Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Mencurigai paman Ram


__ADS_3

"Wiraditya tidak pernah bercerita pada nya."


Wajar saja, orang-orang hanya tahu dia keturunan Hillatop dan Azzurra, jadi tentu saja tidak aneh jika Wiraditya tidak tahu dia masih cucu keturunan keturunan Hurairah company, silsilah mereka jika terus digali jelas sangat dalam, permusuhan dimasa lalu saja membuat mommy dan daddy nya yang menikah karena permusuhan masa lalu membuat orang tua nya setengah mati berkeliling untuk mendapatkan restu dari seluruh keluarga atas kesalahpahaman lama.


Jika di telisik dan di tulis di atas kertas silsilah keluarga mereka tidak akan pernah habis, dari yang terdekat hingga yang paling jauh, Hillatop, Azzura dan Hurairah membuat kepalanya berdenyut-denyut menyusun silsilah keluarga, belum lagi dari keluarga de Lucas, Abraham dan ah entahlah cukup pusing Queen W memikirkan nya.


Cukup ingat yang ada didepan mata saja, dia paling hanya kesulitan saat hari raya, melakukan silaturahim dan bersalaman dengan nama panggilan yang terkadang terbalik dari kiri dan kanan, yang penting dia tahu wajah-wajah mereka, kalau lupa nama itu biasa, hanya manusia biasa.


Tapi tetap saja, siapa dikeluarga Wiraditya yang bekerja di Hurairah company?!. Dia cukup penasaran dibuat nya.


Queen W masih menatap simbol nama keluarga besar nya disana, Hurairah company benar-benar cukup membuat nya resah. Tidak heran biasanya jika seseorang pernah bekerja di salah satu naungan perusahaan besar keluarga mereka, para anggota keluarga akan cukup mudah masuk disalah satu perusahaan lainnya.


Data yang terhubung dari satu perusahaan akan terus terhubung menuju ke perusahaan yang lainnya dan percayalah jika seseorang yang pernah bekerja dimasa lalu berlaku buruk, itu akan mempersulit siapapun yang ingin kembali bekerja pada salah satu tiang besar perusahaan lainnya. Karena itu para karyawan lama tidak pernah mau membuat skandal diperusahaan mereka, harus berpikir masak dan matang jika berulah, sebab jika kedapatan berlaku curang atau melakukan hal buru maka habislah sudah.


Tapi yang jadi pertanyaan jika salah satu keluarga Wiraditya pernah bekerja di Hurairah company dan memiliki catatan baik disana, lalu kenapa dia tidak memiliki data keluarga yang terhubung pada laki-laki tersebut saat dia menerima berkas lamaran Wiraditya?.

__ADS_1


Queen W semakin dalam mengernyitkan dahinya.


Satu ingatan menghantam dirinya.


"Dia tidak punya pengalaman bekerja sekalipun paman." Kala itu dia agak keberatan atas keputusan paman Ram.


"Ini kandidat paling baik untuk bekerja menjadi office boy di sini." Laki-laki tersebut terus bersih keras memilih Wiraditya pada masa itu.


Lalu ketika dia membutuhkan seseorang untuk melewati kontrak pernikahan.


"Dia memiliki kehidupan yang sangat sederhana, kesulitan ekonomi dan membutuhkan uang untuk pengobatan adik juga ibunya, memiliki akhlak yang baik dan lahir dari orang tua yang memiliki adab yang baik, anda tidak akan menyesal memilih dirinya, Queen." Paman Ram bicara dengan penuh keyakinan.


Ditengah jutaan pertanyaan yang menghantam dirinya, Wiraditya tiba-tiba datang dari arah dapur bersama ibu nya.


"Ibu suka mengkoleksi barang antik." Wiraditya bicara sambil mengembangkan senyumannya kearah Queen W.

__ADS_1


Gadis tersebut agak malu, dia menundukkan kepalanya dan bergegas kembali ke arah kursi.


"Ada beberapa barang didapat dari keluarga jauh dimasa lalu." Lanjut Wiraditya lagi kemudian.


Queen W terlihat diam, dia menebak mungkin mesin jahit dan frame timbul dengan cap perusahaan Hurairah di dapatkan oleh ibu wiraditya dari keluarga jauh tersebut. Tapi tetap saja kenapa dia tidak bisa melihat grafik karyawan lama yang terhubung pada keluarga Wiraditya saat laki-laki tersebut melamar kerja?!.


"Diminum teh nya." Suara ibu Wiraditya mengejutkan Queen W.


"Ah, iya." Dan gadis tersebut menjawab sedikit gelagapan.


"Ada apa?, apa ada yang membuat kamu tidak nyaman?." Wiraditya bertanya saat dia melihat perubahan sikap Queen W.


Dia pikir mungkin istrinya tidak suka tinggal disana, mungkin sebaiknya mereka pulang lebih cepat setelah Queen W selesai menikmati teh nya.


"Tidak ada." Gadis tersebut menggelengkan cepat kepalanya.

__ADS_1


"Kita akan kembali setelah teh nya habis." Lanjut Wiraditya lagi sambil mengembangkan senyumannya.


"He em."


__ADS_2