orang tuaku bekerja keras, untuk mencapai tujuan ku.."ucapnya sambil sedikit menunduk menyembunyikan kesedihannya yang sudah lama tidak ia ungkapkan pada siapapun, hanya kepada Ayra ia mengatakan kegundahan hatinya selama ini


"bukan kah semua itu ,bukan urusan mereka,...?kenapa mereka harus berpikir seperti itu faa...?"tanya Ayra lagi.ia tidak pernah menyangka jika dipesantren juga ada yang berpikiran sempit seperti itu.seharusnya kita tidak ikut campur urusan siapa pun kaan??


"awalnya mereka semua tidak seperti itu ay..,lalu sejak ibu dan bapak kesini untuk mengunjungiku disaat aku sudah sebulan disini, mereka semua sangat berubah setelah melihat bapak dan ibuku yang dekil dan berbaju yang buluk,dan mereka juga membawa makanan kampung yang di buatnya sendiri.sejak saat itu mereka mulai berubah , entahlah aku juga tidak tau apa yang mereka pikirkan. mungkin saja mereka berpikir jika aku hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan bagaimana sulit nya orang tua ku. atau juga mungkin saja mereka tidak ingin berteman dengan anak dari seorang supir angkot." Ayra tertegun dengan cerita sahabat nya ini.lalu ia kembali memberikan nasihat agar sahabatnya itu tidak pernah berfikir tidak punya teman.


"tapi faa, teman2 yang lain tidak seperti mba'² asramamu kaan...? mereka tidak ada yang menjauhi mu kan...?"


"ia sih Ay..,tapi tidak ada yang seperti mu ay.. menerima ku apa adanya. meskipun dari awal kita kenal kamu langsung bisa akrab dan begitu baik padaku."


"udah ya faa,kamu yang sabar aja , karna segala sesuatu apapun yang menimpa kita pasti ada hikmahnya faa,kita pasrahkan saja pada sang maha pencipta, yang penting kita tidak melakukan kesalahan."


mereka masih berada di depan musholla,Ayra pun masih belum masuk ke asrama nya.karna sudah banyak mendengarkan cerita syifa.kini mereka berdua saling berbagi tentang kehidupan mereka sehari-hari dirumah masing-masing.


"faa ,boleh aku tau,sudah habiskah uang yang dari orang itu...?"tanya Ayra lagi


"masih ada Ay..., aku mengatakan dan meminta pada bapak,agar di pakai modal saja dulu,nanti di ganti,tapi bapak tetap ngotot untuk tidak menyentuh uang itu,kecuali hanya untuk kepentinganku saja ay...,aku punya adik perempuan juga dirumah Ay.. taun sekarang ini ia sudah lulus SD ay...,ia tidak seperti diriku yang tidak bisa apa-apa ini ay,ia sangat pintar dan cerdas,bahkan sekolah dasar saja ia mendapat beasiswa karna kecerdasan nya."


"lalu kenapa bapakmu tidak mau memakai uang itu faa...? bukannya meminjam dulu tidak apa-apa...?"

__ADS_1


"emm,, entahlah Ay...,katanya takut tidak bisa membayarnya jika di hutang, beliau bersikeras untuk tetap menjaga keutuhan uang itu sampai sekarang Ay..,"


"sudah sisa berapa faa...?"


"kata bapak pembayaran yang dilakukan beserta semua kitab2 dan kebutuhan lainnya, serta uang makanku juga,saat itu menghabiskan 35juta selama dua tahun itu Ay..,"


"jadi masih sisa 15juta ya faaa? rencananya kamu mau lanjutin disini setelah pas 2 tahun,apa gimana...?"


Ayra ingin tau lebih banyak


"jika ketemu jodoh,maka aku juga akan mengikuti jejak mu Ay..,biar ibu dan bapak tidak terlalu memikirkan tentang diriku lagi,karna masih ada adikku yang harus melanjutkan perjalanan panjangnya,agar bisa mengubah kehidupan kita ay...,."


"maksudnya kamu juga mau cepat menikah jika sudah ada yang menghitbah mu...?"tanya Ayra lagi


"emm,,benar cuma beda beberapa bulan saja,klo begitu jangan bersedih lagi,kita harus melakukan hal-hal yang berfaedah dan membuat hati bahagia,kita gunakan waktu sepuluh hari terakhir aku disini dengan berbagai macam kebahagiaan dan kesenangan.oke..!!"


"iya Ay...,, jangan lupa sama aku yaa Ay...,aku wajib di undang pokoknya."ucap Syifa seperti anak kecil yang minta di belikan jajan


"tenang aja faa,,kamu akan jadi tamu pertama di pernikahanku nanti, hehehehe,"


mereka kemudian kembali ke asrama masing-masing dan saling berjanji akan berbahagia walaupun hanya tinggal beberapa hari lagi mereka akan bersama-sama di pesantren tercinta mereka ini.


*


*

__ADS_1


*


setelah melewati jalan setapak demi setapak yang sangat banyak sekali semak , akhirnya ustdz Zafir sampai dirumah EKA, disana ibu eka Bu fat sudah menunggu putrinya itu,karna biasanya sudah sampai setengah jam yang lalu, " assalamualaikum"


"wa alaikum salam,kok baru datang nak...?dan mas ini siapa Ek...?tanya Bu fat pada EKA yang melihat ada seorang pria yang sangat tampan bak pengeran Yunani mengantarkan sang putri kerumah kumuhnya


"eh...,iya Eka juga belum tau nama mas yaa...? berpikir dengan meletakkan tangannya di pelipis dan kemudian berkata lagi "mas ini tadi ingin jalan-jalan di kampung kita buk, beliau tidak pernah sekalipun berjalan di jalan pintas bersemak seperti disini.jadi sekalian saja saya ajak kesini buk" ucap Eka pada ibunya, mungkin ia tidak ingin ibunya tau kejadian yang menimpa dirinya tadi itu.


"oh yaa nak,,apa yang di katakan Eka benar...?kamu ingin jalan-jalan dikampung ini..?tanya Bu fat pada ustdz Zafir.


beliau tersenyum dan mengangguk, tidak ada niatan untuk berbohong karena memang beliau mengatakan bahwa ia juga ingin tau jalan pelosok di dekat pesantren attoyyibin ini."enggeh buk, terimakasih banyak karna adik Eka telah membantu saya."ucap ustdz Zafir, kemudian beliau ingin pamit pulang tapi tidak di perbolehkan oleh ibu eka, "kami belum tahu siapa nama kamu nak..,dan alangkah baiknya jika nak.... mampir dulu, kebetulan sekali tadi bapak baru dapat rezeki dari penumpang yang dermawan"ucap Bu fat pada ustdz Zafir


"terimakasih banyak Bu,ibu bisa memanggilku Zafir"ucap beliau lagi.


"ayo nak Zafir,masuk dulu tidak baik menolak rezeki, ayoo ibu sudah masak banyak sekali hari ini."sambil mengajak untuk masuk Bu fat yang memang orang tak punya harta namun jiwanya yang kaya langsung memegang pergelangan tangan ustdz Zafir agar mau masuk ke dalam rumah nya


"pak lihatlah ada seorang pangeran yang datang ke rumah kita pak...,"ucap Bu fat sedikit berteriak agar di dengar oleh suaminya


"siapa buk...,?"ucap suami Bu fat sambil menoleh ke arah Bu fat,yang ternyata pak Suryo supir angkot yang tadi di naiki oleh ustadz Zafir,"loh nak Zafir...?! kok bisa tau rumah bapak...?"kaget setelah melihat siapa yang di tarik oleh istrinya itu.


"jadi bapak yang tadi...? Alhamdulillah kita berjumpa lagi ya pak"bersalaman dengan sopan kepada pak Suryo.


"kalian sudah saling mengenal...?"tanya bu fat.., sedangkan Eka hanya memperhatikan intraksi mereka semua.


"buk,nak Zafir ini yang tadi bapak ceritakan,berkat beliau kita hari ini bisa belanja barang-barang ini buk"ucapnya pada Bu fat

__ADS_1


__ADS_2