Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Desakan yang memberatkan


__ADS_3

"Tidak sengaja lewat saat pergi dengan paman Ram." laki-laki tersebut menjawab dengan cepat, dia mencoba mengalihkan pandangannya, meraih piring dan mulai meletakkan nasi juga lauk disana.


Entahlah apa yang dipikirkan oleh Queen W saat ini, tapi Wiraditya pikir istrinya seolah-olah tengah memikirkan sesuatu, tidak melepaskan pandangannya dari sang kakaknya dimana gadis tersebut seakan-akan memperhatikan wajah Nyx untuk waktu yang cukup lama.


"jangan menatap kakak seperti itu seolah-olah kamu mencurigai sesuatu." laki-laki tersebut seakan-akan sadar akan tatapan adiknya, bicara ke arah Queen W kemudian menaikkan ujung bibirnya.


"Belakangan kamu sangat waspada terhadap siapapun termasuk diriku, apakah kamu juga memperlakukan Wiraditya dengan kewaspadaan yang sama?," Nyx bertanya sembari menaikkan ujung alisnya dan menatap dalam bola mata adik perempuannya tersebut.


Seolah-olah diberikan pertanyaan menohok membuat wajah Queen W seketika memerah.


"Tidak, W tidak pernah bersikap seperti itu padaku." Wiraditya buru-buru menjawab pertanyaan kakak ipar nya tersebut.

__ADS_1


Dan pandangan Nyx beralih menuju ke arah Wiraditya.


"Aku cukup suka dengan karaktermu yang selalu berusaha untuk melindungi Queen W dalam segala situasi, Wiraditya." Ucap Nyx kemudian.


Sejenak keheningan terjadi diantara semua orang di mana pada akhirnya mereka menikmati makan malam mereka secara perlahan meskipun tidak dipungkiri terkadang terdengar obrolan yang terjadi di antara mereka Dan beberapa tanya jawab lainnya.


"Menurut daddy renovasi rumah kalian idenya cukup bagus, W bisa membantu untuk membuat rencana bersama kamu, sedikit banyak dia adalah ibu mertuamu W, bantu untuk mengeksekusi nya." Tuan Ahem bicara dengan cepat.


Laki-laki tua tersebut pada akhirnya kembali membahas soal renovasi rumah di mana dia pikir itu ide yang cukup baik mengingat wiraditya adalah bagian daripada keluarga Hillatop dan Azzurra, jadi dia pikir itu bukan persoalan rumit dan memang seharusnya bila memilih kapasitas untuk membantu kenapa tidak.


"Tapi dad aku pikir-," Wiraditya sepertinya cukup keberatan, dia takut akan terjadi terlalu banyak hutang budi antara keluarganya dan keluarga istrinya tersebut, mengingat pernikahan mereka jelas bukan pernikahan yang sesungguhnya.

__ADS_1


Pada akhirnya saat mereka memutuskan untuk bercerai dia takut itu akan menjadi persoalan yang rumit dan orang-orang akan berkata yang tidak-tidak tentang dirinya dan orang tuanya, mungkin lebih tepatnya akan dianggap sebagai benalu dan tidak tahu terima kasih, setelah diberikan dengan jutaan kebaikan mungkin saat akan terjadi perceraian membuat sebuah skandal di mana dia menjadi orang yang bersalah hingga membuat perceraian terjadi maka orang-orang akan berpikir dia adalah manusia yang paling tidak tahu diri.


karena itu wiraditya menolak kebaikan seperti itu merupakan hal yang paling bijaksana saat ini.


"Kamu masih menganggap keluarga ini seperti orang asing Wiraditya?." Dan kakak iparnya Nyx kembali bicara, laki-laki tersebut memberikannya tatapan penuh intimidasi.


"Bukan seperti itu kak, hanya saja-," Wiraditya menggenggam erat kedua belah telapak tangannya.


"jangan memikirkan soal apapun, aku akan mengeksekusi semua nya dan membuat perencanaan pembangunan nya, bibi bisa tinggal di kediaman W untuk sementara waktu nanti." Nyx kembali bicara.


"Aku pikir ibu pasti tidak akan setuju dan keberatan." Wiraditya masih berusaha untuk menolak.

__ADS_1


"Kali ini mommy akan bicara dengan ibu mu." Dan nyonya Hayat memotong dengan cepat.


"Tapi mom-," Wiraditya benar-benar kehilangan kata-kata.


__ADS_2