Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Masih dalam rencana ibu Amanda


__ADS_3

Amanda pada akhirnya menghentikan tangisannya dan kembali mencoba untuk mencerna apa yang dimaksud oleh ibunya.


Mendapatkan Wiraditya kembali dari keluarga Hillatop?, bagaimana caranya?.


secara perlahan dia bergerak dari posisinya, berdiri sembari menatap ke arah pintu di mana dia tahu ibunya ada di depan sana. Gadis tersebut terlihat mengernyitkan keningnya sembari bertanya-tanya di dalam hatinya apa maksud dari ucapan wanita paruh baya tersebut.


Cukup lama dia memikirkan apa yang diucapkan oleh ibunya tersebut hingga pada akhirnya bisa dia dengar kembali ketukan dan gedoran dari pintu kamarnya itu.


"Sayang ayolah dengarkan mama, mari bicara serius soal Wiraditya." Kembali bisa didengar ucapan dari wanita tersebut di depan sana.


Hingga pada akhirnya membuat Amanda seketika melangkahkan kakinya secara perlahan, bergerak menuju ke arah daun pintu dan membuka pintu tersebut dengan gerakan yang cukup lamban.


"Apa maksud mama?." gadis tersebut bertanya kepada ibunya dengan rasa penasaran yang begitu tinggi.


"Kamu bisa mendapatkan Wiraditya kembali." Ucap ibu nya dengan penuh kepicikan, seulas senyuman mengerikan tampil di balik wajah tua tersebut.


Amanda terlihat diam mematung untuk beberapa waktu.

__ADS_1


******


"Biarkan dia bersama putri Hillatop, kau bisa masuk di antara mereka berdua diam-diam dan mendapatkan keuntungan dari Wiraditya." Ibu Amanda bicara dengan serius kepada putrinya ketika mereka telah duduk saling berhadapan di atas kasur mendominasi berwarna putih di kamar Amanda.


Mendengar apa yang diucapkan oleh ibunya seketika membuat Amanda mengernyitkan keningnya, dia menatap wajah wanita tersebut untuk beberapa waktu, mencoba untuk mencerna apa yang diucapkan oleh sang ibu.


"Kau tahu menjadi bagian dari keluarga Hillatop adalah impian semua orang, biarkan biar Aditya berada di sana dan dia telah berubah menjadi kaya raya saat ini, apa kau tahu bahkan rumah orang tuanya tengah direnovasi dan dibangun dengan megah dan besar, Wiraditya bahkan naik menjadi pimpinan di perusahaan Hillatop," wanita tersebut terus bicara meyakinkan Amanda betapa suksesnya Wiraditya.


Bahkan dia telah mengulik informasi soal laki-laki tersebut dalam beberapa waktu ini di mana beberapa anak-anak dari teman kerja suami nya yang bekerja di Hillatop berkata jika wiraditya telah naik menjadi direktur Hillatop company mendampingi istrinya. Mereka bilang Ada kemungkinan wiraditya akan menggantikan istrinya untuk memimpin perusahaan tersebut di mana istrinya diminta untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya.


"Menjadi istri kedua tidak terlalu buruk meskipun harus disembunyikan dari muka dunia, asalkan kehidupan kita dihujani oleh pundi uang, bukankah pada dasarnya hal tersebut bisa membuat kita bahagia, Amanda." ibunya bicara dengan penuh keyakinan mencoba untuk mendoktrin isi kepala puterinya, begitu antusias atas keberhasilan wiraditya menggaet putri dari keluarga hilator yang jelas tidak akan pernah miskin hingga puluhan keturunannya.


Bisa dibayangkan bagaimana mereka akan menjadi kaya raya jika Amanda menikah dengan laki-laki tersebut meskipun hanya menjadi istri keduanya. dia dan suaminya tidak perlu lagi bekerja dan bersusah payah, juga suaminya tidak perlu lagi bekerja di bawah payung pemerintahan yang tidak membuat mereka terlalu kaya, mereka bisa menggunakan uang wiraditya sebagai kipas untuk menyejukkan kehidupan mereka bahkan dia yakin dia bisa hilir mudik ke luar negeri dan pergi ke manapun juga menggunakan barang-barang mewah andaikan Amanda menjadi istri muda dari laki-laki tersebut secara diam-diam.


Sejak dulu wanita tersebut memang seperti itu, baginya uang, tahta, harta kekayaan adalah segala-galanya di dunia ini. manusia tidak akan pernah bisa hidup tanpa ketiga hal tersebut. dia tidak ingin susah di dunia karena sudah tahu di akhirat hidupnya akan sulit dan susah bahkan mungkin akan dirajam juga dimasukkan ke dalam neraka jahanam. Jadi tidak ada salahnya dia menikmati kehidupannya di dunia dengan gaya yang hedon juga dengan uang yang banyak, hilir mudik ke manapun yang dia inginkan dan dia tidak harus bersusah payah untuk menghidupi kehidupan mereka lagi jika dia mendapatkan menantu yang kaya raya.


"Menjadi istri kedua tidak akan merugikanmu, selain kamu mendapatkan cinta wiraditya kamu akan hidup bahagia dengan pundi-pundi uang yang dimilikinya, kamu tahu dengan baik bukan bagaimana sifat laki-laki tersebut?, saat miskin dulu saja dia begitu Royal dan perhatian denganmu bahkan dia sama sekali tidak pelit apalagi ketika dia menjadi orang kaya raya." wanita tersebut terus bicara kepada putrinya dengan penuh keyakinan, dia ingin Amanda kembali menggoda Wira dan mendapatkan cinta laki-laki tersebut karena dia yakin Wiraditya pasti masih begitu mencintai Amanda.

__ADS_1


Sebab kala terakhir dia memisahkan wiraditya pada Amanda ia tahu betapa besar cinta laki-laki itu kepada putrinya bahkan andaikan saja dia tidak menghina orang tuanya wiraditia rela melakukan apa saja untuk Amanda. Karena itu dia masih meyakinkan diri wiraditya pasti masih sangat mencintai putrinya dan rela melakukan apa saja untuk membahagiakan Amanda.


"Karena itu berhentilah menangis dan seka air matamu dengan cepat, pergi ke perusahaan Hillatop dan goda dia sekali lagi, kamu pasti akan mendapatkan kembali cinta Wiraditya, minta dia menikahimu secepatnya dan aku yakin kamu pasti akan bahagia hidup bersama dirinya, Amanda." setelah berkata seperti itu wanita tersebut mengembangkan senyuman terbaiknya.


Ide brilian yang dia miliki jelas sangat luar biasa dan dia yakin Amanda akan menyetujuinya dan wiraditya tidak akan bisa menolak putrinya bagaimanapun caranya, karena dia tahu wiraditya begitu mencintai Amanda dengan caranya sendiri.


Mendengar apa yang diucapkan ibunya jelas saja membuat Amanda sedikit terkejut, dia sejak tadi membulatkan bola matanya dengan sempurna bahkan cukup kehilangan kata-kata ini. mencoba untuk mencerna ucapan demi ucapan dari wanita paruh baya lebih yang ada di hadapannya itu untuk waktu yang cukup lama.


Sisa tangis yang terjadi pada dirinya jelas masih terlihat, bekel bola mata merahnya masih tampak jelas terlihat saat ini tapi dia sama sekali tidak memikirkan hal tersebut yang dipikirkan adalah apa yang diucapkan oleh ibunya yang baginya sedikit mengejutkan dirinya.


"Apa mama bercanda?." dan pada akhirnya garis tersebut bertanya dengan tatapan tidak percaya kepada wanita yang telah melahirkannya itu.


"Kau pikir mama sedang bercanda?," wanita tersebut bertanya sembari menaikkan ujung alisnya, menatap dalam bola mata putrinya untuk waktu yang cukup lama.


"Tentu saja mama tidak bercanda."lanjut wanita tersebut lagi kemudian.


Dan bayangkan bagaimana ekspresi Amanda saat ini ketika dia mendengar apa yang diucapkan oleh ibunya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2