Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Doa yang dia panjatkan dalam diam


__ADS_3

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Surat Ali 'Imran (3) Ayat 96.


Semoga semua dari kita akan berlabuh kemari cepat atau lambat, Amin ya Rabb😇🙏🏻.


*****


Hotel Pullman ZamZam,


Makkah,


Arab Saudi.


__ADS_1



Wiraditya menatap sang istri nya terlihat lelah setelah perjalanan panjang Indonesia-arab Saudi, wajah cantik dalam balutan lelah tersebut berusaha bergerak menuju ke arah kamar mandi, membersihkan diri untuk beberapa waktu hingga pada akhirnya gadis tersebut setelah menyelesaikan membersihkan tubuhnya langsung bergerak menuju ke atas kasur dan berusaha untuk menenggelamkan dirinya di sana atas rasa lelah yang menghantam dirinya.


realitanya sekaya apapun seseorang untuk sampai kesana mereka tetap menggunakan waktu yang sama. Tidak ada jalur khusus atau spesial yang bisa ditempuh hanya dalam hitungan kepulan asap rokok atau secepat lorong waktu. Mereka tetap melewati masa yang sama dalam waktu yang sama lama nya dan dengan rasa lelah yang juga sama. Meskipun berada pada penebangan kelas pertama tetap saja kasur rumah menjadi tempat paling nyaman untuk seseorang bukan?!.


"Lelah?." Suara wiraditya memecah keheningan saat laki-laki tersebut sudah selesai juga dengan kegiatan membersihkan dirinya dia memilih untuk mendekati istrinya kemudian secara perlahan laki-laki tersebut dan mencoba untuk memberikannya kepada Queen W.


gadis tersebut sejenak diam, dia baru akan menenggelamkan dirinya ke dalam tidurnya secara perlahan pada akhirnya gadis itu membuka bola matanya dengan berat dan menoleh ke arah Wiraditya yang mulai menyelimuti tubuhnya. Namun posisi Queen W benar-benar dalam keadaan lelah, antara sadar dan tidak saking lelah dan mengantuk nya dia samar-samar melihat wajah laki-laki tersebut yang kini ada disampingnya.


Bisa dia lihat istrinya hanya menganggukkan kepalanya dan setelah itu bola mata indah tersebut secara perlahan memejam dengan sempurna. Seulas senyuman mengembang dari balik bibir dan wajah tampan Wiraditya.


Dia pikir Queen W seperti nya memang benar-benar lelah, dia membiarkan gadis tersebut terlelap didalam tidurnya, menatap wajah cantik tersebut dalam posisinya. Dia benar-benar enggan melepaskan tatapannya meskipun hanya sejenak. Ini kali pertama dia benar-benar menatap Queen W dari jarak yang begitu dekat dan cukup lama. Biasanya dia akan melirik diam-diam atau curi-curi pandang. Seperti anak sekolah yang baru saja jatuh cinta dan malu ketahuan.

__ADS_1


Percayalah, tidak ada hal lain paling indah yang dirasakan oleh seseorang ketika mereka diam-diam mengagumi orang lain tanpa suara, menyimpan rasa didalam hati dan berdoa di pertiga malam hanya untuk menyebut nama satu orang didalam doa mereka, bukan meminta mereka menjadi jodoh sehidup semati tapi berharap dia bahagia dan mendapatkan orang yang pantas untuk dirinya.


Wiraditya selalu melakukan nya diam-diam didalam tiap malam nya.


Sejenak Wiraditya mengehela nafasnya untuk beberapa waktu, kemudian secara perlahan dia menoleh kearah jendela kamar hotel secara perlahan. Dimana pemandangan indah dihadapan mereka menembus langsung pada tempat impian jutaan manusia yang tersebar di seluruh dunia.



Aku tidak pernah berharap pada manusia, karena pada akhirnya manusia acapkali saling berdusta. Aku hanya berharap kepada Allah SWT karena Allah SWT paling tahu apa yang dibutuhkan oleh umatnya.


Bukankah sebaik-baiknya pengatur alam semesta adalah Allah SWT?. Akan serba tepat, tak ada yang terlambat. Kalau dia memang ditakdirkan sebagai pendamping hidupmu, akan ada saatnya nanti dia datang sebagai jawaban atas doa-doamu. Bagaimana kalau ternyata dia bukan jodohmu? Mungkin kamu akan diarahkan ke pintu atau jalan yang lain oleh Allah SWT dengan cara yang berbeda.


Wiraditya kembali menatap kearah Queen W, memperhatikan sosok gadis tersebut yang benar-benar tenggelam kedalam alam mimpinya, seulas senyuman mengambang di balik bibirnya, berusaha menarik diri dan berniat beranjak dari sana tapi entahlah apa yang dipikirkan oleh Wiraditya. Dia sejenak diam untuk beberapa waktu, mencoba menundukkan kepalanya secara perlahan dan,

__ADS_1


Satu ciuman hangat melesat di atas kening istrinya, lama, cukup lama diiringi dalam satu doa yang dipanjatkan nya diam-diam.


Secara perlahan dia melepaskan ciumannya, dimana bisa dia rasakan satu geliat halus dilakukan oleh sang istrinya. Gadis tersebut tidak terjaga, kembali lelap didalam tidurnya. Wiraditya kembali melebarkan senyumannya, beranjak hati-hati untuk pergi menuju ke arah kursi sofa.


__ADS_2