SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
bab 90 BERBAGI RASA


__ADS_3

setelah selesai berbicara dengan sang papa ,Alzampun berpamitan untuk istirahat dulu karna memang sudah hampir masuk waktu Maghrib,


"pah..Alzam sama Syifa ke kamar dulu ya pah.."


"iya nak, istirahat saja dulu,tapi jangan lupa setelah selesai sholat nanti makan malam bersama yaa..."


"ia pah, terimakasih,....


yuk sayang kita ke atas dulu.."ajaknya pada sang istri,Alzam menarik tangan syifa untuk mengikuti dia ke kamarnya.akan tetapi sebelum masuk ke dalam kamar mereka bertemu dengan kepala pelayan yang sudah sangat lama bekerja dikediaman Sanjaya sejak Alzam masih anak-anak..,


" Aden sudah pulang...?" tanya bi minarti, tapi Alzam memanggil bi mimin


" eh bi... Mimin,.iya ini baru saja selesai dari papa Bi.bibi dari mana...?"


"waaah,,ini siapa den...??tak biasanya Aden bawa gadis kerumah..."bukan nya menjawab pertanyaan dari Alzam malah bertanya gadis yang bersama dengan Alzam.ya karena bi Mimin memang sudah menganggap Alzam seperti anaknya sendiri,


"hai bii...saya Syifa bi..." Syifa langsung bersalaman pada BI minarti


"wah....cah ayuuu cantik tenan,kamu siapa nya den Alzam cah Ayuu...?"


"kenalkan dia istriku bi."Alzam mengenal kan Syifa pada bi Mimin.


" oooaalah Nemu dimana toh den...? Jan Ayuu tenan, geulis, sopan maneh..?" mengusap kepala Syifa


" bibi bisa ajaa,masak di bilang Nemu...hahahaha ya udah bi,,kita ke atas dulu yaa mau istirahat sebentar bi"


"iya den, silahkan..biar bibi siapkan makan malam dulu den.


"iya terimakasih banyak ya Bi."


kemudian alzam dan Syifa naik ke atas dan masuk ke kamar mereka. lagi-lagi Syifa tercengang melihat kamar Alzam yang sangat bagus. tertata dengan sangat rapi juga apik.

__ADS_1


"sayang kita salat dulu ya..."


"Iya Mas, Mas dulu saja nanti baru Syifa nyusul ya.."kemudian Syifa merebahkan diri di atas kasur yang tidak pernah sekalipun ia merasakan kasur yang sangat empuk seperti kasurnya Alzam suaminya itu. sedangkan Azzam sudah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan kemudian setelah selesai ia menghamparkan sajadah untuk melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim begitupun dengan syifa, Iya juga masuk ke dalam kamar mandi membersihkan diri setelah sang suami keluar dan kemudian mereka sholat berjamaah.


setelah selesai sholat isyak mereka berdua turun ke ruang makan untuk makan malam bersama papanya.sedangkan sang mama masih setia menunggu sang Abang, biasanya pak Sanjaya pun akan menemani sang istri di rumah sakit setelah melaksanakan sholat isyak.


"Gimana acara kalian nak...? maaf papa dan mama gak bisa hadir, sungguh sangat banyak sekali pekerjaan semenjak abangmu itu sakit dan kamu juga tidak ada di sini jadi semuanya papa kerjakan sendiri. dan juga kemarin keluarga Yasmin meminta papa agar menggantikanmu Dengan posisi abangmu."ungkap pak Sanjaya saat mereka sudah berada di meja makan.


"Alhamdulillah acaranya lancar pah kami sangat bersyukur bisa menikah bersamaan dengan ustadz Zafir, jadi kami seperti mengadakan pesta yang besar juga, lalu bagaimana dengan keluarga Yasmin pah...?


"yah Papa bilang aja kalau kamu sudah punya istri tapi mereka tidak percaya, mereka malah ingin bertemu dengan kamu, dan Papa bilang lusa kamu akan datang bersama istrimu"


"jadi besok Alzam harus menemui mereka pah...?"


"yah lebih cepat lebih baik nak agar mereka tidak selalu mengajakmu untuk menggantikan abangmu."


Syifa dari tadi selalu diam mendengarkan perbincangan suami dan mertuanya.


"yayaya .....Papa percaya memang istrimu sangat cantik, kamu pintar memilihnya nak, dan jangan sampai keluarga kalian retak karena orang lain, pertahankan rumah tangga kalian meskipun ada badai yang menghadang,. dalam rumah tangga memang banyak sekali cobaan dan juga segala macam rintangan, itu sudah biasa tapi kalian harus kuat menghadapi semua itu jika kalian ingin rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah jangan mudah terkecoh dan terpecah belah dengan hasutan orang lain nak."


" iya pah, terimakasih banyak atas nasehat nya,.."


Syifa sangat senang,dengan semua nasehat yang diberikan oleh sang mertua ia tidak menyangka bahwa mertuanya akan menerimanya dengan lapang dada dan tangan terbuka,karena mereka bukanlah sekedar orang kaya biasa, tapi orang yang sudah sangat terhormat dan banyak kolega bisnis nya. Syifa bisa mengetahui itu semua dari pengamatannya kepada sang suami ataupun pada mertuanya juga banyaknya pelayan dan juga satpam penjagaan di rumah ini,


setelah selesai makan malam Syifa dan Alzam pun berpamitan untuk pergi ke kamarnya, mereka besok pagi akan mengunjungi mama dan bang Dikin di rumah sakit karena malam ini mereka sangat capek jadi mereka beristirahat saja malam ini. sesampainya di kamar.., mereka tidak langsung merebahkan diri tetapi malah mengambil barang-barang yang tadi sudah dibawakan oleh pelayan ke atas kamar, syifa ingin mengambil hadiah yang sudah ia siapkan untuk kedua mertuanya. sedangkan Azzam menata barang-barang mereka yang di bawanya, mereka memang tidak akan lama di sana tetapi mereka tadi juga membeli barang-barang untuk kebutuhan mereka berdua selama berada di kediaman Sanjaya.


"Mas Papa baik sekali ya...? sungguh Syifa sangat bahagia Mas, Syifa tidak menyangka bahwa orang tua mas Sangat terbuka menerima kehadiran Syifa, padahal Syifa hanyalah orang kampung yang tidak punya apa-apa sedikit pun, tidak sebanding dengan keluarga mas yang kaya raya dan terhormat."ungkap Syifa sambil membereskan barang-barangnya


"sudah saya bilang sayang papa dan mama itu orang yang sangat baik, mereka tidak memandang derajat, yang penting adalah aku nyaman dengan siapa... mereka akan menerima kekurangan dari pasanganku."


"terima kasih ya Mas sudah memilih Syifa untuk menjadi pendamping dan pasangan Mas, terima kasih banyak Mas, dulu Mas sudah menolong Syifa dan sekarang pun mas kembali menolong Syifa."memeluk suaminya dengan sangat erat. sungguh Syifa sangat bahagia semoga kebahagiaannya tidak lekang oleh waktu,

__ADS_1


"sudahlah sayang mungkin ini adalah cara Allah mempertemukan kita dan semoga kita berjodoh dunia hattal akhirat.aamiin"


"aamiin"Syifa tetap berada dalam pelukan hangat sang suami, dan mereka tidak jadi langsung beristirahat,tapi malah menghabiskan waktu bersama dengan peluh yang bercucuran,yaaa mereka menyatukan lagi raga mereka yang kedua kalinya di kamar Alzam,


"terimakasih sayaang.."Alzam mengecup kening Syifa setelah selesai penyatuan nya.syifa tersenyum bahagia,rasa sakit yang kemaren malam ia rasakan kini tak ada lagi ,berganti rasa yang berbeda tak bisa di katakan oleh kata kata dan di samakan dengan rasa makanan terlezatpun. entahlah Syifa tak tau rasa seperti apa itu, belum pernah ia merasakan kenikmatan yang luar biasa seperti itu selama hidupnya.


"Syifa yang terimakasih mas.,,Syifa sangat menyayangi mas ,emmuahc. ... "Syifa mengecup bibir sang suami,ia tak tahan melihat bibir yang begitu menggoda imannya.


"iih sayang....kok godain mas lagi...?gimana klo nanti mas kepengen lagi...?"tanya Alzam yang gemas pada sikap istrinya itu.


"eee....ya kita buat lagi.," ucap Syifa santai


"serius...???"


"emmmm,,,"mengangguk


"emang adik gak capek...?"


"capek siih mas,,tapi kan Syifa harus memberikan yang terbaik buat mas,biar mas tidak tertarik pada masakan yang lain.


"jadi ... ceritanya kita sedang mengolah masakan ....?"


"heemm....sbelum jadi kita bikin terus kan....mas...?"


"iiiih kamu yaaaa bener bener bikin mas gemas sayang..."


akhirnya mereka berdua kembali menyatu,saling berbagi peluh,dan kebahagiaan.


🌺🌺🌺🌺🌺


jangan lupa like komen dan hadiahnya ya kak 🌹🌹🌹🌹💘💘💘💘

__ADS_1


__ADS_2