
hari mulai gelap,sang mentari bersembunyi dari kejaran awan ,saat semua teman temannya yang lain tidur dalam lelapnya,kini satu diantara mereka terjaga dan bertafakur pada sang maha ESA , merendahkan diri terhadap sang Khaliq, memohon ampun atas segala dosa dan kesalahannya, menangis dalam sepi sendirian di atas sajadah di tepi tempat tidur yang selama ini jadi tempat curhat kepada sang pencipta." yaaa Robb engkaulah dzat yang maha mengetahui segala sesuatu yang tidak kami ketahui.
*wahai dzat yang agung, diatas bumiMu yang penuh dengan segala keindahan alam semesta yang kau ciptakan begitu eloknya, hamba bersujud dan memohon perlindungan dari segala sesuatu yang tidak baik,dan dari kemungkaran yang merajalela di sekitarnya,
*yaa Allah berikanlah diri ini kemudahan dalam mencari teman hidup yang tulus dan ikhlas menerima hamba yang lemah ini.menerima segala kekurangan hamba tanpa melihat kelebihan yang hamba miliki
*Yaa Roobby yang maha pengasih lagi maha penyayang, tunjukkan jalan menuju keridhoanMu ya Robb, tiada henti hamba berharap mendapatkan jodoh terbaik dari sisiMu ya Allah,wanita pilihanMu ya Robby. robbana aatinaa fiddunYa Hasanah wafiil aakhiroti Hasanah waqinaa adzaabannar aamiin ya rabbal aalamiin*.
ustadz Zafir menutup doanya dan kemudian ia berdiri di dekat jendela maktabnya sambil melihat ke atas langit yang begitu indah dan menakjubkan, kerlap kerlib bintang yang bersinar menambah kecantikan langit malam yang gelap dan senyap,se Sepi hatinya yang terdalam menghadapi berbagai rintangan yang harus di jalani.di usianya yang sudah sangat matang ini beliau belum juga menemukan seseorang yang benar-benar menjadi teman terbaik dalam hidupnya. saat hampir 2 tahun iya bercerai dengan istri sirrihnya , belum juga datang seseorang yang bisa menumbuhkan rasa di hatinya, hanya sekali beliau pernah mengagumi seorang gadis saat akan kembali ke pesantren satu bulan yang lalu,entah siapa kira-kira gadis itu, ia hanya berpasrah pada sang ilahi dzat yang maha kuasa atas segala sesuatu,
tak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga waktu subuh tiba, ustdz Zafir masih tetap bersholawat kepada Baginda Rasulullah Saw, setelah selesai berjamaah shalat subuh, beliau merebahkan tubuhnya di alas karpet tempat tidur yang cukup sederhana namun tetap nyaman digunakan,karna sejak semalam beliau tidak tidur, akhirnya ustdz Zafir terlelap dalam tidur yang tak di sengajanya pagi ini, hingga jam 7pagi beliyau di kagetkan dengan suara ketukan pintu kamar maktab beliau,
tok .....tok..... tok....
"assalamu alaikum ustadz"
"wa alaikum salam warahmatullah" beliyau langsung terjaga dan berjalan menuju pintu, berbalik menghadap sang pemilik suara yang mengucapkan salam dan menjawabnya dengan santun.
"mohon maaf ustdz,saya sudah mengganggu,tapi tadi pagi2 sekali kak Romi meminta saya untuk memberi tau ustd untuk segera menyusul beliau kerumah sakit"ucap santri putra yang mengetuk pintu kamar ustdz Zafir
"oh,,ada apa ya dik...,?siapa yang sakit...?"tanya ustdz Zafir yang tidak tau kabar Romi beberapa hari ini.karna beliau sibuk dengan urusan nya sendiri jadi tidak ada kesempatan untuk bercengkrama dengan salah satu sahabatnya itu.
"saya tidak tahu ustdz,tapi beliau tadi sangat terburu-buru,dan bahkan sampai tidak sempat memberi tahu langsung pada ustdz."
"dirumah sakit mana saya harus menyusulnya dik..?"
__ADS_1
"dirumah sakit Graha Medika katanya ustdz."
"terimakasih banyak ya.."ucap ustdz Zafir "enggeh ustdz,sami-sami."
kemudian ustdz Zafir bersiap hendak menuju rumah sakit yang ditunjukkan oleh santri tadi.
ketika beliau sedang berada di perjalanan menuju rumah sakit Graha MEdika HP jadul yang biasa digunakan ustdz Zafir ketika berada di luar pesantren pun berbunyi, terlihat disana yang memanggilnya adalah tim gruop sholawatnya
"ya Hallooo assalamualaikum" jawab ustdz Zafir
"wa alaikum salam ustdz,gimana kabarnya ustdz..lama kita tidak ada jobb,jadi tidak pernah bertemu dengan ustdz"ucap tim rebana di gruop beliau
"Hem,, Alhamdulillah sehat lukk,,iya nich jadi kangen kumpul bareng kalian semua.,o...iyaa kalian gima kabarnya...?"tanya ustdz Zafir yang antusias,walaupun masih berada dalam angkutan umum yang akan kerumah sakit, beliau tidak langsung mengatakan bahwa ia menuju ke RS karena agar tidak ada kecemasan pada tim gruop nya.
"masya Allah tabarokallah, insyaallah Ana bisa hadir lukk,"jawab ustdz Zafir lagi
"Alhamdulillah kalo begitu ustdz,nanti akan ANA sampaikan pada panitia nya karna kata beliyau pengasuh disana meminta ustdz Zafir,raffa juga ustdz Hasby bisa hadir bersama."
"Alhamdulillah,semoga tidak ada halangan ya lukk,,aamiin"
"aamiin ustdz,klo begitu saya sudahi dulu ya ustdz, assalamualaikum"
"wa Alaikum salam"bersamaan dengan itu, ustdz Zafir sudah sampai di depan rumah sakit yang di tuju,
mendapat panggilan manggung di gruop sholawat nya tampil di pesantren Al Ulum yang tahun lalu pernah tampil juga disana sangat mengesankan dan menyenangkan,para santri maupun santriwati disana sangat santun dan ramah,
__ADS_1
ustdz Zafir berjalan di lobi rumah sakit kemudian menelpon romi bertanya dikamar mana dia berada, setelah itu ia bertanya pada resepsionis dimana tempat yang di maksud Romi.
..
..
..
dirumah Ayra yang sudah satu bulan dari terputusnya hubungan antara Ayra dan Jufri, kini sang ibu masih belum bisa melupakan semua kejadian yang terjadi pada sang putri, sampai beliyau terlihat lebih kurus dari sebelumnya,karna masih saja tetap memikirkan sang putri yang sudah 2x batal menikah, beliau takut sang anak trauma dan menjadi tidak nyaman apalagi saat ini masih belum bisa memberikan kabar bahwa ia batal lagi yang akan menikah dengan tunangannya yang baru itu ,ibu Ayra berencana akan mengabari sang putri besok pagi saat ia akan mengunjungi Ayra ke pesantren.
"sudahlah Bu, jangan terus bersedih,mungkin Allah sudah menyiapkan jodoh yang terbaik bagi putri kita"ucap pak Joko yang melihat sang istri tidak pernah ceria sejak di batalkan nya tunangan Ayra
"ibu bukan sedih karena zahira batal menikah pak ,tapi ibu sedih karena tidak sanggup memberi kabar luka lagi pada anak kita pak,"ucap ibu ayra
" yang bapak tahu, zahira itu anaknya menerima Bu. tidak pernah sekalipun dia merasa sedih " sang bapak memang tidak pernah melihat Ayra bermuram durja,hanya sekali pak Joko melihat wajah masam sang putri pada saat ditunangkan dengan ustdz Reno dulu.
"bapak tidak akan bisa tahu , karena zahira memang tidak menampakkan wajah sedihnya pada kita,dia memang anak yang sholihah.ibu berharap semoga Allah memberikan jodoh yang Sholeh,dan sesuai dengan keinginan anak kita itu pak" ibu Ayra termenung sejenak mengingat kembali pada saat ia mendengar doa sang putri
"aamiin,ya udah Bu,kalo gitu kita siap2 kepesantren hari ini ya Bu,aku ingin cepat ketemu Zahira,udah kangen."ucap pak Joko bersemangat
"loh bukannya masih besok ya pak,kita waktunya berkunjung..?"
"hemm,,kita kasih kejutan Ayra Bu,biar sekali2 di kunjungi lebih awal dari waktunya." ucap pak Joko lagi.
setelah berbincang-bincang dengan baik akhirnya mereka berdua bersiap siap untuk mengunjungi sang putri di pesantren.
__ADS_1