
"ya assalamu alaikum sayang...,," ucap ustad Zafir saat menerima telepon dari sang istri
"waalaikumsalam Mas, ini mas, ummi dan Raffa ada di sini beliau mengunjungi kita Mas, mas pulang aja dulu ya..., izin sama kak Andika " jelas Ayra
"ya Allah jadi ummi dan Raffa ada di sana sayang? di rumah kita..? "
"Iya Mas baru aja beliau nyampek dan ummi juga dibonceng pakai motor Mas sama Raffa, kasihan kan ummi, beliau sudah sepuh tapi dibonceng pakai motor dari rumah mas sampai ke sini, pasti capek banget beliyau mas, "
"ah ya udah sayang kalau gitu Mas akan izin dulu sama Andika ya, mas akan segera pulang "
"oke kalau gitu Mas, terima kasih ya Mas Assalamualaikum "
"waalaikumsalam ya udah sayang ngapain juga terima kasih kan beliau orang tua mas, ya seharusnya lah mas pulang meskipun masih belum waktunya pulang, ya udah dulu ya sayang bye bye "
"bye juga Mas" setelah mendapatkan telepon dari sang istri ustadz Zafir berlangsung menemui Andika untuk mengatakan agar Andika menggantikan ustadz Zafir dulu di sana, Dan tidak lagi berkeliling. karena Ustadz Zafir akan izin seharian ini beliau mau menemui ummi dan juga sang adik yang berada dirumahnya untuk mengunjunginya.
"khi, aku balik dulu ya khi, dan kamu menggantikanku dulu di sini, besok saja kamu keliling lagi khi,"
"kenapa mau balik ustadz ada apa..? apa ada sesuatu yang terjadi pada istri ustad?"
"tidak khi, cuma ummi dan Raffa sekarang sedang berada di rumah, beliau mengunjungi kami karena semenjak menikah,kami belum pernah main ke rumah ummi, akhirnya ummi sendiri yang mengunjungi kami," ucap ustad Zafir kepada sang sahabat
__ADS_1
"sebenarnya saya juga ingin ketemu sama Raffa dan ummi ustdz, tapi gimana dengan restoran? tidak ada yang jaga, andai kata ada Alzam maka kita pasti gantian mengunjungi beliau"
"ya nggak papa khi, kapan-kapan kan bisa kita kumpul di rumah untuk berkunjung ke ummi dan abah, kalau misalkan Alzam sudah berada di sini, aku akan ajak kalian semua berkumpul di rumah Abah dan ummi agar bisa reunian di sana,"
"terima kasih ya ustad kami akan menunggu saat-saat itu kami sudah tidak sabar ingin berkumpul kembali seperti saat-saat dulu bersama dengan mas Hasbi Iqbal serta raffa juga "
"oh iya ngomong-ngomong gimana kabarnya Romi ustadz? dia kan sekarang sudah jadi sepupunya ustad kenapa tidak pernah ke sini sama sekali? " tanya Andika sebelum ustdz Zafir keluar dari sana
"entahlah sebenarnya aku tidak pernah mendengar kabar Romi sesudah kita menikah, entah dia masih di pondok atau sedang tugasan, aku tidak paham juga khi, ya sudah kalau gitu saya pamit dulu ya khi Assalamualaikum"
"enggeh ustdz, wa alaikum salam warahmatullah"
begitu sampai dirumahnya ustdz Zafir langsung mengucapkan salam, dan menyalami tangan sang ummi dan juga berjabatan tangan dengan sang adik pula. disana juga tampak sang mertua yang sudah menyambut kedatangan ummi, " ya Allah Lee, ummi kangen Iki Lo nak, kok gak nyang omah Karo bojomu toh le?" ummi langsung memeluk anak keduanya itu, padahal ustdz Zafir menikah baru sekitar kurang lebih 1 bulanan lebih dikit,
"Alhamdulillah nak, Yo opo kabarmu?"
"Alhamdulillah baik ummi" ummi menciumi dahi dan pipi ustdz Zafir di depan istri juga mertuanya tanpa rasa malu sedikitpun, karna menurut beliyau anaknya tetap buah hati kecilnya yang masih lucu. sedangkan Ayra sudah malu sendiri, pipinya bersemu dan menundukkan kepalanya sedikit,
"Alhamdulillah, kata istrimu tadi ,kamu kerja direstoran nak? apa kamu jadi waiters, atau tukang bersih-bersih? cleaning service?"tanya umi pada Ustadz zafir sambil memegang kedua pipinya yang terlihat semakin cabi
" boten ummi, Adi yang mengawasi restoran itu ummi, kata bekennya mah Presdir nya ummi." ustadz Zafir sambil tersenyum menjawab dengan sangat lembut
__ADS_1
" ya Allah jadi anak ummi jadi pemimpin nya begitu? kok bisa sayang?"
" enggeh ummi, sebenarnya restoran itu milik kami ber empat, kami merintis usaha itu kecil-kecilan sejak dari pondok pesantren dulu ummi," ummi masih mendengarkan, sedang yang lain juga ikut terharu dengan kedekatan mereka, bahkan Raffa sendiri tidak pernah tau jika Mas Adi yang selama ini adalah kakaknya yang paling pendiam dan tidak sering bercengkrama dengan ummi atau abahnya itu begitu sangat di sayang dan dimanja menurutnya. Raffa jadi takut di ciumi seperti itu juga di hadapan banyak orang setelah ia menikah juga, ia jadi bergidik karna malu.
"berempat siapa saja nak? dan sudah sejak dari pesantren? kenapa umi dan Abah tidak tahu Nak? apa kamu merahasiakan itu semua dari kami?" tanya ummi lembut dan kini beliyau sudah duduk kembali di sofa ruang tamu rumah Ayra.
" boten rahasia Mi, Adi pertama cuma menanam modal saja dan tidak pernah ikut campur urusan restoran Zz itu ummi, yang mengelola bisnis itu sahabat Adi, ummi ingatkan sama Alzam dan Andika? mereka yang mengelola semuanya ummi, dan di bantu juga oleh kakaknya Alzam Mi, " ustdz Zafir menunduk merasa bersalah karena tidak mengatakan apapun pada orang tuanya
" tunggu,tadi kata mas Adi restoran Zz..? restoran yang sekarang lagi booming dan sudah banyak cabangnya itu ..?" tanya Raffa memotong pembicaraan mereka
"iya dik, benar" mengangguk membenarkan ucapan sang adik
"wow... amazing hebat Mas Adi, tak kusangka ternyata restoran yang terkenal itu milik Mas Adi?"ucap Rafa sangat antusias dan kegirangan "jadi sekarang Mas Adi jadi orang kaya raya dong ya kan Mas "
"bukan milik Mas Adi sendiri dek milik kita berempat soalnya semua berawal dari kita berempat bukan hanya Mas Adi saja pemiliknya"ucap Ustadz safir menerangkan dan menjelaskan kepada sang adik
"ya pokoknya yaitu ...yaitulah , bentar lagi pasti Mas Adi akan terkenal menjadi orang yang sangat kaya raya di kampung halaman kita"ucap Rafa sambil menepuk-nepuk pahanya sendiri, sedangkan mertua Ustadz zafir juga terpelongo mendengar jika menantunya itu adalah salah satu pemilik dari restoran tersebut mereka semua sudah tahu jika restoran Zz yang mereka sebut tadi adalah restoran yang paling terkenal di kota itu, bahkan sudah banyak sekali cabangnya.
"ya sudah, jangan lupa cepat berkunjung ke rumah ya nak, kabari Abah dengan kabar baik ini. dan jangan lupa untuk bershodaqoh, ingat harta yang kita miliki juga ada hak milik orang lain yang lebih membutuhkan nak, bersyukurlah kepada Allah atas apa yang kamu dapatkan."
"enggeh ummi, akan Adi ingat selalu pesan ummi."
__ADS_1
setelah itu mereka semua makan siang bersama di rumah Ayra dan ustdz Zafir kemudian Ayra mengantar ummi untuk beristirahat di kamar sebelah kamar nya dengan sang suami. sedangkan Raffa tetap berada di ruang tamu, ia menunggu ustdz Zafir yang masih kekamar mandi, dan masih banyak yang akan dia bicarakan dengan sang kakak tersebut,