
Masih di mansion utama tuan Eden dan nyonya Ramira,
Taman belakang.
Queen W cukup terkejut saat tahu Wiraditya kembali cukup cepat dari apa yang diperkirakannya, laki-laki itu bergerak dari arah depan menuju ke arah taman belakang di mana dia berada.
Dia tidak paham kemana Wiraditya tadi pergi, tapi bisa Queen W lihat beberapa keringat membanjiri bagian wajah dan pelipis laki-laki tersebut sehingga hal itu membuat Queen W bertanya-tanya didalam hati nya dari mana suaminya tersebut tadi.
"Kamu sudah pulang?," grandma Ramira bertanya, melirik ke arah wiraditya sejenak kemudian dia kembali mengerjakan pekerjaannya memotong beberapa ranting dan dahan dari bunga yang ada di hadapan mereka.
Wiraditya menganggukan kepalanya dengan cepat kemudian dia melirik ke arah Queen W untuk beberapa waktu, laki-laki itu mengembangkan senyumannya kemudian dia langsung merentangkan tangannya dan membiarkan Eros J bergerak mendekati dirinya.
Eros J benar-benar mendekati Wiraditya, dengan perasaan bahagia langsung berhamburan memeluk laki-laki tersebut, tidak lupa melesatkan tanya tentang laki-laki tersebut tadi.
"Daddy tadi kemana?," bocah tersebut bertanya dengan cepat, menatap Wiraditya dengan jutaan pertanyaan.
Mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Eros J, seketika membuat Wiraditya mengembangkan senyumannya terhadap bocah laki-laki tersebut, kemudian laki-laki itu menjawab.
"Daddy pergi sebentar keluar karena ada urusan, jadi maafkan daddy sayang." ucap laki-laki itu cepat.
__ADS_1
Eros J yang mendengar penjelasan Wiraditya terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti, kemudian dia membiarkan dirinya berada di pangkuan laki-laki tersebut, sedikit membelokkan tubuhnya untuk menghadap ke arah Queen yang saat ini sibuk membenahi bunga-bunga mawar yang ada di ujung sana bersama grandma nya.
"Mommy," bocah laki-laki tersebut memanggil Queen W dengan cepat, menunggu garis tersebut membalikkan tubuhnya secara perlahan.
Queen W buru-buru menoleh ke arah belakang menatap ke arah bocah laki-laki yang memanggilnya tersebut sembari bertanya.
"Ya, ada apa sayang?," dia menaikkan ujung alisnya.
"Tidakkah mommy mau duduk disini? daddy butuh teman bicala," Eros J kembali bicara dengan cepat bertanya kepada Queen W apakah gadis tersebut ingin bergabung bersama mereka duduk di sana dan meninggalkan pekerjaannya.
Mendengar apa yang diucapkan oleh bocah laki-laki tersebut membuat Queen W langsung mengembangkan senyumannya, dia berniat menolak tidak enak jika bergerak dari posisinya namun tiba-tiba grandma Ramira berkata.
Mendengar apa yang diucapkan oleh wanita tua tersebut seketika membuat Queen W tampak bingung untuk beberapa waktu.
"Tapi grandma aku-,"
"Bukan masalah, kamu juga bisa pergi naik ke atas untuk mengambil waktu istirahat karena grandma pikir mungkin kamu cukup lelah karena terlalu sering mondar-mandir ke sana kemari bahkan ke Korea dan kemana-mana hingga kamu belum mendapatkan waktu istirahat dengan baik dan benar," wanita tua tersebut selalu begitu pengertian terhadap orang-orang di sekitarnya, dia bicara pada Queen w dan berharap gadis itu mengambil waktu istirahat bersama Wiraditya dan juga Eros J.
"Sebentar lagi waktunya tidur siang, kamu bisa menidurkan Eros J untuk membantu Syahnaz mengasuh nya, untie mu dan uncle mu sebentar lagi akan pergi keluar karena ada sesuatu yang harus dia kerjakan nanti." lanjut wanita tua itu lagi kemudian.
__ADS_1
"Begitu juga boleh, bantu untie untuk menjaga Eros J, untie harus pergi sejenak keluar sebentar lagi." Syahnaz ikut menimpali dan melirik ke arah Queen W, meminta gadis tersebut membantunya untuk menjaga putranya.
Queen W pada akhirnya diam untuk beberapa waktu kemudian dia memilih untuk menganggukkan kepalanya secara perlahan, dia pada akhirnya secara perlahan beranjak pergi dari sana dan berpamitan kepada kedua orang tersebut kemudian bergerak mendekati wiraditya dan mengajak suaminya serta Eros J untuk segera pergi dari sana.
"Oke daddy akan menggendong mu sekarang," Wiraditya bicara pada bos laki-laki itu dengan cepat kemudian dia berdiri dan menggendong Eros J dengan gerakan mantap.
Mereka bergerak menjauh dari tempat tersebut menuju ke arah dalam lantas menaiki anak tangga untuk bergerak ke arah kamar di mana Wiraditya dan Queen W menginap.
"Kamu dari mana?," Queen W bicara dengan cepat, melirik karena suaminya dengan cepat untuk bertanya ke mana laki-laki itu tadinya pergi.
Mendapatkan pertanyaan tiba-tiba membuat Wiraditya yang melangkahkan kakinya menaiki tangga langsung menoleh ke arah gadis tersebut.
"Ada sesuatu yang aku ambil di luar, ah tidak tepat nya ada sesuatu yang aku beli di luar tadi?," Wiraditya menjawab dengan cepat pertanyaan dari istrinya tersebut.
"Membeli sesuatu?," Queen W jelas saja mengernyitkan dahinya, bertanya kepada laki-laki tersebut dengan perasaan bingung.
Wiraditya hanya mengulum senyuman, dia tidak lagi menjawab membiarkan langkah kakinya mantap menaiki anak tangga menuju ke arah kamar mereka sembari dia terus menggendong Eros J.
Queen W masih bingung, mencoba untuk menebak-nebak apa yang sebenarnya dibeli oleh laki-laki tersebut tadi.
__ADS_1