Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Jantung yang tidak baik-baik saja


__ADS_3

Masih beberapa waktu sebelumnya,


Pov Queen W.


Begitu tanya dilesatkan tiba-tiba saja Wiraditya bergerak dan membuat Queen W langsung terkejut, dia melepaskan telapak tangannya dari wajah suaminya, memilih untuk memejamkan bola matanya secara refleks. Membiarkan diri tenggelam dalam keadaan, berusaha menetralisir detak jantung nya yang terus berdetak tidak beraturan.


Dia cukup takut jika laki-laki tersebut tahu jika dia menyentuh bagian seluruh wajah wiraditya bahkan menatapnya dalam waktu yang cukup lama. Dia berharap bila Wiraditya tidak menyadari jika dia sejak tadi memperhatikan nya bahkan enggan melepaskan pandangannya dari laki-laki tersebut.


Queen W merasa detak jantung nya tidak baik-baik saja, mencoba menetralisir segala rasa dan pura-pura tidur lelap dan tenggelam ke alam mimpi nya.


"Dia bangun atau tidak?." Gadis tersebut membatin, mencoba menerka-nerka apakah Wiraditya bangun atau kembali tidur.


Dia ingin membuka bola matanya, tapi bukankah terlalu memalukan jika ketahuan dia bangun lebih dulu?, mata bangun tidur dan terjaga sudah lama jelas menampilkan ekspresi yang berbeda, dia tidak siap menanggung malu jika Wiraditya menyadari dia telah terjaga sejak tadi.


Cukup lama Queen W menunggu di balik rasa penasaran nya yang begitu tinggi. Hingga tiba-tiba di merasakan satu gerakan dari arah depan nya, menyakinkan diri jika Wiraditya terjaga mungkin ingin bangun dari posisi nya tapi hal tidak terduga terjadi tiba-tiba dia merasakan tangan seseorang menyentuh lembut rambut nya.

__ADS_1


Queen W jelas tercekat, dia mencoba untuk tidak menahan nafasnya dalam diam, takut ketahuan jika dia terbangun sejak tadi.


"W terima kasih banyak atas apapun yang telah kamu berikan kepadaku selama ini di mana aku sama sekali belum bisa membalasnya." Dan tiba-tiba saja Wiraditia bicara di mana tangannya secara perlahan lepas dari rambut Queen W.


"Ada banyak sekali kejutan-kejutan yang aku anggap, kamu memberikan nya pada ku yang tidak pernah aku dapatkan dalam seumur hidupku, dan selama bersamamu apapun itu kamu memberikannya kepadaku." kembali Wiraditya bicara, memberikan jeda pada ucapannya.


Jangan ditanya bagaimana di grup jantung gadis tersebut saat ini, yang jelas tidak baik-baik saja.


"Aku malu karena seharusnya apa yang kamu berikan, akulah yang harusnya memberikan kepadamu W tapi aku sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya, namun aku terus berdoa di dalam hati satu hari aku bisa membahagiakan kamu seperti layaknya seorang laki-laki dan seorang suami yang membahagiakan pasangannya juga istrinya."


"Jangan tersinggung W, aku tidak berpikir melakukan nya karena kasihan, aku-," Queen W terlihat bicara didalam hatinya, berharap Wiraditya tidak salah mengartikan kebaikan nya.


"Maafkan aku jika belum bisa menjadi suami yang kamu harapkan." Kembali bisa dia dengar Wiraditya bicara.


Hal tersebut membuat Queen W cukup sedih mendengar nya, di ingin sekali membuka bola matanya, bicara empat mata dengan Wiraditya dan....

__ADS_1


"Hah?." Seketika Queen W tercekat, saat dia merasakan sesuatu menyentuh bibirnya. Gadis tersebut tahu, Wiraditya barusan mencium bibir nya.


"Tunggu dulu, kau... bagaimana kau...?" Queen W tercekat, menggenggam erat sprai kasur nya dengan perasaan cemas dan terkejut, dia bingung dan entahlah sangat sulit sekali mengungkapkan nya dengan kata-kata.


"I love you, W. I love you ." Dan di detik berikutnya tiba-tiba hal tidak terduga terdengar, Wiraditya berbisik pelan padanya.


Gadis tersebut saking paniknya langsung spontan menggerakkan tubuhnya, dia bingung, terkejut dan merasa jantungnya akan melompat sekarang juga.


Dia membuka bola matanya dengan cepat tapi nyatanya Wiraditya dengan sangat picik langsung memejamkan bola matanya dan pura-pura tidur seperti tanpa dosa.


Queen W berkali-kali mengedipkan bola mata nya, menatap kearah Wiraditya yang tidak membuka bola matanya.


Gadis tersebut menatap ke arah suaminya untuk beberapa waktu sembari dia mencoba untuk menahan detak jantungnya yang cukup kacau balau, dimana tangan kanan gadis tersebut secara perlahan menyentuh lembut bibirnya untuk beberapa waktu.


"Akhhhhh.". Queen W panik, berteriak didalam hatinya untuk beberapa waktu, dia takut mengeluarkan suaranya, menatap wajah suaminya untuk beberapa waktu hingga pada akhirnya dia menggigit bibir bawahnya tersebut lantas dia memejamkan bola matanya dengan cepat, mencoba untuk menenggelamkan dirinya dan menarik selimut yang dia gunakan agar menutupi wajahnya dengan perasaan yang cukup malu.

__ADS_1


__ADS_2