SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
MENUNGGU KABAR BAIK


__ADS_3

setelah kemarin sempat dirawat di RS pak Gito kini sudah berada di rumah sejak semalam,karna beliyau memang hanya sekedar gejala saja,jadi hanya rawat jalan saja kata dokter yang terpenting sekarang menjaga kebersihan,dan kesehatannya,pak Gito pulang di antar Romi yang sebelumnya sudah izin kepada ke amanan pondok, jika dia akan pulang untuk mengantar sang ayah yang baru pulang dari rumah sakit. sang ibunda sempat kaget karena ia tidak di kasih tau oleh mereka jika mereka berdua sudah dari rumah sakit,setaunya pak Gito menginap di pesantren attoyyibin karena ada keperluan dan kepentingan pribadi dengan Romi, " kenapa tidak kasih tau saya Rom,jika ayahmu masuk rumah sakit..?" tanya bunda Romi


"sebenarnya kemaren itu sudah mau kasih tau bunda,tapi karena kata dokter cuma gejala saja dan tidak perlu begitu hawatir, juga tidak perlu rawat inap jadi Romi tidak ngabari bunda"


" lain kali kalo ada apapun jangan lupa kabari bunda,"


" heeem,,iya bunda"Romi memapah sang ayah ketempat tidur,ya walaupun pak Gito bisa berjalan tanpa di papahnya tp Romi tidak mau membiarkan ayahnya berjalan dengan sendirinya. "sekarang ayah harus istirahat yang cukup, tidak boleh beraktivitas dulu." ucapnya menasehati sang ayah.


"iya nak,, terimakasih kamu sudah sangat perhatian sama ayah."ucap pak Gito berkaca-kaca saat melihat kerelaan sang anak merawatnya dengan baik dan telaten sejak kemaren di rumah sakit,tak sedikitpun dia meninggalkan dirinya sendirian. tak lama kemudian setelah beberapa saat Romi mengistirahatkan tubuh lelahnya di ranjang kesayangannya itu,bahkan ia baru saja akan memasuki alam mimpi namun suara salam dari arah luar rumah terdengar ketelinganya. "assalamu alaikum"


karna bunda Romi berada di dapur belakang jadi tidak mendengar ucapan salam itu.


"assalamu alaikum"


suara salam itu kembali terdengar tanpa ada yang menjawab, akhirnya Romi beranjak dari tempatnya ternyamannya walaupun sangat capek dan begitu mengantuk.


"wa Alaikum salam warahmatullah" jawabnya dari dalam rumah, sambil membuka pintu perlahan.


"Abah..., ummi...,,mari silahkan masuk"ucap Romi mempersilahkan mereka berdua.


"iya nak, terimakasih.ayahmu wonten...?"tanya Abah langsung pada Romi sebelum beliau masuk kedalam rumah Romi.


"enggeh wonten bah,,Monggo silahkan..."kemudian mereka berdua masuk setelah di persilahkan lagi oleh Romi.

__ADS_1


"mari lenggah ummi,Abah , Romi kajenge nimbali tiyang sepah romi singen.(silahkan duduk ummi Abah,Romi mau manggil orang tua Romi dulu )"


Romi tau klo orang tua ustdz zafir itu adalah orang yang memakai bahasa Jawa halus ,jadi iya menyambutnya dengan bahasa sehalus mungkin setaunya.🤭


"hemm,,enggeh matur Suwon sanget geh," ucap ummi, sebenarnya Abah dan ummi bisa pakai bahasa Indonesia,namun karena sehari-hari memang pakai bahasa sendiri.jadi kebiasaan itu sering kali tidak bisa di hilangkan.terkadang di campur, ada bahasa Jawa ada indo juga dalam satu dialog.


setelah itu Romi memanggil bunda di dapur belakang, yang sedang memasak untuk makan siang dirumahnya. sudah menjadi kebiasaan bagi para istri di kampung halamannya memasak sendiri karena tidak ada pembantu rumah tangga di sana.bukan tidak mampu membayar,namun di daerah tersebut merupakan daerah yang kebanyakan menjadi ibu rumah tangga.bukan pekerja kantoran ataupun dari keluarga elite yang punya karir tinggi.saat sudah masak semua hanya tinggal menghidangkan saja tiba-tiba Romi memanggil "bunda ada tamu"


"siapa nak..?"tanya bunda Romi sambil menyiapkan makanan di meja makan


"ayah dan ummi Gus Adi bunda."ucapnya, setelah itu iya ke kamar sang ayah , yang ternyata pak Gito benar2 istirahat,jadi Romi sedikit mengguncang kaki pak Gito agar terbangunnya tidak kaget. "yah..,yah..,ada Abah ustdz Adi yah.."


"Hem,,siapa Rom..,,?"tanya pak Gito yang belum begitu terdengar dengan suara Romi.


"Abah dan ummi ustdz Zafir Adi yah." pak Gito bangun dan langsung akan berdiri untuk menyambut kedatangan mereka,"hati hati yah...,ayah belum sehat"ucap Romi yang melihat sang ayah sangat antusias.


"iya nak, terimakasih,"tak lama pak Gito juga muncul dari kamarnya bersama dengan Romi di belakangnya


"assalamualaikum Dhe kaji,, gimana kabarnya...?lama sekali kita tidak pernah bertemu Dhe..,,"pak Gito menyalami keduanya dengan sopan,


note: Panggilan pak Gito dan sang istri kepada mereka berdua adalah budhe dan pak Dhe,karna Abah jauh lebih dewasa dari pak Gito dan juga penghormatan karena Abah adalah seseorang yang sangat masyhur di kalangan masyarakat daerah setempat, mengingat beliyau adalah putra kiyai besar dan terkenal di kampung halamannya tersebut pada zamannya.


"Alhamdulillah sehat nak,kamu gimana sehat...?"tanya Abah

__ADS_1


"Alhamdulillah Dhe kaji,kami semua sehat,ada apa pak Dhe sempat berkunjung kemari...apa ada kabar gembira yang akan kami terima...?"tanya pak Gito tanpa harus basa-basi lagi.ia kesusu ingin tahu alasan mereka berkunjung,karna tak biasanya mereka bertamu ke rumahnya.


"kami kesini untuk meneruskan perbincangan baik antara putraku Adi dan nak Gito Aji kemaren itu , apakah benar ada seorang gadis yang nak Gito tunjukkan pada putraku..?" tanya Abah


"benar sekali pak dhe.saya menawarkan kemenakan sepupu saya jika ustdz Adi berkenan..,,"jawab pak Gito semangat,ia memang ingin menjodohkan ustdz Zafir dengan Ayra,karna putranya sendiri tidak mau di jodohkan dengan gadis itu.alasan Romi karna masih saudara dekat.padahal mereka berdua sudah dua pupu.


"perlu saya jelaskan dulu nak Gito,bahwa anak saya sudah pernah menikah sebelumnya,dan juga tidak punya pekerjaan tetap,ia hanya mengajar di pesantren,jadi jika memang anak saya diterima oleh orang tua dari keponakan sepupumu,kami ingin langsung meminangnya."


melihat antusiasme pak Gito,Abah berharap semoga ada kabar baik.


"terimakasih banyak pak Dhe,dalam hal ini,akan saya sampaikan langsung pada sepupu saya Joko pak Dhe,saya Yaqin jika ustdz Adi pasti diterima"ucap pak Gito lagi tersenyum


"iya nak Gito,kami yang berterima kasih pada nak Gito,semoga ada kabar baik dari keluarga nak gito.kami tunggu kabar baik itu nak "ucap Abah lagi. sedangkan ummi,Romi dan bundanya hanya diam mendengarkan percakapan mereka semua.


"besok akan saya kabari hasilnya pak Dhe,tapi saya Yaqin 100% pasti diterima dengan tangan terbuka."pak Gito meyakinkan orang tua ustdz zafir agar mereka tidak pesimis


"saya tunggu nak,kalo begitu kami mohon pamit dulu ya..,,kami masih ingin mengunjungi makam mbah yai dulu sebelum pulang kerumah." Abah berpamitan dan hendak beranjak dari tempat duduknya,namun pak Gito langsung menyela


"kenapa kesusu pak Dhe..budhe..,,mari makan siang dulu bersama,kapan lagi kalian akan berkunjung kemari" memang hari sudah sangat siang, jadi pak Gito mengajak mereka berdua makan siang dulu sebelum pulang."mari silahkan"ajak pak Gito lagi sambil menghaturkan mereka berdua ke meja makan .


"terimakasih banyak nak.maaf merepotkan" ummi menjawab haturan pak Gito dengan sungkan.


"kami tidak direpotkan Bu Dhe,jangan berterima kasih terus ,kami sangat senang kedatangan tamu agung dirumahku ini pak Dhe Bu Dhe "ucap bunda Romi.

__ADS_1


akhirnya mereka semua makan bersama di meja makan minimalis yang memang sudah tersedia disana.


mohon dukungannya ya kakak2 semuanya 🙏 dukungan kalian sangat penting bagi author 😘😘😘😘


__ADS_2