Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Tidak semulus yang dia pikirkan


__ADS_3

"Ya?." Pada akhirnya Wiraditya bertanya dengan jutaan keterkejutannya atas apa yang diucapkan oleh Queen W, dia membalikkan tubuhnya secara perlahan kemudian menatap dalam wajah gadis yang ada di hadapannya tersebut.


"Aku tidak bersama Egalita tapi aku bertemu Adn, dia meminta untuk bicara 4 mata." Dan netra mereka bertemu antara satu dengan yang lainnya di mana bisa Wiraditya lihat bola mata tersebut berusaha untuk bicara tentang sebuah kejujuran kepada dirinya.


"Kenapa?" Wiraditya bertanya didalam hatinya.


Yah kenapa Queen W berkata seperti itu kepada dirinya soal pertemuan dengan laki-laki yang masih Queen W cintai, Apakah gadis itu sengaja ingin membuat nya patah hati atau ada pembicaraan selanjutnya yang ingin disampaikan jika Queen W ingin mereka bercerai jauh lebih cepat daripada perjanjian yang mereka buat?!.


Wiraditya tidak siap mendengarkan nya, Wiraditya tidak siap untuk bercerai dengan Queen W, dia mencintai gadis tersebut melebihi apapun yang pernah dia rasakan, dia bersumpah didalam Kalimat saya terima nikahnya tidak akan pernah mengucapkan kata talak kepada gadis di hadapannya tersebut.


Anggaplah dia egois, tapi dia tahu Allah SWT paling membenci sebuah perceraian didalam pernikahan.


"Itu bukan masalah, kamu bebas melakukan apapun untuk kebahagiaan kamu, kamu bisa menemui Adn sesuai keinginan kamu W. Hanya saja bergerak lah lebih hati-hati, jangan sampai kak Nyx melihat kalian dan membuat dia berang atau marah besar hmmm." Wiraditya dengan lapang hati menjawab, dia mencoba mengembangkan senyumannya sambil menyentuh lembut puncak kepala istrinya.

__ADS_1


"Aku tidak ingin kak Nyx membuat kamu terluka." Lanjut laki-laki tersebut kemudian.


Queen W sedikit menurunkan kepala nya saat Wiraditya menyentuh puncak kepalanya, wajahnya bersemu merah, merasa malu saat laki-laki tersebut melakukan hal tersebut.


Wiraditya menarik berat nafas nya, dia pikir apakah Queen W tidak suka ketika dia menyentuh puncak kepalanya sehingga mengeluarkan ekspresi seperti itu, dia melepaskan tangannya dari puncak kepala gadis tersebut, memilih bicara kembali dengan cepat.


"Pergilah membersihkan diri, aku akan tidur lebih dulu." Dia tidak ingin meneruskan pembicaraan, takut Queen W akan membahas soal pernikahan dan perceraian mereka.


"Tidak kah kamu ingin bertanya apa yang kami bicarakan?." Dia buru-buru bicara, dengan perasaan gugup mencoba untuk menahan langkah suaminya agar tidak beranjak dari posisinya.


Wiraditya mengurungkan langkah, dia menarik pelan nafasnya kemudian berbalik pelan.


"Apa ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan, W?" Dia berusaha untuk menguatkan hati dan telinga, gunakan istrinya dengan perasaan tidak baik-baik saja, tidak siap seandainya Queen W berkata.

__ADS_1


Adn meminta ku untuk kembali dengannya dan mari mempercepat perceraian.


"Aku pikir tidak jadi masalah kalian bertemu, asalkan kamu bahagia aku juga bahagia, W." Wiraditya langsung bicara dengan cepat meyakinkan diri jika dia tidak mempermasalahkan urusan pertemuan gadis di hadapannya tersebut dengan cinta pertamanya.


Queen W langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat,


"Aku dan Adn-," Queen W bicara, niat hati berkata jika wiraditya jangan salah paham, dia dan Adn benar-benar telah berakhir tapi tiba-tiba handphone Wiraditya berdering kencang, membuat Queen W seketika langsung menghentikan ucapannya.


Wiraditya langsung berbalik menoleh, lantas berkata.


"Itu sepertinya ibu." Ucap laki-laki tersebut cepat, sengaja menghindari tatapan Queen W dengan cepat.


Dia bergerak menjauhi istrinya, meraih handphone nya di atas nakas dengan cepat. Sementara Queen W terlihat diam, dia menatap punggung Wiraditya untuk beberapa waktu. Entah apa yang dipikirkan oleh gadis tersebut tapi seolah-olah dia pikir bicara dengan laki-laki di hadapannya itu terkadang tidak semudah yang dia bayangkan, mungkin karena dia bukan tipe perempuan yang berani mengambil resiko untuk bicara banyak pada lawan jenisnya sehingga membuatnya cukup kesulitan untuk menyampaikan tentang perasaannya dan apa yang dia pikirkan.

__ADS_1


__ADS_2