SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN

SUAMI HAYALAN JADI KENYATAAN
MENDEKAM DI PENJARA,ATAU KERJA TANPA GAJI..?


__ADS_3

Tak perlu menjelaskan tentang bagaimana dirimu kepada siapapun,,karna yang mencintai mu tak butuh itu. dan yang membencimu tak percaya itu (Ali bin Abi Thalib)


Di Antara taburan bintang yang bersinar malam ini,ada satu bintang yang meredup,begitu istilah yang pantas untuk Ayra saat ini.


di mana seluruh teman-teman nya sedang berbahagia karna sebentar lagi akan pulang ke rumah masing-masing, besok adalah saatnya liburan panjang atau pulangan Syawal pondok pesantren Al ulum,, sudah menjadi kebiasaan pondok pesantren Al Ulum jika liburan panjang ini memakan waktu kurang lebih 2 bulan.


semua teman-teman Ayra berlomba lomba untuk membereskan semua barang-barang mereka yang akan di bawa pulang. saling bercengkrama dengan sesama teman, bercanda gurau dan merencanakan banyak hal yang akan mereka lakukan di liburan panjangnya.mereka semua sangat gembira dan bahagia.


Saat ini hanya Ayra yang terlihat murung, tak bersemangat dengan wajah yang kusut,"Ayra kenapa kamu belum beres-beres..?"tanya Sima teman sekamar nya,karna melihat Ayra yang merenung


"Iya kok dari tadi kamu kayak melamun aja Ay... kamu ada masalah...?"siska juga membenarkan jika Ayra melamun dari tadi.


"Iya Ay,,masak kita mau pulang tapi kok sedih begitu.kita kan akan bertemu keluarga dan bobo di kasur yang empuk lagi" kata Syifa yang kebetulan ada di sana langsung ikut menyambar


"Aku cuma sedih karna akan berpisah dengan kalian semua🥺🥺🥺"lirih Ayra sambil berkaca-kaca,sudah terlihat raut wajahnya menahan tangis


"Heeem macak ciiih....??sicantik jelita ayu rupawan ini akan merindukan kita ...?" ucap Siska dan melirik pada teman-teman yang lain.


"Kita akan saling kasih kabar kok Ay...jangan bersedih lagi dong" Sima juga ikut menjawab


sejak saat ia mengatakan kegundahan hatinya kepada orang tua nya waktu itu, Ayra suka menyibukkan diri sendiri setiap hari berharap lupa akan kisah perjalanan cinta nya. Ayra makin rajin sholat, mengaji dan berdoa setiap waktu.


pulangan kali ini ia berharap agar tidak ada yang menjutgenya tentang masalah tunangannya itu. ia sudah pasrah dengan siapa dia akan di jodohkan oleh Allah nantinya.


"aku gak apa-apa kok kak., cuma sedikit gak enak badan aja," ucapnya pada Siska dan Sima,


"terimakasih atas perhatian kalian" lanjutnya lagi sambil tersenyum menampilkan wajah cantiknya.


"Nah gitu dong ,,kan makin cantik kalo tersenyum.jangan cemberut terus ,jellek tau"Syifa langsung memeluk Ayra,dia juga menahan tangis melihat Ayra yang terlihat murung.cuma Syifa yang tau masalahnya,karna Ayra tidak pernah menceritakan pada teman-teman yang lain.


"udah ah,kan kita bisa bertemu lagi kalo udah kembali ke sini"Siska menimpali


"Iya Ay...jangan sedih lagi,kalo ada waktu kita akan berkunjung ke rumahmu,saat hari raya nanti.ucap Sima memberi semangat pada Ayra.

__ADS_1


"Terimakasih semuanya,,aku tunggu yaa...awas kalo gak kerumah, "ucapnya sambil menghapus air yang menggenang di pelupuk matanya.


Setelah beberapa jam kemudian,mereka semua sama-sama menunggu jemputan yang akan mengantar mereka pulang ke rumah masing-masing.


Pondok pesantren menyediakan beberapa bus mini yang akan mengantar semua santri.di bagi menjadi beberapa bagian rombongan. Dan menjadikan satu bus jika se arah,atau se daerah.


.


.


.


.


****


flash back..


Lindia sebenarnya bekerja yang sekarang ini tidak mendapatkan gaji lagi. karna dulu saat ia akan pulang ke Indonesia, dia banyak berhutang pada teman-teman di sana sesama perantau nya. ia sangat suka ber belanja barang-barang yang limited edition,dari baju Tas,sepatu,dan barang-barang lainnya. dan yang lindia beli tak sesuai dengan pendapatan nya. dan akhirnya banyak berhutang, karena teman-teman nya selalu menerornya jika tidak cepat membayar, akhir nya dia tidak punya pilihan lain.


hingga suatu hari lindia mengendap-endap untuk mencuri barang antik milik sang majikan , berniat untuk menjualnya dan di bayarkan ke hutangnya.


akan tetapi bukannya bisa membayar hutang-hutangnya, malah ia di tuntut dan di laporkan ke pihak berwajib, karna ketahuan oleh sang majikan ketika sedang menjual barang tersebut. karna yang ia curi tidak ada yang bisa membeli jika tidak ada sertifikatnya.dan ahirnya ketahuan kalau itu barang antik curian.dan tempat penjualan yang di datangi lindia melaporkan kejadian itu sehingga di kehui oleh sang majikan.


maka karna itu Lindia memohon ampunan sang majikan agar mencabut tuntutannya dan ia bersedia mengganti barang antik yang ia jual.


ahirnya sang majikan memberikan penawaran pada Lindia ,dengan pilihan mendekam di penjara Atau bekerja 2 tahun tanpa gaji.


lindia memilih bekerja tanpa harus di bayar dari pada mendekam di penjara selama 5 tahun. kemudian sang majikan memberikan surat kontrak agar di tanda tangani oleh lindia. jika ia berniat lari dari tanggung jawab itu,maka konsekuensinya adalah ancaman penjara seumur hidup.lindia langsung menandatangi surat perjanjian kontrak itu.


sebelum kontrak itu di mulai lindia di izinkan pulang dulu ke Indonesia,dan harus segera kembali jika di minta kembali kerja.


flash back off

__ADS_1


hingga saat ini pun lindia tidak di perbolehkan mengabari keluarganya dan di larang megang HP,


.


.


.


.


****


setelah menempuh perjalanan dengan menggunakan bus mini dari pesantren, santri-santri turun satu persatu dari bus mini setelah sampai di depan rumah mereka masing-masing.


*


Sesampainya dirumah,


Ayra mengucapkan salam,dan langsung disambut oleh orang tua nya. Ayra langsung menanyakan kabar kedua orang tuanya serta adiknya.dan tak lupa membawa serta barang-barang ke dalam rumah.


"Alhamdulillah sehat semua nak"kamu sendiri bagaimana..?" Tanya ibu dan di angguki sang bapak


"Alhamdulillah sehat dan tambah seksi buk pak.."jawab Ayra receh.ia ingin menghilangkan kegundahan hatinya,ia tak ingin mengingat apapun masalahnya saat ini.


namun 3 hari kemudian terlihat lah ibu ustdz Reno bersama dengan sepupunya berkunjung ke rumah Ayra, beliau mendengar jika Ayra sudah liburan pondok.yang akhirnya ia ingin sekali mengunjungi Ayra. beliau membawa banyak kue jajanan tradisional khas kotanya.


setelah menyambut dan mempersilahkan masuk dan menyajikan beberapa kue ,juga minuman di atas meja, kemudian Ayra duduk di sebelah kanan CAMER(calon mertuanya) sedangkan ibu dan bapak Ayra di sebelah kiri.mereka sedikit berbincang dan ada membahas mengenai kapan kira-kira Ayra siap menikah.karna pertunangan nya dengan ustd Reno sudah agak lama sekitar 1tahunan.


Ibu ustdz Reno ingin mengutarakan isi hatinya yang terpendam dalam beberapa waktu ini,jika ia sudah sangat ingin menimang cucu, umur beliau tidak muda lagi,ia takut sampai pada ajalnya.dan belum kesampaian keinginannya itu sedangkan ustdz Reno semakin dewasa dan ditakutkan kehilangan banyak kesempatan untuk memberikan cucu padanya.


Ayra hanya mendengarkan dengan baik dan sedikit menundukkan kepalanya menjaga kesopanan dan menyembunyikan ke egoisan hatinya yang ingin mendapatkan suami yang lebih sempurna dari pada ustdz Reno. walau bagaimanapun juga dirinya hanyalah seorang manusia yang menginginkan sesuatu yang terbaik diantara yang terbaik.


mohon dukungannya ya kakak2 semuanya 🥰🥰🥰🙏 komentar kalian sangat mendukung karya kami

__ADS_1


__ADS_2