Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Izinkan aku menikmati peran ini


__ADS_3

Catatan \= ada yg komentar kok nama di undangan beda dengan pas lamar kerja?.


Tunggu boom baster nya yah Mak, tunggu plot twist nya yaaaaa, yang pembaca lama pasti sudah khatam sama cara nulis Mak author dah.


Kalau bukan ratu plot twist artinya bukan novel Mak author banget 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣❤️❤️❤️.


******


Kembali ke masa sekarang


Masih di rumah keluarga Wiraditya.


Setelah bersalaman dan berpamitan, Wiraditya membawa istrinya untuk beranjak pergi dari rumah ibunya.


"Ibu benar tidak mau ikut?." Suara mahal Queen W kembali terdengar, gadis tidak banyak bicara tersebut bertanya pada ibu mertuanya, menatap ibu Wiraditya untuk beberapa waktu.


Seulas senyuman mengembang dibalik wajah Wiraditya, merasa senang Queen W setidaknya memiliki sisi peduli pada ibunya, mengajak wanita tua tersebut untuk pulang kerumah mereka.

__ADS_1


"Biarkan ibu tinggal disini hingga proses renovasi berjalan." Itu permintaan ibu Wiraditya.


Queen W terlihat diam, melepaskan genggaman nya dari sang ibu mertua. Ada raut wajah berat ditampilkan disana, tapi gadis tersebut hanya mampu menganggukkan kepalanya.


"Kami pamit pulang." Akhirnya Wiraditya kembali bicara, membawa Queen W beranjak pergi menjauh dari rumah sederhana tersebut secara perlahan setelah memberikan salam.


Mereka melangkahkan kaki secara perlahan menjauh dari sana sembari Wiraditya masih melambaikan tangannya pada sang ibunya, tidak dipungkiri rasanya begitu berat melepaskan sang ibu tinggal sendiri di sana di mana dia tinggal enak di rumah nyaman dan megah sedangkan adik nya dirawat diluar negeri dengan pengawasan ketat.


"Biarkan ibu pergi ke jepang untuk menemani Aisyah disana." Tiba-tiba Queen W membuka suaranya ketika mereka sudah ada di mobil, gadis tersebut baru saja duduk ke sisi samping sopir. Bicara pelan pada Wiraditya seolah-olah tahu kegelisahan laki-laki tersebut.


"Sembari Renova rumah berjalan ibu bisa tinggal disana, ada apartemen khusus Hillatop disana yang letaknya tidak jauh dari rumah sakit dimana Aisyah dirawat, ibu bisa tinggal disana jika ingin membuat atau memasak sesuatu." Lanjut Queen W lagi kemudian.


"Ini terlalu banyak untuk ku, W." Pada akhirnya Wiraditya angkat bicara, menelisik tiap sudut wajah istrinya.


Cantik.


Itu yang selalu ada didalam hati nya.

__ADS_1


"Cukup sepadan dengan perjanjian pernikahan kita." Jawab Queen W kemudian.


Wiraditya diam, dia menatap dalam wajah gadis tersebut untuk beberapa waktu, nyaris lupa pernikahan mereka sebenarnya pernikahan kontrak, kebaikan yang diberikan Queen W sepadan dengan apa yang diuntungkan Queen W sendiri juga bukan?!.


Tanpa desakan menikah lagi, tanpa takut posisi kepemimpinan bergeser, tanpa harus terikat pernikahan dan terluka. Dia hampir lupa, mereka menikah dalam artian sandiwara.


Secara perlahan tiba-tiba Wiraditya memajukan tubuhnya, membuat Queen W cukup terkejut, ternyata laki-laki tersebut menarik safety belt dan mencoba memasangkan nya untuk Queen W.


"Karena itu saat kamu selalu berpikir apa yang kamu berikan sepadan untuk ku, biarkan aku menjadi suami sementara mu juga dalam perlakuan yang sepadan W." Tiba-tiba laki-laki tersebut berucap begitu, membenahi sabuk pengaman Queen W secara perlahan.


"Izinkan aku menikmati peran sejenak menjadi suami yang baik dan benar, berada di samping mu baik suka maupun duka, sehat maupun sakit hingga perceraian kita terjadi nantinya." Lanjut Wiraditya lagi kemudian.


"Maka dengan begitu, di mana saat kita saling melepaskan antara satu dengan yang lainnya tidak akan terjadi hutang budi di antara kita." Dan setelah berkata seperti itu laki-laki tersebut baru saja selesai mengencangkan safety belt istrinya, di mana Wiraditya pada akhirnya membiarkan pandangan mereka berdua pertemuan antara satu dengan yang lainnya.


Entah apa yang ada di dalam pikiran mereka masing-masing saat ini, yang jelas netra mereka berdua saling bertemu dan menyatu, menelisik dalam keindahan masing-masing yang masuk ke dalam lingkaran bola mata mereka saat ini.


"Berikan aku kesempatan untuk menjadi suami sesungguhnya hingga hari itu tiba, W."

__ADS_1


Dan keheningan kemudian terjadi di antara mereka.


__ADS_2