
akhirnya mereka semua mengikuti Ayra yang meminta untuk membuka kado dari keluarga tunangannya itu, setelah sampai diruang tengah,semua kado yang diterima Ayra itu banyak sekali ."waahh Raa kadonya banyak banget,ini semua dari mereka...??" tanya Riya yang melihat tumpukan kado yang diterima Ayra
"Hem iya kak Riya,ayo kita buka satu satu siapa tau ada yang cocok untuk kalian..,,"ucap Ayra ceria dan bahagia.tak sedikitpun terlihat raut sedih di balik wajahnya.
kini mereka sudah membuka satu persatu dari kado tersebut. masing-masing dari mereka membuka kado yang ukurannya lebih besar daripada kado yang lainnya
"keluarga tunanganmu, kayaknya royal dech Raa.lihat baru tunangan aja mereka ngasih hadiah sebanyak ini."ucap Rania
"iya Raa, beruntung loh Raa bisa jadi bagian dari keluarga besar Gus kamil,beliyau adalah putra dari kiyai tersohor di kampung halaman kita ini."ucap Zayn
"Hem,,bener apalagi yang aku dengar katanya putra putranya Gus kamil itu semuanya anak yang Sholih."saut Mida yang sejak tadi tidak ikut nimbrung obrolan mereka.
"Yach semoga aja juga tampan,dan gak keriput, soalnya yang saya dengar tunangan zahira sudah berusia 28 tahun."lagi lagi Diyah mengeluarkan kata-kata yang bikin orang pingin getok kepalanya, saking dari gregetannya. suana yang mulai dingin terasa memanas lagi.
"tapi meski begitu sudah biasa kan laki-laki lebih dewasa dari wanitanya...?" ucap Rania menepuk nepuk pahanya sendiri , rasanya ia ingin Nampol sepupu satu yang julid itu.
"yak gak lah, yang biasa mah mungkin hanya berjarak 2 atau 3 tahunan. nah zahira kan masih berumur 19 sekarang, calonnya udah 28 apa gak tua banget itu...??"kata Diyah sinis sambil membuka kado yang dia pegang.
"kamu kenapa sih Diyah...?dari tadi omongannya bikin kesal orang,lagi kesambet setan mana...?"Mida juga ikut kesal mendengarkan Diyah yang mulai dari tadi selalu ada saja berkata yang tidak enak di dengar.
"udahยฒ ... gak papa kok kak,,. semua yang dikatakan kak Diyah emang benar,kita beda umur sangat jauh, namun yang zahira dengar, kata bunyai di pesantren pas waktu mengaji kitab begini kak, 'seorang laki-laki jika sudah beristri maka wajahnya akan menjadi serasi dengan istrinya,karna aura yang di miliki seorang istri akan menjadi milik suaminya'. bila memang beliau adalah pilihan terbaik dari Allah, seperti apapun itu zahira terima kak,"ucap zahira panjang lebar, mengharapkan bisa menyadarkan sepupu yang lagi sensi itu
"emang kamu tau ,klo dia pilihan Allah,..?"Diyah makin jadi bertanya yang lebih sulit dijawab
"zahira memang tidak tau kak, tapi zahira benar-benar sudah memohon dan meminta ridho Allah dalam setiap doa yang zaa panjatkan kak,," air mata Ayra mulai menganak sungai di pelupuk nya.ia menunduk agar tidak diketahui oleh para sepupunya,. Rania,Mida dan juga yang lain sudah tidak bisa lagi menahan kekesalan mereka terhadap Diyah.
"emang apa masalah nya untuk kamu Diyah...?"ucap Anwar dengan Suara agak keras,hingga beberapa keluarga yang sibuk dengan urusan nya sendiri di ruang tamu depan menoleh kearah di mana mereka berada.mereka bertanya-tanya apa yang terjadi...,,
__ADS_1
"dan bukannya Zahira sudah mengatakan seburuk apapun calon suaminya,dia akan menerimanya.,,"ucap Rania yang kasian terhadap Ayra yang dari tadi selalu dikucilin Diyah.
diyah yang mendapat bentakan kecil dari Anwar kini terdiam.tapi kemudian iya berkata lagi
"tapi semua yang aku katakan benarkan...,?salahnya dimana coba...,kenapa semuanya malah kesal padaku..,?" ucap Diyah membela diri.
"sudah sudah...!!! semuanya diam, jangan di bahas lagi...,! lihat aku menemukan hadiah yang sangat bagus"ucap Zayn sambil menunjukkan hadiah yang di temukannya dalam kado yang di bukanya.
"wow...,jam tangan yang langka dan bermerk, berkualitas tinggi, mereka benar-benar royal dan menyayangi mu Raa." Rania Mida dan Riya pada heboh banget. mereka melupakan sejenak rasa kesalnya pada Diyah
sedangkan diyah sendiri mendapat lukisan yang indah dalam kado yang di bukanya "ini sangat indah dan unik tapi sayangnya nama yang tertulis di lukisan ini ZARAA bukan zahira atau Ayra. padahal diukir dan di desain khusus bahkan di bentuk love di sekelilingnya" ucap Diyah menyungging senyum yang sinis,membuat yang lain samaยฒ menoleh dan melihat lukisan unik di tangannya.
"sini lihat,siapa tau kamu gak kelihatan huruf kecil yang tersemat disana,"ucap Rania yang langsung mengambil lukisan itu dari tangan Diyah.
setelah beberapa saat mereka semua mengamati dengan jelli dan teliti tidak terdapat huruf h yang tersemat disana, lukisan indah dengan ukiran tangan itu memang bertuliskan nama ZARAA dengan bingkai yang sangat unik,indah dan menarik di setiap sudutnya serta di pinggir nya di bentuk garis love ,sungguh sangat memikat penglihatan.
"gimana benarkan..,,?disana yang tertulis bukan nama zahira ataupun Ayra.,mungkin saja itu di buat untuk orang lain." Diyah semakin bertambah semangat dengan apa yang ia temukan.
"kenapa tidak positif thinking aja, siapa tau emang sengaja di singkat,biar terlihat unik dan tak terlalu panjang."Mida menyahuti Diyah
"lagian kata Zara kan juga di ambil dari nama zahira"Riya juga menimpali
"terserah kalian saja kalo tidak percaya padaku.tapi yang aku dengar dari tetangga mereka,jika tunangan zahira itu pernah menikah secara agama ,siapa tau itu dulu buat istri sirrihnya itu."diyah lagi lagi membuat mereka semua tercekat tuk berkataยฒ
deg
deg
__ADS_1
deg
suara hati Ayra terkejut dengan kenyataan yang ia dengar,namun bukan karena sang tunangan sudah pernah menikah yang membuat hatinya berdetak kencang tapi kata ZARAA itulah sebabnya mengapa bisa ZARAA,...? apakah mereka salah nulis,atau emang sengaja di singkat sama seperti pemikiran Mida. tapi yang jelas Zara adalah panggilan dirinya dari Ning Syarifah. apa mungkin keluarga beliau mengenal sang Ning IFA...? pemikiran yang Sulit Ayra tebak,
"Zara memang panggilanku di pesantren kak.mungkin beliau tau dari seseorang nama panggilan itu."ucap Ayra kemudian.
"jadi kamu tetap mau dan tidak akan mundur,walau calon suami kamu sudah Duda...?"tanya Diyah langsung pada Ayra
"eh Diyah , mulutnya dijaga yaa jangan jadi kompor," ucap Rania marah
"tau tuh bikin snewen aja.kesal banget dech,"Mida juga ikut marah
"saya tetap menerimanya kak,toh duda hanya statusnya saja bukan..?"jawab Ayra lembut tanpa ada kraraguan sama sekali.
"Hem betul tuh Raa,biar status Duda, orangnyadan barangnya tetap, gak ada yang kurang iya kan..? ,betul gak...,?"Zayn menyikut tangan Anwar
"sip,,kalo pria mah gak ada yang terkikis,beda dengan wanita,.."ungkap Anwar sambil memberikan jempolnya.
"eh eh kok malah jelekin wanita kak...,?"Rania gak terima
"bukan jelekin Nia,, emang begitu kenyataannya,kalo pria berapa kali pun punya istri tak akan ada yang terkikis,beda dengan wanita sekali di jebol ya gak perawan lagi."Anwar menjelaskan secara detail
"tau ah...kenapa mesti kesana bahasnya...??udah deh intinya terserah ayra.toh yang akan berumah tangga kan dia, bukan kita iya kan..?"Riya merasa omongan sudah mulai ngalir ngidul,jadi diya tidak ingin membahas tentang itu semua,bikin telinga merah aja.
akhirnya mereka meneruskan membuka semua bingkisan hadiah sampai selesai dengan tanpa berbincang-bincang lagi.begitu pula Diyah yang tidak membuka suara lagi setelah tadi di marahi Rania dan Mida,ia merasa tidak ada yang mendukung dirinya.semua keluarga besarnya sudah setuju semua dengan pernikahan Ayra kali ini. jadi ia tidak bisa menentang keras sendirian.
mohon dukungannya ya kakak2 semuanya ๐ dukungan dan komentar kalian sangat berharga bagi author terimakasih ๐๐
__ADS_1