Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Permintaan kunjungan


__ADS_3

Kafe xxxxxxx,


pusat kota.


Wiraditya terlihat serius memesan makanan dengan pelayan yang ada di hadapannya, beberapa menu disebutkan oleh laki-laki tersebut di mana dia dan istrinya sepakat untuk menyantap satu menu pilihan berat dan satu menu ringan lainnya.


Disaat Wiraditya tengah bicara kepada pelayan, bisa dilihat di mana Queen W tampak menelisik wajah laki-laki yang ada di hadapannya itu untuk beberapa waktu, dia membiarkan bola matanya tidak lepas memandangi wajah wiraditya yang terlihat begitu serius bicara ke arah pelayan. Queen mencoba menggulum senyumannya dengan cara yang begitu tipis tidak benar-benar mengeluarkannya dan merasa cukup bahagia atas apa ya diucapkan tadi perempuan masa lalunya datang di antara mereka.


Terlihat mungkin biasa-biasa saja tapi untuk seorang perempuan rasanya kejujuran seperti itu membuat mereka merasa dihargai, hal seperti itu jelas sangat mahal dan membuat perempuan merasa mereka di anggap memiliki sisi nilai tinggi saat kejujuran di jabarkan dengan sangat gamblang. Ketimbang laki-laki memilih diam dan seolah-olah berpikir itu tidak penting, hal seperti itu berpotensi mengakibatkan kesalahpahaman dan bisa berakhir cukup fatal pada hubungan pernikahan.


"Ada yang mau ditambah W? sebelum mereka pergi dan membuat nya." Wiraditya bertanya, mengejutkan gadis tersebut yang terus menatap dirinya.


Dengan perasaan salah tingkah, Queen W seketika langsung terkejut, mencoba untuk menggelengkan kepalanya dengan cepat dalam rasa serba salah.

__ADS_1


"Tidak ada, itu cukup." Jawab nya kemudian langsung berusaha untuk menyeruput minuman di hadapan nya.


Wiraditya terlihat mengembang kan senyuman nya, bicara pada pelayan dengan cepat.


"Itu saja." Ucap Wiraditya dengan cepat.


Pada akhirnya pelayan tersebut pergi meninggalkan mereka berdua dan Wiraditya memilih untuk duduk tepat dihadapan istrinya tanpa banyak bicara. mereka terlihat diameter satu dengan yang lainnya dan memilih untuk tidak mengeluarkan suara mereka sama sekali di mana pemikiran mereka bergelayut antara satu dengan yang lainnya. Hingga pada akhirnya tiba-tiba Wiraditya berkata.


"Baiklah W mari bicara agak serius," Ucap laki-laki tersebut kepada istrinya dengan cepat Hal itu membuat Queen W langsung menatap ke arah Wiraditya sembari mengernyitkan dahinya.


"Mari mengunjungi beberapa keluarga, karena sejak kemarin aku mendapat pesan agar kita mengunjungi mereka setelah kita kembali dari Korea," ucap Wiraditya kemudian kepada gadis di hadapannya tersebut dengan cepat.


Dan mendengar apa yang diucapkan oleh suaminya seketika membuat Queen W sejenak terdiam.

__ADS_1


"Dan Mari mengunjungi keluarga Hurairah, nyonya tua Ramira dan tuan tua Eden," Lanjut Wiraditya lagi kemudian.


Queen W jelas aja agak bingung mendengar ucapan dari Wiraditya.


"Ya?,"


Queen W cukup terkejut mendengar apa yang diucapkan Wira Aditya karena dia pikir bagaimana bisa kedua orang tersebut menghubungi wiraditya lebih dulu tanpa menghubungi dirinya dan itu jelas saja membuat dia sedikit bingung.


"Bagaimana -,"


"Mereka mengirim pesan kepada Paman Ram dan meminta kita hadir di sana pada acara makan malam hari ini." Wiraditya langsung memotong ucapan istrinya dengan cepat sembari dia menatap dalam wajah istrinya tersebut untuk waktu yang cukup lama.


Dan percayalah pergi ke sana ke kediaman Hurairah cukup membuat dia terbebani karena dia tahu saat mereka berada di sana dia paling takut diintrogasi oleh kedua orang yang begitu dia sayangi tersebut, Queen W seketika merasa bersalah karena dia pikir dia belum juga berkunjung ke keluarga Hillatop, Hurairah atau Azzura setelah pernikahan mereka.

__ADS_1


"Apakah kamu keberatan jika kita pergi ke sana malam ini?," tanya laki-laki tersebut lagi kemudian dengan cepat.


Queen W terlihat diam, dia menatap netra suaminya untuk beberapa waktu.


__ADS_2