SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 68. MENGGODA CALON ISTRI


__ADS_3

pagi ini di pesantren Al Ulum, seperti biasa kegiatan setiap hari berjalan sebagaimana mestinya.namun tidak bagi Ayra yang memang sudah izin untuk tidak mengikuti kegiatan lagi karena 4 hari lagi ia akan boyong dan besoknya setelah ia pulang dari pesantren ini ia langsung akan menikah.jadi waktu 4 hari ini ia ingin benar-benar mengaji menghatamkan Al-Qur'an beberapa kali.niatnya ingin bertanya kepada Ning Syarifah tentang kado bertuliskan nama ZARAA itu ia urungkan, biarkan nanti ia akan bertanya langsung kepada suaminya.mengingat tentang nama suami ia jadi berhayal lagi 'seperti apa wajahnya,..?apakah lebih tampan dari tunangannya yang pertama dan kedua...?atau mungkin lebih jelek..?' entahlah yang jelas ia sudah menerima kenyataan,jadi apapun dan bagaimanapun suaminya itu ia tetap tidak akan pernah protes. "ayo lanjutkan ngajinya Ayra jangan melamun teruus.."ucapnya menepuk dahi sendiri sambil mengamati huruf perhuruf dari Alquran yang ia pegang lalu melanjutkan pembacaan ayat per ayat dari surah Yusuf. tak lama kemudian ia mendapat panggilan dari petugas jika ia mendapat telpon.ayra ber gegas kekantor untuk menerima telepon yang ia kira pasti dari orang tuanya.


"assalamualaikum ustadzah Rani ,tadi saya di panggil untuk menerima telepon..?"


"em iya Raa beruntung masih belum di matikan,ini silahkan.."memberikan telpon duduk itu pada Ayra yang memang tadi ia masih berbicara dengan orang yang menelpon Ayra.


"terimakasih ustadzah."Ayra langsung duduk di sebelah telpon tersebut dan mulai meletakkan di telinganya


📞"hallo....."baru saja Ayra bicara


📱"assalamualaikum"ucap suara pria di seberang sana mengawali salam sebelum ia mengucapkan lebih dulu.


📞"wa alaikum salam,"Ayra tidak tau siapa yang berbicara di sana, hatinya berdetak kencang entah apa yang terjadi pada dirinya mendengar suara lembut penuh wibawa yang mengucapkan salam tadi,ia terdiam menunggu orang disana berkata lebih dulu


📱" hallo...apa saya bicara dengan Ayra zahira...?"tanya suara itu, terdengar sangat manis hingga Ayra tersenyum dengan sendirinya,padahal hanya bertanya seperti itu


📱"hallo...."ucapnya lagi karna belum terjawab


📞"ii....iya hallo,dengan saya sendiri"sangat gugup entah ada dengannya


📱"zaa,maaf jika mengganggumu,tapi aku tidak berniat untuk mengganggu kegiatanmu, namun ada hal yang ingin aku tanyakan sebelum pernikahan kita,...?"


dug...

__ADS_1


dug... dug...dada Ayra semakin bertambah berdetak kencang sekali mendengar kata PERNIKAHAN KITA dari pria yang menelpon,sudah di pastikan jika yang menelpon dirinya saat ini adalah tunangannya,ingin sekali rasanya Ayra berteriak kencang saking girangnya mendapat panggilan telepon dari calon suaminya yang beberapa hari ini selalu ia bayangkan wajah ataupun suaranya., ternyata hari inilah ia bisa mendengar suaranya."ya Allah ...."menggenggam telpon ditangan dan meletakkan ke dadanya


📱"hallo zaa,, hallo...." Ayra masih belum tersadar telpon tetep ia dekap di dadanya tapi suara di ujung sana tetep ia dengar.sampai ia di tanya ustadzah Rani ,"sudah ay...nelponnya...?"


"eh maaf ustdzah belum." ucapnya lalu meletakkan telpon di telinga lagi


📞"yaa ma..maaf tadi Anda bilang apa...?"tanyanya masih gugup


📱"zaa.. bukankah kita akan menjadi sepasang keluarga 5 hari lagi,..?aku tidak tahu wajahmu begitu pula denganmu tidak tau wajahku."ucapnya lagi


📞"ya ...saya tau itu.lalu anda ingin tau wajah saya...?"tanya Ayra masih kaku,mau bilang kamu atau aku sepertinya masih belum terlalu dekat.bahkan mereka baru kali ini berbicara


📱"apakah kamu tidak ingin tau wajahku...?"tanya ustdz Zafir yang masih tetap ingin menggoda calon istrinya itu.padahal nya menelpon bukan untuk bertanya itu.melainkan ia mau bertanya yang lain.


📞" ehhem,,saya tidak ingin tahu, biarlah nanti pasti juga akan tahu."ucapnya malu padahal orang yang berbicara tidak ada di hadapannya.


📱"emm,ya sudah tidak apa-apa, tapi aku sangat penasaran dengan wajah cantikmu..."ucap ustdz Zafir lagi-lagi ia menggoda calon istrinya itu.padahal bukan tipenya suka menggoda,ia juga tidak tau,ingin sekali rasanya ia sedikit menggoda sang calon makmum sebelum ia benar benar jadi seorang imam. Ayra tersenyum dengan candaan dan godaan tunangannya yg beberapa hari lagi sudah akan jadi suaminya.


📞"em,,sudahlah... bukankah tadi anda ingin bertanya sesuatu..?apa itu...?"tanyanya menetralkan suaranya yang bahagia.


📱"aku hanya ingin tau kamu meminta mahar apa atau berapa ...?"


📞" saya ingin minta mahar yang banyak,karna itu harga saya se umur hidup"ucap Ayra lengsung menutup mulutnya setelah mengucapkan kalimat memalukan itu 'apa yang aku katakan..?'

__ADS_1


📱"hahahaha.....benar., benar sekali Zara kamu memang wanita yang tidak bisa di tebak hahahaha" ustdz Zafir sampai terpingkal-pingkal dengan jawaban Ayra ,sampai ia tidak sadar jika telah menyebutkan nama Zara. Sejenak kemudian ia terdiam takut tunangannya itu salah faham.ia berharap Ayra tadi tidak mendengar ucapan nya


📞"tadi anda menyebut nama Zara..?"tanya Ayra penasaran


📱"ah tidak, tidak.mungkin kamu yang salah dengar, tadi aku menyebut zaahira ya zahira..,"ucapnya sudah tidak enak pada sang tunangan.baru juga ia ingin lebih dekat ,tapi ia sendiri yang menciptakan kecanggungan ini.


📞 heem ,ya sudah lah mungkin saja saya yang salah dengar,.Oya... pokoknya saya minta mahar paling mahal sepanjang sejarah sebelumnya adat istiadat setempat." ucap Ayra


📱"kamu serius zaa,...? kenapa tidak sebutkan saja nominalnya...?"tanya ustdz Zafir penasaran dengan mahar yang di minta calon istrinya itu.


📞"sepuluh juta,saya minta mahar (mas kawin)sepuluh juta"ucap Ayra , sebenarnya ia pun juga ingin menggoda tidak mengatakan yang sebenarnya,uang sepuluh juta pada zamannya sangat banyak, banyak sekali,bahkan sepanjang sejarah sebelumnya di desa sekitar tidak ada yang minta mahar sampai satu juta ,apalagi sepuluh juta.


📱" Hem,, baiklah,akan aku sediakan,calon istri."ucap ustdz Zafir "kalo begitu sampai jumpa di hari pernikahan ya zaa, assalamualaikum" sambungnya lagi


📞"wa alaikum salam"Ayra sudah memerah seluruh wajahnya, tidak bisa di pungkiri jika ia sangat senang dengan percakapannya dengan sang calon suami.padahal hanya begitu saja,tapi Ayra merasa sangat banyak berbincang tadi.ia belum juga menutup telepon itu masih tetap berada di tangan dan di telinganya.


📱"ya sudah ditutup dulu telpon nya calon istri...,,"ucap suara di seberang, terdengar sangat merdu dan halus penuh dengan kelembutan


📞"eh...,,Ayra langsung gelagapan dan langsung menutup telepon itu.tambah merahlah wajahnya saat ini."huh dasar calon suami somplak,huh awas aja nanti Ayra kerjain juga ya"gumamnya sambil tersenyum sendiri .


sedangkan di seberang sana ustdz Zafir puas sekali telah menggoda sang calon istri,ia masih tetap cekikikan padahal masih ada Alzam di samping nya dan jangan lupakan juga pak Suryo dan Bu fatt , mereka semua sangat bahagia melihat kemesraan ustdz Zafir dengan calonnya ,dan berharap semoga saja putrinya juga bahagia dengan Alzam yang akan menjadi menantu dadakannya itu.tadi sebelum pulang setelah pembicaraan mereka selesai, ustdz Zafir ber inisiatif untuk menelpon calon istrinya itu, dan ternyata mereka pasangan yang sangat lucu dan menggemaskan menurut pak Suryo dan juga Bu fatt.


sedangkan Alzam sedari tadi hanya terus memandang ke arah ustdz Zafir,ia merasa cukup heran karna selama ia bersahabat dengan beliyau,tak pernah sekalipun ia tau jika ustdz Zafir juga punya kejahilan dan suka barcanda seperti barusan yang ia dengar dan lihat.

__ADS_1


__ADS_2