
Syifa sudah sampai dirumahnya,dan disambut gembira oleh ibunya,juga para tetangga yang ada disana yang merewang( membantu) persiapan acara selametan besok."wah Syifa tambah raddhin yeh yu.."(wah Syifa makin cantik yaaa bak.)" Ibu Syifa hanya tersenyum dengan ungkapan mereka.bu fat juga mengakui jika putrinya itu semakin bertambah cantik setelah berada di pesantren kurang lebih 2taunan.
"Bu lek bisa saja,Syifa tetap jelek kok bu lek" Syifa menjawab ungkapan dari tetangga nya itu.
"Pantesan Bein lekas pajuh be'en Bing"(pantas saja cepat laku kamu ndok)"
Syifa tersenyum dengan candaan mereka,lalu ia pamit masuk kedalam rumah dan bertemu dengan adiknya.ia ingin mengabari Ayra dari handphone adiknya.sedangkan Bu fat tidak ikut kedalam karna ia menemani para tetangga yang membuat kue kue.
"Eka...dek..mbak sudah tiba loh,kamu gak mau menyambut kedatangan mbak,..?" Syifa langsung saja menuju kamar mereka,karna kamar Syifa juga kamar eka.mereka tidak punya kamar terpisah
"Eh mbak sudah datang..,?tadi Eka ketiduran setelah membantu para bibik membuat jajanan."
"Hem,,iya dek,mana hp kamu..?mbak mau pinjam.. sebentar, buat nelpon teman mbak,"Syifa ingin segera mengabari Ayra jika ia sudah sampai dirumahnya,sekaligus menanyakan apa dia juga sudah sampai..,.
"Hem,, handphone nya ada mbak.cuma Eka belum isi pulsa bak, gimana dong...?"tanya Eka pada Syifa
"Yaah,padahal mbak pingin ngasih kabar sahabat mbak dek,"Syifa sudah agak manyun bibirnya,namun handphone yang di pegangnya berdering ada panggilan masuk dari no yang tak tersimpan di kontaknya.syifa menoleh pada Eka dan memperlihatkan no yang memanggil
"siapa dek...?kamu kenal...?"Eka tidak menjawab hanya menggeleng saja,ia juga tidak tau siapa yang menelepon ke handphone nya itu
"Apa mungkin Ayra yaaa.kan tadi aku kasih no kamu dek.."
"Ya coba aja di angkat mbak,klo gak di angkat mana tau dari siapa..?"ucap Eka pada Syifa
📱"Ekhem.,, Hallo...?!"
📲"Assalamualaikum..?"suara yang menelepon adalah laki-laki,Syifa mengernyitkan dahinya,tanda bertanya pada sang adik,tapi Eka juga mengangkat bahunya tanda tidak tahu juga.
📲"Hallo assalamu'alaikum"suara itu kembali terdengar,mungkin karna di angkat tapi tak ada jawaban.
📲"apa disana Eka..?" Syifa langsung mau memberikan handphone itu kepada Eka namun karna baru mau Eka ambil suara lembut itu terdengar lagi
__ADS_1
📲"ekaa ini mas Alzam,."Eka maupun Syifa sama sama terbelalak ketika tau siapa yang menelepon,,tapi mereka beda pikiran,karna menurut Syifa Alzam adalah sang penolongnya,karna ia tidak tau jika dialah tunangannya, sedangkan Eka tau jika Alzam adalah tunangan mbaknya.
📱"wa alaikum salam mas Alzam, gimana kabarnya mas Alzam ,..sehat...?"Syifa kegirangan saat tau sang penolong menelpon,ia langsung saja menjawab dengan agak nyaring dan bersemangat.
Alzam sedikit menjauhkan handphone nya dari telinga,tapi ia jadi ingin tau,kenapa Eka jadi seperti sangat mengenalnya, bukankah waktu kesana ia tidak begitu respek,dan hanya menyapa biasa, mengapa sekarang se antusias begini.lalu ia mendekatkan lagi handphone nya.
📲"Alhamdulillah mas sehat dek,kabar kamu gimana Eka..?apa kakak mu sudah datang dari pesantren..?"
Eka hanya terlihat menahan tawa tapi iya tidak mau sang kakak memukulnya dengan bantal.'sepertinya mereka sama-sama kangen.'ucap Eka dalam hatinya
📱"eh,..mas Alzam tau jika Syifa mondok,..?"bertanya dengan gembiranya.alzam sempat bertanya-tanya mengapa Eka malah bertanya demikian..?dan tidak menjawab pertanyaan nya , malah bertanya balik...,
📲"Hem,,kan kemaren sudah di kasih tau sama Ayah dan ibu dek" jawab Alzam, memanggil kedua orang tuanya seperti Syifa dan Eka memanggil mereka.
📱"eh,.... maksudnya...?"heran Syifa yang tidak faham.
Eka keluar dari kamar sambil menyumbal mulutnya sendiri agar tidak pecah ketawanya. tak bisa lagi ia menahan ingin cekikikan ,dan buahaha...haha...haha setelah sampai di luar kamar pecahlah tawanya.ia menahannya dari tadi.
📱"mas kemaren kerumah ku...?"
semakin bertambah heran saja Alzam dengan apa yang di katakan eka.tapi 'eh tunggu jangan jangan ini bukan Eka,tapi Asyifa.,?'pikir Alzam ia langsung saja ingin tau reaksi syifa jika ia menghitbahnya
📲"emm,,iya dek,mas kesana untuk meminangmu...?"Alzam ingin sang tunangan tau jika ia adalah calon suaminya,
namun tidak begitu bagi Syifa,ia malah menganggap jika Alzam meminang Eka adiknya,jatuhlah air matanya seketika,ia tak bisa mengeluarkan suaranya lagi pria yang selama ini mengisi hatinya dan membuatnya berhayal akan menjadi istri nya, impian itu kini musnah ,'bagaimana mungkin aku bisa melihat mas bersanding dengan adikku sendiri,'. syifa terisak tapi ia menutup mulutnya agar tidak terdengar oleh pria pujaan hatinya, yang kini akan menjadi adik iparnya.
📲"hallo dek,kamu masih di sana..kan..?"tanya Alzam,ia pun berpikir apakah Syifa tidak setuju dengan keputusan nya itu. ;'apakah syifa terpaksa menerima pernikahan dadakan ini.' mereka tenggelam dengan pemikiran masing-masing yang berbeda pendapat.
Syifa masih belum bisa menjawab karna ia mati Matian menahan sakit di dalam dadanya,
entah mengapa ia tidak berpikir jauh bahwa Eka adiknya itu masih sangat belia dan belum waktunya menikah.saking sakitnya ia tidak berpikir demikian.
__ADS_1
mungkin cairan yang keluar dari matanya kini sudah memenuhi jilbab yang di pakainya.
📲"hallo,dek maaf jika memang semuanya dadakan,mas berharap kamu menerima mas,sepenuh hatimu." Alzam berpikir syifa tidak setuju dengan keputusan nya.menikah secara dadakan memang tidak banyak terjadi di kalangan masyarakat.
semakin mengalir saja air mata Syifa,ia sudah tidak kuat menahan diri untuk tidak menjawab ungkapan dari Alzam
📱"hik..,apa mas mencintaiku..?"tanyanya ,ia pun ingin tau perasaan Alzam pada sang adik,karna menurutnya jika Alzam tadi berbicara dengan sang adik, dan bukan dengannya
📲" mungkin cinta itu akan datang setelah kita menikah dek,mas berharap kamu pun bisa mencintai mas,meski kita hanya kenal sejenak saja" Syifa menutup mulutnya lagi,air matanya terus saja mengalir tanpa bisa di bendung.
apalagi ia sebentar lagi akan menikah dengan pria pilihan orang tuanya itu.lalu iapun memaksakan diri untuk bicara lagi,agar semakin bertambah jelas
📱"apa ayah sudah menerima pinangan mas Alzam hik.,?"tanyanya lagi
📲" Alhamdulillah dek,Ayah menerima pinangan ku untuk mu.maaf kan mas yang memang terlalu dadakan"Alzam masih berpikir bahwa dia sudah menyakiti hati Syifa karna pinangan dadakan nya.
Syifa menekan dadanya untuk mengurangi rasa sakit itu,namun semakin ia bicara dengan Alzam,semakin sakit rasanya di sekujur badannya. ia menggigit bibirnya menahan isakannya
📱"semoga ..hik..hik..semoga mas bahagia hik..hik...,, dengan..hik.. pilihan mas hik..hik.. hik.."Syifa sudah tidak bisa lagi menahan tangisnya itu,hingga membuat Alzam berpikir dengan apa yang di katakannya itu,
📲" bukannya kamu yang mas pilih dek,kita akan bahagia bersama bukan,..?"
semakin banyak isakan yang terdengar di telinga Alzam,ia semakin heran dengan sikap dan tingkah Syifa,apa yang menjadikan ia berkata demikian..'apa maksudnya aku harus bahagia dengan pilihanku..?' entah apa yang membuatnya menangis seperti itu
📱"hik,, semoga mas dan hik ..hik..dia.. menjadi keluarga hik..hik..sakinah mawadah hik..warahmah..hik hik.
📲 "aamiin kita akan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,dan akan menjadi pasangan yang sangat romantis asSyifa...."akhirnya Alzam memanggil namanya.entah mengapa ia sedikit curiga dengan syifa yang salah faham.'lalu siapa yang ia salah fahami...?'
Syifa tertegun dan sangat kaget,apa maksud dari perkataan terakhir Alzam..iapun tanpa sengaja menutup panggilan itu
jangan lupa lika nya kak🌷😘😘😘
__ADS_1